Correlation Analysis of Vegetation Density (VD) with the Level of Vegetation Covery Density in Forest Areas for Special Objectives Lambung Mangkurat University

Yazid Busthami, Setya Budi Peran, Ahmad Jauhari

Abstract


Penelitian ini memiliki tujuan, yaitiu; (1) Menganalisis korelasi data Normalize Difference Vegetation Indeks (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM); (2) Menganalisis korelasi Vegetation Densitiy (VD) dengan nilai kerapatan tajuk raster di KHDTK ULM. Penentuan titik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan Peta Normalize Difference Vegetation Indeks (NDVI) dengan kelas penutupan lahan berupa hutan sekunder dan ukuran petak ukur 10x10 m2 tingkat tiang dan 20x20 m2 untuk tingkat pohon, dengan data yang diambil berupa lebar tajuk melalui pengukuran diameter/jari-jari tajuk vegetasi. Hasil dari penelitian ini yaitu persamaan antara nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk dalam plot 20x20 m2 mendapatkan persamaan dengan y = 0,5327x - 0,176, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,7159 yang memiliki arti bahwa nilai variabel (x) tersebut mempunyai pengaruh 71% dan nilai koefisien korelasi (r) 0,8461 mengartikan hubungan antara Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk dalam plot 20x20 m2 sangat kuat dan persamaan antara nilai Vegetatio Density (VD) dengan Kerapatan tajuk raster menghasilkan y = 0,6851x + 0,0076, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9146 yang memiliki arti bahwa nilai variabel (x) tersebut mempunyai pengaruh 91% dan nilai Koefisien Korelasi (r) 0,956347 mengartikan hubungannya sangat kuat. Oleh karena itu, penggunaan citra Vegetation Density (VD) dapat dijadikan informasi yang cukup valid terhadap data kerapatan tajuk vegetasi pada suatu area dan dapat dijadikan informasi tambahan sebelum melakukan pengambilan data di lapangan


Keywords


Kerapatan; Korelasi; NDVI; Penginderaan Jauh; Lebar Tajuk

Full Text:

PDF

References


Auliya, H., Asy'ari, M., & Jauhari, A. (2020). Korelasi Diameter Tajuk Aerial dan Diameter Batang Setinggi Dada (130 Cm) Berbasis Citra Drone di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mandiangin Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 3(3), 516-522.

Dawen, Yang., Weiwei, Shao., Pat, J.-F., Yeh., Hanbo, Yang., Shinjiro, Kanae., Taikan, Oki. (2009). Impact of vegetation coverage on regional water balance in the nonhumid regions of China. Water Resources Research, doi: 10.1029/2008WR006948.

Departemen Kehutanan, R. I. (2012). Peraturan Menteri Kehutanan RI No: P. 12/Menhut-II/2012 Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.32/Menhut-II/2009 Tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Teknik Rehabilitasi Hutan dan Lahan Daerah Aliran Sungai (RTK RHL-DAS). Direktorat Jendral Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Jakarta.

ESA. (2015). Sentinel-2 User Handbook. ESA Standard Document User Handbook. European Space Agency

Fehérváry, I., & Kiss, T. (2021). Riparian Vegetation Density Mapping of an Extremely Densely Vegetated Confined Floodplain. Hydrology, 8(4), 176.

Hanan, A. F., Pratikto, I., & Soenardjo, N. (2020). Analisa distribusi spasial vegetasi mangrove di desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong. Journal of Marine Research, 9(3), 271-280.

Hartati, B. R., Fithria, A., & Peran, S. B. (2020). Keragaman Serta Kelimpahan Kumbang Tinja di PT Citra Putra Kebun Asri Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Sylva Scienteae, 3(1), 75-84.

Hilwan, I., Mulyana, D., & Pananjung, W. G. (2013). Keanekaraaman jenis tumbuhan bawah pada tegakan sengon buto (Enterolobium cyclocarpum Griseb.) dan trembesi (Samanea saman Merr.) di lahan pasca tambang batubara PT Kitadin, Embalut, Kutai Kartanagara, Kalimantan Timur. Jurnal Silvikultur Tropika, 4(1), 6-10.

Indonesia, P. R. (1999). Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan.

Jauhari, A., Bisri, M., & Abidin, Z. (2015). Spatial Analysis of Potential Conflicts in the Forest Region in the Perspective of Sustainable Forest Planning. Academic Research International, 6(5), 48–55.

Jauhari, A., Karmila, D., & Kanti, R. (2020). Estimasi Nilai Cadangan Karbon Menggunakan Analisis NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) di KHDTK Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Sylva Scienteae, 3(3), 451–459.

Lee, S. C., Lintang, H. O., & Yuliati, L. (2017). High photocatalytic activity of Fe2O3/TiO2 nanocomposites prepared by photodeposition for degradation of 2, 4-dichlorophenoxyacetic acid. Beilstein journal of nanotechnology, 8(1), 915-926.

Lintang, N. C. (2017). Kajian Kerapatan Vegetasi Hutan Lindung gunung Ungaran Jawa Tengah Tahun 2016 menggunakan Metode Indeks Vegetasi. Geo-Image, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.15294/geoimage.v6i1.15243.

Loi, D. T., Chou, T. Y., & Fang, Y. M. (2017). Integration of GIS and remote sensing for evaluating forest canopy density index in Thai Nguyen Province, Vietnam. International journal of environmental science and development, 8(8), 539-542.

Luvi, L. R. D., Yuliantina, A., Dewi, R., PahlAVI, M. Z., & Kusumawardhani, N. A. (2021). Komparasi Luas Tutupan Lahan di Kota Bandar Lampung Berdasarkan Algoritma NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) dan AVI (Advanced Vegetation Index). Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 2(1), 16–24.

Nugroho, A. (2017). Analisis Kerapatan Vegetasi di Kecamatan Ngaglik Tahun 2006 dan 2016 Menggunakan Teknik Penginderaan Jauh. Geo Educasia, 2(3), 306-320.

Prameswari, A. A. S. R., Hariyanto, T., & Sidik, F. (2015). Analisis indeks vegetasi mangrove menggunakan citra satelit ALOS AVNIR-2 (Studi kasus: Estuari Perancak, Bali). Geoid, 11(1), 40-45.

Pramono, D. A. (2020). Sistem Informasi Geografis Untuk Studi Perubahan Tutupan Lahan Vegetasi Dan Non-Vegetasi Di Desa Benhes. Buletin Loupe, 16(01), 54-59.

Sitorus, W. M., Sukmono, A., & Bashit, N. (2019). Identifikasi Perubahan Kerapatan Hutan Dengan Metode Forest Canopy Density Menggunakan Citra Landsat 8. Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 338–347.

Soedjoko, E. dan Fandeli, C. (2002). Analisis kerapatan hutan alam dengan menggunakan citra Landsat TM. Jurnal Ilmu Kehutanan 6(1):1-8.

Soedjoko, S. A. (2003). Rekayasa vegetatif dalam pengendalian longsor lahan.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.

Sukmono, A., Satria, A., Pratama, P., & Sabri, L. M. (2020). Analisa Perubahan Kerapatan Vegetasi Pada Das Blorong Menggunakan Metode Forest Canopy Density (FCD) Dari Citra. 03(01), 92–97. 03(01), 92–97.

Suwargana, N. (2013). Resolusi spasial, temporal dan spektral pada citra satelit Landsat, SPOT dan IKONOS. Jurnal Ilmiah Widya, 1(2), 167-174.

Xian, G., Homer, C., and Fry, J. 2009. Updating The 2001 National Land Cover Database Land Cover Classification to 2006 by Using Landsat Imagery Change Detection Methods. Remote Sensing of Environment, 113(6), 1133–1147.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i1.11436

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.