Analisis Efisiensi Alokatif Usahatani Jagung di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut

Annisa Rahmawati, Yusuf Azis, Djoko Santoso

Abstract


Jagung merupakan komoditas pangan yang penting kedua setelah padi, karena berfungsi sebagai makanan pokok dan pakan ternak serta bahan baku industri. Tujuan penelitian ini adalah i) Menganalisis jumlah penggunaan faktor produksi (lahan,benih, pupuk urea, pupuk phonska, pupuk organik, pestisida cair, tenaga kerja) pada usahatani jagung di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut; ii) Menganalisis pengaruh produksi jagung terhadap penggunaan faktor produksi (lahan,benih, pupuk urea, pupuk phonska, pupuk organik, pestisida cair, tenaga kerja) pada usahatani jagung di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut; iii) Menganalisis kondisi efisiensi alokatif (efisiensi harga) faktor produksi yang digunakan petani pada usahatani jagung di Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Jenis data dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan fungsi produksi Cobb Dauglass analisis regresi linier berganda melalui Program Statgraphics. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana sebanyak 30 sampel.Rata- rata jumlah penggunaan faktor produksi luas lahan 5,616 ha, benih yaitu 118,4 kg/usahatani atau 21,08 kg/ha, pupuk urea yaitu 1.315 kg/usahatani atau 234,12 kg/ha, faktor produksi pupuk phonska yaitu 1.438,3 kg/usahatani atau 256,08 kg/ha, pupuk organik yaitu 35.886,67 kg/usahatani atau 6.389,3 kg/ha, pestisida cair yaitu 22,01 liter/usahatani atau 3,91 liter/ha dan faktor produksi tenaga kerja yaitu 133,7 HOK/usahatani atau 23,80 HOK/ha. Sehingga rata-rata dari produksi usahatani jagung di Kecamatan Bajuin adalah 43.766 kg/usahatani (7.792 kg/ha). Hasil Penelitian menunjukkan persamaan Ln Y = 6,47968 + 0,297619 X1 + 0,550726 X2 + 0,216659 X3+ e. Model ini memiliki R2 sebesar 98,8052%. Efisiensi alokatif (harga) pada usahatani jagung, penggunaan faktor produksi luas lahan tidak efisien secara harga, sedangkan benih dan tenaga kerja di Kecamatan Bajuin belum mencapai efisien secara harga.


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2016-2020. Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2016-2020. BPS. Kalimantan Selatan.

Darwis, K. 2017. Ilmu Usahatani Teori dan Penerapan. CV. Inti Mediatama. Makassar.

Haris, W.A, et al. 2017. Analisis Peranan Subsektor Tanaman Pangan terhadap Perekonomian Jawa Barat. Journal of Regional and Rural Development Planning. IPB. Bogor

Krismawati, A, et al. 2005. Kajian Teknologi Usahatani Jagung di Lahan Kering Kalimantan Tengah. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 8 (1).

Muhyidin, A. 2010. Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Padi di Kecamatan Pekalongan Selatan. Prosiding Seminar 2010. Sebelas Maret University Press. Surakarta.

Wibishanna, A.,et al. 2015. Analisis Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung (Zea mays L.) Studi Kasus di Desa Dongkol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Habitat, Volume 26 (2). Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7859

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis