RENDEMEN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl) DI DESA TANJUNG LALAK KPULAU LAUT KEPULAUAN KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Jamaluddin Jamaluddin, Gusti Abdul Rahmat Thamrin, Muhammad Faisal Mahdie

Abstract


ABSTRACT. Currently, energy has become a strategic issue worldwide, and several countries have formulated policies regarding energy use. One of the efforts to create alternative energy sources is by utilizing biomass-based fuels, such as wood charcoal. Charcoal briquettes are finely ground charcoal mixed with wood tar or adhesive and compressed into molds, followed by drying the powder (ogalith) in an oven. The purpose of this research is to determine the yield of wood charcoal in Tanjung Lalak Village, Pulau Laut Kepulauan Sub-district. The method used in this research involves field observations and interviews using purposive sampling with charcoal producers. The results obtained from this study indicate that the average yield generated from charcoal production is 82.601%, with a standard deviation of 3.601%. These figures indicate that the charcoal processing yield in Tanjung Lalak Village is excellent.

Keywords. Yield; Tanjung Lalak Village; Input; Output

ABSTRAK. Saat ini, energi telah menjadi isu strategis di seluruh dunia, mendorong beberapa negara untuk mengambil langkah-langkah kebijakan terkait penggunaannya. Salah satu inisiatif yang diambil adalah menciptakan energi alternatif, salah satunya adalah dengan memanfaatkan bahan bakar berbasis biomassa seperti arang kayu. Briket arang adalah hasil dari serbuk arang halus yang dicampur dengan tar kayu atau perekat, kemudian dikempa ke dalam cetakan, dan akhirnya dikeringkan dalam oven. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan rendemen arang kayu di Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan. Metode yang digunakan yaitu observasi di lapangan dan wawancara yang menggunakan purposive sampling terhadap pengusaha arang. Hasil yang didapat dari penilitan ini yaitu rata-rata rendemen yang dihasilkan dari pembuatan arang 82,601% dengan standar deviasi sebesar 3,601% yang mengindikasikan bahwa rendemen pengolahan arang di Desa Tanjung lalak sangat baik.

Kata Kunci. Rendemen; Desa Tanjung Lalak; Input; Output

Penulis untuk korespondensi, surel: [email protected]          


Keywords


Rendemen; Desa Tanjung Lalak; Input; Output

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., Jauhari, A., & Afriza, M. H. (2018). Kajian potensi dan pengembangan pengusahaan arang kayu di Desa Ranggang Luar Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 6(2), 108-115.

Armando, R. Memproduksi 15 Minyak Atsiri Berkualitas. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya. 2009. Hal: 71.

Earl, D.E., 1974. A report on Corcoal, Andre Meyer Researc Fellow. FAO. Rome.

European Commission. (2009). Women in Europran Politics-tiime for action, Official Publications of the European Communities, 1-68.

Sugiyati, F. Y., Sutiya, B., & Yuniarti. (2021). KARAKTERISTIK BRIKET ARANG CAMPURAN ARANG AKASIA DAUN KECIL (Acacia auliculiformis) DAN ARANG ALABAN (Vitex pubescens vhal). Jurnal Sylva Scienteae, 4(2), 274-284.

Haryanti, N. H., Suryajaya, S., Husain, S., Wardhana, H., Anggraini, Y., & Andini, N. S. (2020). Potensi Limbah Arang Kayu Alaban (Vitex pubescens Bahl), Abu Dasar dan Abu Terbang Batubara Sebagai Bahan Briket. Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, 17(1), 59-65.

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2011). Intensitas Energi Indonesia Masih Tinggi. Sabtu, 26 Maret 2011.

Uar, N. I. 2016. Produktivitas dan Rendemen Kayu Gergajian Pada Perusahaan IUIPHHK PT. Katingan Timber Celebes. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 9(1), 16-22.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i5.17158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.