Hubungan Luas Lahan Dengan Tingkat Kesejahteraan Keluarga Petani Padi (Oryza sativa L) di Desa Sumber Sari Kecamatan Pulau Laut Barat Kabupaten Kotabaru

Akhmad Yani, Eka Radiah, Mariani Mariani

Abstract


Kesejahteraan keluarga petani sangatlah penting. tinggi rendahnya kesejahteraan petani diduga berhubungan dengan luas lahan garapan yang dimiliki petani. Sehingga tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kesejahteraan keluarga petani padi, mengetahui hubungan antara luas lahan dengan tingkat kesejahteraan keluarga petani padi dan untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh petani padi di Desa Sumber Sari. Pengambilan sampel menggunakan probability random sampling dengan populasi petani padi sebesar 139 orang dengan sampel terpilih sebesar 44 orang. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kesejahteraan keluarga petani padi di Desa Sumber Sari dilihat dari luas lahan garapan keluarga petani yang paling tinggi berada pada kategori KS I dengan persentase sebesar 85,8% yang terdiri dari petani di lahan sempit, sedang maupun luas. Selanjutnya terdapat hubungan yang signifikan antara luas lahan dengan tingkat kesejahteraan keluarga petani di desa Sumber Sari Kecamatan Pulau Laut Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji t yaitu jika thitung (2,159) > ttabel (1,682) maka hipotesis nol (H0) ditolak dengan kata lain hipotesis alternatif (H1) Diterima. hal ini berarti bahwa luas lahan memiliki hubungan dimana jika luas lahan yang dimiliki petani semakin luas maka semakin baik pula tingkat kesejahteraan keluarga petani. Permasalahan yang dihadapi petani ada 3 yaitu lahan yang dimiliki oleh petani lebih dari 1 ha masih sedikit yaitu sebesar 20,46%, jumlah tanggungan keluarga yang tidak sesuai dengan pendapatan, dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang tidak terkendali. Hal tersebut tentunya dapat menjadi masalah bagi petani dalam memenuhi indikator-indikator tingkat kesejahteraan petani.


Full Text:

PDF

References


BKKBN, 2014. Pedoman Tata Cara Pencatatan Dan Pelaporan Pendataan keluarga. Sumatera Utara: Badan Koordinasi keluarga Berencana Nasional.

Harinta, Y. W. 2010. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatan Adopsi Inovasi Pertanian Di Kalangan Petani di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Universitas Sebelas Maret.

Pratama D.S, Iwang G, & Ine M.2012. Analisis pendapatan nelayan tradisional pancing ulur di kecamatan manggar, kabupaten belitung timur. Fakultas perikanan dan ilmu kelautan unpad.

Raharjo, Sahid. "Uji Koefisien Korelasi SPearman dengan SPSS Lengkap." (2015).

Riyanto, Slamet, & Aglis Andhita Hatmawan. 2020. Metode Riset Penelitian Kuantitatif. CV Budi Utama. Yogyakarta.

Siegel, S. 1998. Statistik Non Parametrik Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Pt. Gramedia: Jakarata




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7849

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis