Identifikasi Hama dan Pola Sebarannya pada Tanaman Cendana (Santalum album Linn.) di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Sisimeni Sanam, Kabupaten Kupang

Katarina M. R. Dapa, Astin E. Mau, Pamona S. Sinaga

Abstract


Cendana merupakan salah satu spesies endemik di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini dikarenakan cendana yang dapat tumbuh secara alami di daerah beriklim kering seperti NTT. Cendana merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena kandungan minyak atsiri yang terdapat pada kayu terasnya. Eksploitasi besar-besaran tanpa diikuti penanaman kembali mengakibatkan cendana masuk kategori rentan terhadap kepunahan menurut IUCN dan kategori rawan yang beresiko kepunahan menurut CITES. Cendana kemudian dibudidayakan kembali dengan tujuan pelestarian. Adapun beberapa hambatan dalam teknik budidaya tanaman cendana, salah satunya serangan hama. Serangan hama mengakibatkan kerugian dari segi ekonomis dan fisiologis. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis hama yang menyerang tanaman cendana serta pola sebarannya, yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menetapkan strategi pengendalian hama yang efektif dan jangka panjang. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi jenis-jenis hama yang ditemukan menggunakan mikroskop dan referensi pendukung kemudian menganalisis pola sebarannya menggunakan indeks morisita terstandar. Hama yang ditemukan berjumlah 4 jenis. Hama ini menyerang batang dan daun cendana yakni: rayap (Nasutitermes sp.), bekicot (Achatina fulica), kutu putih (Ferrisia virgata), dan ulat bulu (Arctornis sp.). Kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama-hama ini adalah batang berlubang, daun berbintil kuning, daun mengeriting, batang rapuh, batang mengering, dan daun gugur. Pola sebaran yang dimiliki oleh keempat jenis hama ini berdasarkan hasil analisis menggunakan indeks morisita menunjukkan pola sebaran mengelompok karena nilai derajat morisitanya lebih besar dari 0 dengan rincian sebagai berikut: rayap bernilai 1, kutu putih bernilai 0,05, bekicot bernilai 0,01, dan ulat bulu bernilai 1. Beberapa faktor yang mempengaruhi pola sebaran mengelompok pada hama-hama tersebut adalah ketersediaan makanan, heterogenitas habitat, perlindungan diri, dan faktor intrinsik tanaman inang.

Keywords


Cendana; Hama; Pola Sebaran

Full Text:

PDF

References


Abdillah, T. R. K. A., Fitriyah, I. R., Harika, T., Saragih, M. W., & Khoiriyah, A. (2023). Populasi dan Sebaran Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei) pada Beberapa Jenis Kopi di Kabupaten Bondowoso. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(4): 766-772

Alfarisi, A. I. (2023). Isolasi Dan Karakterisasi Kapang Rhizosfer Cendana ( Santalum album L.) Sebagai Plant Growth Promoting Fungi (PGPF). Skripsi Program Studi Biologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/72837

Anggraeni, R., Fikri, M., Minasa, R., Hikmah, N., & Amarullah, S. H. (2019). Analisis Perilaku Harian Bekicot (Achatina fulica). 1-8

Azizah, N., Citraining, R. R., Hamidah, S., Mufidah, R., Rahayu, K. P. S., & Nindhica, R. (2021). Observasi Hewan Invertebrata di Pantai Bandengan Jepara. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Enterpreneurshiip VII Tahun 2021. 139-150

Da-Lopez, Y. F., Trisyono, Y. A., Witjaksono, dan Subiadi. (2014). Pola Sebaran Kelompok Telur Ostrinia furnacalis Guenee (Lepidoptera: Crambidae) pada Lahan Jagung. Jurnal Entomologi Indonesia, 11(2): 81-92

Darwiati, W., & Lisnawati, Y. (2017). Identifikasi dan Pola Serangan Hama di Persemaian Tanaman Trema orientalis. Prosiding Seminar Nasional PEI. 46- 50

Desyanti, Fauzan, & Yenti, Z. (2023). Jenis dan Intensitas Serangan Rayap pada Pohon Pinus di Nagari Talang Babungo Kabupaten Solok Provinsi Sumatra Barat. Jurnal Proteksi Tanaman, 7(1): 34-43

Fanani, M. Z., Rauf, A., Maryana, N., Nurmansyah, A., & Hindayana, D. (2024). Dinamika Populasi Kutu Putih Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) dan Musuh Alaminya pada Tanaman Singkong. Jurnal Agronida, 10(1): 27-38

Hayon, L.S. (2023). Identifikasi Beberapa Jenis Kutu Putih (Famili Pseudococcidae) pada Tanaman Hortikultura di Yayasan Tangan Pengharapan, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Skripsi. Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Hendrival, Usnawiyah, Nurdin, M. Y., Ahmadika, H. M., & Margono. (2024). Populasi, Serangan dan Pola Distribusi Hypothenemus hampei Ferr. pada Kopi Arabika Gayo Berdasarkan Zona Elevasi. Jurnal Agrikultura, 35(1): 20- 29

Hidayah, M. T. (2021). Keragaman Jenis Rayap di PT. Inhutani 1 Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Skripsi. Universitas Hasanuddin Makassar.

Johari, A., Adawia, A. R., & Wulandari, T. (2022). Tipe Sarang dan Sebaran Jenis Rayap (Isoptera) di Hutan Kota dan Perkebunan Kelapa Sawit Wilayah Jambi. Jurnal Biologi 15(2): 191-198

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Rencana Strategis 2020- 2024. Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kupang. Diperoleh dari https://bdlhkkupang.bp2sdm.menlhk.go.id/wp-content/uploads/2023/01/Dokumen-Renstra-2020-2024-revisi.pdf

Kosmaryandi, N., Nugroho, A. F., & Ichwandi, I. (2017). Analisis Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Studi Kasus Hutan Pendidikan dan Latihan Gunung Walat). Journal of Env. Engineering & Waste Management, 2(2): 51-59

Lena, W. S. B., & Puu, Y. M. S. W. (2018). Keragaman Jenis Hama Kutu Putih pada Tanaman Singkong di Kota Ende. Jurnal Agrica, 11(1): 51-59

Lepa, C. J., Pellondo’u, M. E., & Riwu Kaho, N. P. L. B. (2023). Aplikasi Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Semai Cendana (Santalum album Linn) di Tempat Persemaian Permanen Fatukoa, Desa Naioni. Jurnal Wana Lestari, 5(2): 262-269

Nuraeni, Y., Anggaraeni I., & Lelana, N. E. (2016). Identifikasi Hama Kutu Putih pada Bibit Sengon (Falcataria moluccana) (Miq.) Barneby and J. W. Grimes) di Persemaian Puslitbang Kehutanan. Jurnal Agrologia, 5(2): 48-52

Nursalam. (2021). Nilai-Nilai Publik dalam Kebijakan Kebijakan Pelestarian Cendana (Santalum album L.) di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Ilmu Administrasi dan Pemerintahan Indonesia, 2(1): 1–14.

Otu, L. R., Iswandi, & Wulandari, D. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Lendir Bekicot (Achatina fulica) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Uji Kadar Total Protein. Jurnal Pharmademica, 4(1): 23-36

Pistanty, M. A. (2023). Pembangunan Berkelanjutan untuk Melindungi Kepunahan Keanekaragaman Hayati Pohon Cendana (Santalum album). Jurnal Ilmiah The Shine, 9(01): 92–104

Pramithasari, F. A., Wardhana, A. W., & Triajie, H. (2024). Pola Distribusi Teripang di Perairan Kabupaten Bangkalan. Jurnal Juvenil 5(3): 289-306

Prayudi, A., Prijono, A., & Woesono, H. B. (2024). Identifikasi Hama Pengganggu pada Tanaman Jati (Tectona grandis) Unit Manajemen Hutan Rakyat (UMHR) Wono Lestari Bantul, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta. Jurnal Agroforetech, 2(3): 1648-1658

Rani, C. (2003). Metode Pengukuran dan Analisis Pola Spasial (Dispersi) Organisme Bentuk. Hassanudin University Repository

Rosyid, Z. A. (2024). Survivabilitas Rayap Nasutitermes dan Macrotermes (Isoptera: Termitidae) terhadap Perlakuan Kelembapan Bervariasi. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Sakan, R., Seran, W., & Mau, A. E. (2022). Identifikasi Hama pada Kayu Cendana (Santalum album Linn) di Hutan Pendidikan dan Pelatihan Sisimeni Sanam, Kabupaten Kupang. Jurnal Wana Lestari, 4(1): 65-71

Sulantika & Diba, F. (2019). Identifikasi Rayap Perusak Pohon di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura. Jurnal Hutan Lestari 7(4): 1633-1641

Yusal, M. S. (2024). Inventarisasi Serangga Hama Tanaman Lada (Piper nigrum L.) di Matompi Kabupaten Luwu Timur. Biology and Education Journal, 4(1): 33- 47




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i6.17799

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.