KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI BIBIT PADA PERSEMAIAN PERMANEN BANJARBARU
Abstract
The Barito Watershed Management Center (BPDAS) is one of the technical implementation units of the Ministry of Environment and Forestry in Indonesia, precisely in the ranks of the Directorate General of Watershed Control and Forest Rehabilitation (PDASRH). One of its main tasks and functions is to support the planting movement through the provision of forest plant seeds. The purpose of this study is to analyze the availability and distribution of seeds in 2020 – 2022 in the Banjarbaru Permanent Nursery and analyze the pattern of providing seed types according to community needs. This research was conducted in Banjarbaru Permanent Nursery and Permanent Nursery distribution coverage area. The sampling technique used by this research uses recipients of Banjarbaru Permanent seedbed seeds as respondents, the method of selecting the location ofthis research uses the purposive sampling method. The data collection methods used were interviews and questionnaires. Banjabaru Permanent Nursery provides 2,400,000 seedlings during 2020-2022, the seeds are available from April to December in the production year. The availability of seeds in 2020 is 600,000 stems with 10 types, 900,000 in 2021 with a total of 6 types and in 2022 Banjarbaru Permanent Nursery provides 900,000 seedlings with 7 types. It is known that public interest tends to like fruit plants or vegetative fruit plants because in addition to guaranteed quality, the harvest process is faster because of superior seeds. In addition, public interest in submitting seed requests is also still relatively high
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito merupakan salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang ada di Indonesia, tepatnya berada pada jajaran Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH). Salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah mendukung gerakan penanaman melalui penyediaan bibit tanaman hutan. Tujuan dari penelitian ini ialah enganalisis ketersediaan dan distribusi bibit pada tahun 2020 – 2022 pada Persemaian Permanen Banjarbaru dan menganalisis pola penyediaan jenis bibit sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Persemaian Permanen Banjarbaru dan Wilayah cakupan distribusi Persemaian Permanen. Teknik Pengambilan Sampel yang digunakan penelitian ini menggunakan penerima bibit persemaian Permanen Banjarbaru sebagai responden, metode pemilihan lokasi penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Metode pengambilan data yang digunakan ialah wawancara dan kuesioner. Persemaian Permanen Banjabaru menyediakan bibit sebanyak 2.400.000 batang bibit selama tahun 2020-2022, bibit tersebut tersedia mulai bulan April hingga Desember pada tahun porduksi. Ketersediaan bibit pada tahun 2020 sebanyak 600.000 batang dengan 10 jenis, 900.000 pada tahun 2021 dengan total 6 jenis serta pada tahun 2022 Persemaian Permanen Banjarbaru menyediakan bibit sebanyak 900.000 batang dengan 7 jenis. Diketahui bahwa minat masyarakat cenderung menyukai tanaman buah atau tanaman buah hasil vegetatif dikarenakan selain kualitas yang terjamin, proses panen lebih cepat karena dari bibit unggul. Selain itu, minat masyarakat untuk mengajukan permohoanan bibit juga masih tergolong tinggi
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afriani, C.D, Yufita, E & Nurmalita. 2017. Nilai Kalor Briket TempuruAng Kemiri dan Kulit Asam Jawa dengan Variasi Ukuran Partikel dan Tekanan Pengepresan. Journal of Aceh Physics Society. 6(1):6-9.
Bram, Fatra Gumilang. 2021. Pembuatan Stik Drum Dengan Menggunakan Kayu Durian Di Kuala Langkat Hulu.
Gay, l.r. Dan diehl, p.l. 1992, research methods for business and. Management, macmillan publishing company, new york
Gusti, S. S. H., Erisa M. S., Meilana D. P., 2015. Pemanfaatan Kulit Cempedak Sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol Dengan Proses Fermentasi Menggunakan Saccharomyces Cereviseae
Hadrianus R., Wahyu M., Wirawa. 2019. Analisa Kelayakan Usaha Pemanfaatan Kulit Batang Langsat, Kayu Secang, Dan Jahe Dalam Minuman Celup.
Hazena, M. D., Nabila A., Reni W. M., Midar A., Naniek W. 2015 Ekstrak Biji Alpukat Sebagai Pembusa Deterjen: “Pemanfaatan Potensi Bahan Alam Dan Menekan Biaya Produksi”.
Heru, Dwi R., Susi. A, dan/and Ragil. B.W.M.P. 2020. Kajian Sengon (Paraserianthes Falcataria) Sebagai Pohon Bernilai Ekonomi Dan Lingkungan
Ice, Trianiza., 2018. Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Kasturi Sebagai Dye Sensitizer Solar Cell. JURNAL JIEOM Vol. 1, No.1, ISSN: 2620-8148
Iqbal, Affan., Amran Adri, dan Diah Ayu Kartika, 2011. Pemanfaatan Limbah Kopi Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel, Usulan Program Kreativitas Mahasiswa, Institut Pertanian Bogor.
Rozanna, Dewi., Fikri Hasfita. 2016. Pemanfaatan Limbah Kulit Jengkol (Pithecellobium Jiringa) Menjadi Bioarang Dengan Menggunakan Perekat Campuran Getah Sukun Dan Tepung Tapioka
Vecchio, M. G., Loganes, C., & Minto, C. 2016. Beneficial and Healthy Properties of Eucalyptus Plants: A Great Potential Use. The Open Agriculture Journal, 10(1), 52–57
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i3.15925
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

