SIFAT FISIKA KAYU KELICUNG (Diospyros macrophylla Blume) Terhadap Variasi Radial

Muhammad Fikri Hilman, Febriana Tri Wulandari, Rima Vera Ningsih

Abstract


Kayu kelicung (Diospyros macrophylla Blume) merupakan kayu lokal khas Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kayu kelicung (Diospyros macrophylla Blume) termasuk kayu dengan pertumbuhan lambat (low growing species). Kayu kelicung (Diospyros macrophylla Blume) masih kurang dimanfaatkan oleh masyarakat karena informasi terkait sifat dasar kayunya belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak aras kayu kelicung (Diospyros macrophylla Blume) pada arah radial. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen yang dibuat dengan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor, yaitu posisi kayu dan letak aras. Pembuatan contoh uji dan pengujian dilakukan mengikuti British Standard nomor 373 tahun 1957. Hasil penelitian dianalisis menggunakan program SPSS dan microsoft excel, kemudian di uji lanjut menggunakan uji Duncan dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk rata-rata nilai kadar air segar dan kering udara pada kayu kelicung berturut turut berkisar antara 57,29% – 66,11% dan 17,94% – 18,47%. Rata-rata nilai berat jenis segar dan kering udara berturut turut berkisar antara 0,67 –  0,70 dan 0,72 – 0,76. Rata-rata nilai penyusutan radial dan tangensial berturut turut berkisar antara 0,09% – 0,21% dan 0,06% – 0,27%. Rata-rata nilai pengembangan radial dan tangensial berturut turut berkisar antara 4,54% – 8,05% dan 2,15% – 6,51%.

Keywords


Kelicung; Letak Aras; Posisi Kayu; Sifat Fisika

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. 2015. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Dapas, S. O., Pandaleke, R. (2019). Evaluasi Teknis Kekuatan Struktur Rumah Kayu Tradisional Produksi Desa Woloan Terhadap Gempa Sesuai Standar nasional Indonesia (SNI). Jurnal Sipil Statik , 527-536

Haygreen, J. G., Bowyer, J. L. (1986). Forest Product and Wood Science, An Introduction. USA: Lowa State University Press.

Manuhuwa, E. (2007). Kadar Air dan Berat Jenis pada Posisi Aksial dan Radial Kayu Sukun (Arthocarpus communis, J.R dan G.Frest). Jurnal Agroforestri , Vol II, No 1.

Marsoem, S. N., Prasetyo, v. E., Sulistyo, J., Sudaryono, Lukmandaru, G. (2014). Studi Mutu Kayu Jati di Hutan Rakyat Gunung Kidul III. Sifat Fisika Kayu. Jurnal Ilmu Kehutanan , vol 8, No 2, 75-88.

Rini, D. S., Swastana, I. W., Diansyah, A. (2019). Variasi Radial Sifat Fisika Kayu Nangka (Arthocarphusheterophyllus) yang Berasal dari Desa Sesaot Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Sangkareang Mataram , Vol. 5 No. 2, 66-71.

Uar, N. I., Tuharea, M. S., Hentihu, N. (2015). Pengaruh Sifat Fisis Kayu Jabon. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, Vol 8 Edisi 2, 46-52.

Uar, N. I., Wali, M., Tuharea, M. S. (2018). Sifat Fisis Kayu Marsegu (Naucleaorientalis L) dari Pulau Buru, Maluku. Jurnal Agrohut, 9 (2): 113.

Usman, Sartika Dewi. 2023. Identifikasi Berat Jenis dan Modulus Elastisitas Jenis Kayu yang di Perdagangkan di Provinsi Gorontalo. Rekayasa Jurnal Teknil Sipil Universitas Madura. 8 (2): 10.

Utami, D.S.P. 2023. Karakteristik Buah, Biji, Dan Kenekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula Kelicung (Diospyros Macrophylla Blume) Di KHDTK Rarung. [Tesis]. Insitut Pertanian Bogor. Bogor. Indonesia.

Widiyanto, A., Siarudin, M. (2016). Karakteristik Sifat Fisika Kayu jabon (Anthocephalus cadamba Miq) pada Arah Longitudinal dan Radial. Jurnal Hutan Tropis , 102-108.

Widyorini, R., Khotimah, K., Prayitno, T.A. 2014. Pengaruh Suhu dan Metode Perlakuan Panas Terhadap Sifat Fisika dan Kualitas Finishing Kayu Mahoni. Jurnal Ilmu Kehutanan, 8 (2): 65-74.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i2.14625

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.