Analisis Pendapatan Usaha Industri Gula Aren Skala Rumah Tangga di Desa Lobang Baru, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar
Abstract
Pengembangan produk pertanian di Indonesia berpotensi menjadi salah satu solusi mengatasi dampak krisis ekonomi global. Aren (Arrenga pinnata Merr.) merupakan tanaman yang mempunyai potensi nilai ekonomi yang tinggi, salah satunya ialah air nira yang diolah menjadi produk gula aren. Industri gula aren yang ada di Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar telah diusahakan secara turun temurun. Industri gula aren tersebut masih dalam skala rumah tangga dengan menggunakan peralatan yang masih sederhana dalam proses pengolahannya dan kurangnya memperhatikan manajemen usaha. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usaha industri gula aren skala rumah tangga serta mengetahui permasalahan yang dihadapi pengrajin gula aren di Desa Lobang Baru, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah simple random sampling yaitu 15 responden pengrajin gula aren asli dan 15 responden pengrajin gula aren campur. Analisis pengolahan data pada penelitian ini adalah biaya eksplisit, biaya implisit, biaya total, penerimaan, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usaha. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengrajin gula aren asli di Desa Lobang Baru memperoleh pendapatan adalah sebanyak Rp 31.021.236,00 per enam bulan atau Rp 5.170.206,00 per bulan dan pada pengrajin gula aren campur memperoleh pendapatan sebesar Rp 29.046.773,00 per enam bulan atau Rp 4.481.129,00 per bulan. Sedangkan keuntungan yang diperoleh pengrajin gula aren asli di Desa Lobang Baru adalah sebanyak Rp 15.813.135,00 per enam bulan atau Rp 2.635.523,00 per bulan dan pada pengrajin gula aren campur memperoleh keuntungan sebanyak Rp 15.303.939,00 per enam bulan atau Rp 2.550.657,00. Dengan nilai R/C Ratio pada usaha industri gula aren asli sebesar 1,62 sedangkan pada usaha industri gula aren campur memiliki R/C ratio sebesar 1,57. Berdasarkan kriteria nilai R/C Ratio > 1 yang artinya usaha industri gula aren skala rumah tangga di Desa Lobang Baru, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar layak untuk diusahakan.
Kata kunci: biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usaha
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik. 2017. Kalimantan Selatan Dalam Angka 2017, Kalimantan Selatan
Ismanto, A, et al. 1995. Pohon Kehidupan: Aren (Arenga pinnata Merr.). Badan Pengelola Gedung Manggala Wanabakti dan Prosea Indonesia, Jakarta
Kasim, S.A. 2004. Petunjuk Praktis Menghitung Keuntungan dan Pendapatan Usahatani. Fakultas Pertanian Lambung Mangkurat, Banjarbaru
Praditya, M. 2010. Analisis Usaha Industri Gula Jawa Skala Rumah Tangga di Kabupaten Wonogiri. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Rahardi, F, et al. 2007. Agribisnis Tanaman Buah. Penebar Swadaya, Jakarta
Soekartawi, 1995. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia-Press, Jakarta
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i2.802
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



