PERILAKU MENSTRUAL HYGIENE REMAJA: STUDI PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN MODERN KOTA DEPOK

Dea Amanda(1*),Fajar Ariyanti(2)
(1) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
(2) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/jpkmi.v7i2.10169

Abstract

ABSTRAK
Menstrual hygiene perlu dilakukan sejak dini sebagai upaya pencegahan terjadinya gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Reproduksi (ISR). Remaja perempuan yang berperilaku menstrual hygiene buruk memiliki risiko 1,4-25,07 kali lebih besar untuk terkena ISR dan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kemandulan dan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku menstrual hygiene pada santriwati. Penelitian menggunakan desain cross-sectional kepada 77 santriwati. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan nilai confidence interval 95%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku menstrual hygiene yang buruk (54,5%). Terdapat hubungan antara sikap (p-value=0,002), kepercayaan terhadap mitos (p-value=0,003), dukungan ustadzah (p-value=0,007), dan paparan informasi (p-value=0,003) dengan perilaku menstrual hygiene santriwati. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel yang berhubungan dalam penelitian ini adalah sikap, kepercayaan terhadap mitos dukungan ustadzah, dan paparan informasi. Upaya yang dapat dilakukan dalam hal ini adalah membentuk kelompok kajian kesehatan yang dilakukan rutin dan bekerja sama dengan puskesmas terdekat sehingga santri memiliki pengetahuan sikap, dan perilaku menstrual hygiene yang baik.
Kata-kata kunci: Menstrual hygiene, mitos, pondok pesantren, dukungan guru/ustadzah, santriwati

ABSTRACT
Menstrual hygiene need to be done in early age as a prevention of health problems such as Reproductive Tract Infection (RTI). Adolescent girls with bad menstrual hygiene behavior have 1,4-25.07 times more risky of being exposed to RTI and they will be more risky for having infertility and cervical cancer. This study aimed to identify the factors that related to menstrual hygiene behavior among santriwati. This study used a cross sectional study design with 77 respondents and used chi-square for the statistical test. The results of this study indicated that most of respondents have bad menstrual hygiene behavior (54,5%) and there were 4 variables that related with menstrual hygiene behavior including attitudes (p-value=0,002), mythical beliefs (p-value=0,003), Ustadzah support (p-value=0,007), and information exposure (p-value=0,003). The conclusion of this study was the menstrual hygiene behavior of santriwati in modern Islamic boarding school in Depok is still not good, but there are several factors that have an important role in improving good menstrual hygiene behavior, such as Ustadzah support, and information exposure. The efforts that can be made in this case are forming a health study group that is carried out routinely and in collaboration with the closest health center so that the students have knowledge of good menstrual hygiene attitudes and behaviors.
Keywords: Menstrual hygiene, mythical beliefs, boarding school, ustadzah's support, santriwati

Keywords


Menstrual hygiene, mitos, pondok pesantren, dukungan guru/ustadzah, santriwati

References


DAFTAR PUSTAKA

Kusmiran E. Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medik, 2012.

Soetjiningsih. Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto, 2007.

Behera D., Sivakami M., Behera MR. Menarche dan Menstruasi pada gadis remaja pedesaan di Maharashtra India. India: Sage Publication, 2015.

House dkk. Menstrual hygiene matters: A Resource for improving menstrual hygiene around the world. 2012.

UNICEF. Manajemen kebersihan menstruasi di sekolah. 2015.

Sumpter dan Torondel. A systematic review of the health and social effects of menstrual hygiene management 2013; Plos One 8(4): 1-15.

Maidartati dkk. Hubungan pengetahuan dan perilaku vulva hygiene pada saat menstruasi remaja putri. Jurnal Ilmu Keperawatan 2016; 4(1); 50-57.

Bujawati E. Faktor-faktor yang berhubungan dengan personal hygiene selama menstruasi pada santriwati di Pesantren Babul Khaer Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2016. Jurnal Higiene 2017; 3(1): 1-9.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Phytagoras KC. Personal hygiene remaja putri ketika menstruasi di SMPN 2 Kras Kabupaten Kediri. Jurnal Promkes 2017; 5(1): 12-24.

Suryani L. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja putri tentang personal hygiene pada saat menstruasi di SMP Negeri 12 Kota Pekanbaru. Journal Of Midwifery Science 2019; 3(2): 68-79.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Ristiana N. Faktor yang berhubungan dengan praktik personal hygiene organ genitalia eksterna pada santriwati di pondok pesantren Al-Uswah Semarang. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang, 2016.

Maharani R dan Andriyani W. Faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada santriwati di MTS Pondok Pesantren Dar El Hikmah Kota Pekanbaru. Jurnal Kesmas 2018; 1(1): 69-77.

Notoatmodjo S. Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.

Fauziah I. Praktik higiene menstruasi pada siswi SMP Negeri dan MTS Negeri di Kota Jakarta Selatan Tahun 2014. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia, 2014.

Saribanon N dkk. Hukum islam dalam tata kelola haid dan problematikanya. Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan SDA Majelis Ulama Indonesia, 2017.

Santrock JW. Live-Span development: Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga, 2004

Solehati T dkk. Hubungan sumber informasi dan usia remaja puteri dengan perilaku perawatan diri saat menstruasi. Jurnal Keperawatan Padjajaran 2017; 5(2): 145-154.

Mouli CV dan Patel SV. Mapping the knowledge and understanding of menarche, menstrual hygiene and menstrual health among adolescent girls in low and middle-income countries. Reproductive Health 2017; 14(1): 1-16.

Tarigan W. Gambaran tentang hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktek higiene menstruasi pada remaja putri kelas 7 dan 8 di SMPN 141 Jakarta Selatan Tahun 2012. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia, 2012.

Azwar S. Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.


Article Statistic

Abstract view : 3163 times
PDF views : 3146 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 17 February 2021
Published : 1 August 2020

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.