POTENSI OBJEK WISATA BUKIT BATU DI DESA TIWINGAN BARU KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

Ahmad Faizin, Khairun Nisa, Abdi Fithria

Abstract


Bukit Batu merupakan yang menawarkan keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang dapat dinikmati pengunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi atraksi wisata dan menganalisis tingkat kelayakan objek wisata. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi yang ditawarkan adalah pemandangan waduk serta dikelilingi banyak perbukitan, pengunjung dapat menaiki perahu berkeliling waduk dan menuju ke wisata lain seperti Pulau Rusa, Pulau Pinus, Bukit Batas, Pulau Bekantan, Pulau Sirang, dan Gunung Batu Zarah. Flora yang ada di bukit batu berjumlah 31 jenis dan jumlah fauna 23. Biaya tranportasi penyeberangan mengunakan perahu berkisar dari Rp. 300.000 – Rp. 850.000. Objek wisata Bukit Batu di Desa Tiwingan Baru layak untuk dikembangkan sebagai objek wisata dengan nilai indeks kelayakan sebesar 77,98%. Indeks kelayakan hasil penilaian pengelola Objek Wisata Bukit Batu sebesar 80,36%, hasil penilaian dari Kepala Desa Tiwingan Baru sebesar 75,60%, hasil penilaian dari Dinas Pariwisata mendapatkan nilai indeks kelayakan sebesar 75,45% dan hasil penilaian dari wisatawan mendapat nilai indeks kelayakan sebesar 71,71%.

Keywords


Potensi objek wisata; Indeks kelayakan; Bukit Batu; Kabupaten Banjar

Full Text:

PDF

References


Hakim, L., Brawijaya, U., Administrasi, F. I., Bisnis, J. A., & Pariwisata, P. S. 2018. Analisis strategi pengembangan potensi wisata waduk riam kanan.

Jaya, M., & Nainggolan, Y. 2019. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan (Feasibility Analysis of Tourist Eco Potentials in The Sultan Syarif Hasyim Buffer Area Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan. 14(2), 73–84.

Muhlis, & Trisna, N. 2020. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Pajak Dan Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cileungsi, Kabupaten Bogor. Economicus, 14(2), 180–190. https://doi.org/10.47860/economicus.v14i2.196.

Nurhasanah, W., Nisa, K., & Syam'ani, 2022. Analisis Kelayakan Bukit Matang Kaladan Sebagai Objek Wisata Di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 5(5), 827-839.

Rathomy, M. A., Achmad, B., Mahreda, E. S., & Febrianty, I. 2024. Strategi Pengembangan Ekowisata Bukit Batu, Dusun Sungai Luar, Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. EnviroScienteae, 20(1), 8-18.

Septiyana, B. A., & Sholeh, M. 2022. Tinjauan Geografis di Kawasan Objek Wisata Goa Kreo Semarang. Geo-Image Journal, 11(1), 34-43.

Setiyarini, T., dan Chrismardani, Y. 2022. Analisis Kelayakan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Pantai Lon Malang Kabupaten Sampang. 1(1), 235–245.

Setiyorini, A., Farida, U., Kristiyana, N. 2018. Pengaruh Promosi Melalui Media Sosial, Word of Mouth, Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Obyek Wisata Gunung Beruk Karangpatihan Balong. ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 2(2), 12.

Walimbo, R., Wulandari, C., & Rusita, R. 2017. Studi daya dukung ekowisata air terjun wiyono di taman hutan raya wan abdul rachman provinsi lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(1), 47-60.

Warikar, F. 2022. Pengembangan Ekowisata di Kampung Yellu, Misool Selatan, Raja Ampat Pasca Pandemi Covid-19 dengan Analisis ODTWA dan Potensi Jalur Rempah (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Duta Wacana).

www.satudata.banjarkab.go.id. 2021. Satu Data Kabupaten Banjar. Kunjungan Wisata Berdasarkan Titik Pendataan. KOMINFO Kabupaten Banjar. https://satudata.banjarkab.go.id/elemen/197




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17781

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.