IDENTIFIKASI KESEHATAN VEGETASI SEBAGAI INDIKATOR KEBERLANJUTAN EKOSISTEM HUTAN DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
Abstract
ABSTRACT. This study aims to identify vegetation health based on location, cause, type, and severity of vegetation damage. The method used is purposive sampling with direct observation of vegetation in 30 × 30 m plots with a distance of 50 m between plots, for a total of 4 plots. The collected data were analysed to obtain the percentage of location, cause, type, and severity of vegetation damage with reference to the Environmental Monitoring and Assessment Program (EMAP) standards. The results of the study found 28 species with a total of 49 vegetation individuals. The data analysis showed that there were 8 locations with the highest vegetation damage to leaves (20.24%), the highest cause of damage was weather (21.49%), the type of vegetation damage was dominated by fungal fruiting bodies (37.86%), and the most dominant level of damage severity was code 2, with 9 vegetation specimens with a threshold value of 20 - 29%.
Keywords: Vegetation Health, Damage Identification; EMAP; Causes of Damage
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesehatan vegetasi berdasarkan lokasi, penyebab, tipe, dan tingkat keparahan kerusakan vegetasi. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan pengamatan langsung pada vegetasi yang ada di dalam plot berukuran 30 × 30 m dengan jarak antar plot 50 m sebanyak 4 plot. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk mendapatkan persentase lokasi, penyebab, tipe, dan tingkat keparahan kerusakan vegetasi dengan mengacu pada standar Environmental Monitoring and Assessment Program (EMAP). Hasil penelitian ditemukan 28 jenis dengan total 49 individu vegetasi, dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 8 lokasi kerusakan vegetasi tertinggi pada daun (20,24%), penyebab kerusakan tertinggi disebabkan oleh cuaca (21,49%), tipe kerusakan vegetasi didominasi oleh tubuh buah jamur (37,86%), dan tingkat keparahan kerusakan paling dominan pada kode 2 sebanyak 9 vegetasi dengan nilai ambang 20 - 29%.
Kata kunci: Kesehatan vegetasi, Identifikasi Kerusakan; EMAP; Penyebab Kerusakan
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abadi A. L. 2003. Ilmu Penyakit Tumbuhan III. Malang Bayumedia Publishing.
Apriani, H., Kiswanto., & Marjenah. 2022. Identifikasi kerusakan pohon S. Leprosula Miq dengan metode forest health monitoring di KHDTK Sebulu Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, 8 (1):35-42.
Arwanda, E. R., Safe’i, R., Kaskoyo, H., & Herwanti, S. 2021. Identifikasi kerusakan pohon pada Hutan Tanaman Rakyat PIL, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 4 (3):351-361.
Astri, N., Firdara, E. K., & Yulianti, R. 2022. Monitoring kesehatan pada tanaman eucalyptus (Eucalyptus urograndis) di PT. Industrial Forest Plantation (IFP) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Jurnal Hutan Tropika, 17 (2):132-41.
Elmayana., & Rita, R. N. D. 2022. Identifikasi kesehatan pohon di Jalur Hijau Kota Selong Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Silva Samalas, 5 (1):31-44.
Fikri, K., Latifah, S., & Aji, I. M. L. 2023. Identifikasi tipe kerusakan pohon di RTH Kampus Universitas Mataram. Journal of Forest Science Avicennia, 06 (01):12-25.
Handoko, Prijono, A., & Rawana. 2024. Status kesehatan dan pertumbuhan tanaman jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) di wilayah Hutan Rakyat Kabupaten Temanggung. Jurnal Agroforetech, 2 (2):978-986.
Ihsanali, Prijono, A., & Hadi, D. S. 2024. Monitoring kesehatan pohon pada Jalur Hijau di Kota Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Agroforetech, 2 (1):597-607.
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK. 900/Menlhk/Setjen/PLA.0/12/2016 tentang Penetapan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada Kelompok Gunung Waringin dan Pegunungan Babaris yang Terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Seluas 1.617 (Seribu Enam Ratus Tujuh Belas) Hektar Sebagai Hutan Pendidikan dan Pelatihan. KLHK. 2016. Jakarta.
Mangold, R. (1997). Forest Health Monitoring: Field Method Guide. New York: USDA Forest Service.
Naemah, D., & Susilawati. 2015. Identifikasi kesehatan bibit sengon (Paraserianthes falcataria L) di Persemaian. Jurnal Hutan Tropis, 3 (2):158-165.
Purwidianti, Latifah, S., & Hidayati, E. 2022. Analisis kesehatan pohon di Taman Ria Taman Kota di Kota Bima. Jurnal Rimba Lestari, 02 (02):52-62.
Putri, N. I., Dwiputri, N. T., & Supriyatna, A. 2024. Inventarisasi tiga jenis famili tumbuhan berbeda di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Polygon: Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2 (4):49-58.
Rezinda, C. F. G., Safe’i, R., & Kaskoyo, H. 2021. Status dan perubahan indikator vitalitas hutan konservasi Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Jurnal Perennial, 17 (1):12-18.
Shabrina, L., Naemah, D., & Rachmawati, N. 2021. Identifikasi kesehatan tanaman pada anakan balangeran (Shorea balangeran) di Persemaian Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Barito, Banjarbaru. Jurnal Sylva Scienteae, 04 (3):541-548.
Simangunsong, B. M. R., Rachmawati, N., & Susilawati. 2021. Identifikasi kesehatan tanaman obat jenis kalimantan di Kebun Raya Banua. Jurnal Sylva Scienteae, 04 (5):850-858.
Sinaga, F. A., Faisal, M., Sabila, M. H., Rahma,
N. I., & Safitri, Y. 2025. Identifikasi tumbuhan famili Myrtaceae di Kawasan Jalan Sukarela Timur, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan. Alacrity: Journal of Education, 5 (1):120-132.
Siregar, F. A., Arlita, T., & Harnelly, E. 2023. Penilaian kesehatan pohon dengan metode forest health monitoring di Agroforestri Kopi Kawasan Lindung Desa Kekuyangan Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8 (2):
-561.
Siregar, M. D., & Tanjung, R. H. R. 2023. Identifikasi fungi patogen penyebab penyakit pada tegakan pohon Agathis labillardieri di Kampung Rimbajaya Kabupaten Biak Numfor Papua. Jurnal Biologi Papua, 15 (2):171-184.
Susilawati, Asyari, M., Pujawati, E. D., Kanti, R., & Salsabila, S. 2024. Identifikasi kerusakan vegetasi hutan mangrove di Desa Sungai Bakau Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 07 (5):834-840.
Tambila, A. P., Seran, W., & Kaho, N. P. L. B.
R. 2024. Analisis tingkat kesehatan hutan lindung mutis timau di Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Kehutanan, 19 (02):206-226.
Tamin, R. P., Puri, S. R., & Afrillia, C. 2022. Evaluasi kesehatan vegetasi di Arboretom KPHP Kerinci Unit I. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 6 (2):134-144.
Waruwu, E., Firdara, E. K., Octavianus, R., Nuwa., & Triyadi, A. 2021. Evaluasi kesehatan pohon menggunakan indikator forest health monitoring pada Ruang Terbuka Hijau Universitas Palangka Raya. Jurnal Hutan Tropika, 16 (1):26-44.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i5.17172
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

