MEDIA BOOKLET SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SELF EFFICACY ORANGTUA MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA
Abstract
ABSTRAK
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017 menunjukkan 50% remaja sudah melakukan seks pranikah. Keluarga merupakan faktor protektif dan prevensi perilaku berisiko remaja, namun pengetahuan dan self efficacy orangtua dalam memberikan pendidikan seks masih minim. Didukung studi sebelumnya, 62,7% orangtua berpengetahuan kurang baik dan 40,2% memiliki self efficacy rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan dan self efficacy orangtua dalam memberikan pendidikan seks pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experimen Design dengan rancangan One Group Pretest dan Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua yang memiliki anak remaja di Kelurahan Pal Lima. Jumlah sampel sebanyak 28 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dari bulan April Mei 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pengetahuan dan self efficacy orangtua dalam memberikan pendidikan seks pada remaja antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media booklet (p value<0,05). Terjadi peningkatan sebesar 96,4% responden menyatakan yakin dapat memberikan pendidikan seksualitas pada anak remajanya agar tidak terjerumus pada perilaku seks pranikah dini. Media booklet dapat menjadi media alternatif yang digunakan dalam pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan self efficacy orangtua dalam memberikan pendidikan seks kepada remaja.
Kata kata kunci: Booklet, pendidikan kesehatan, pengetahuan, self efficacy
ABSTRACT
Indonesia Demographic and Health Survey 2017 showed that 50% of adolescents have a premarital sex. Family is a protective factor and prevention of adolescent risk behavior, but the lack of parental knowledge and self efficacy in providing sexuality education to adolescents is a problem that contributes to premarital sexual behavior of adolescents. Previous studies showed 62.7% of parents had poor knowledge and 40.2% had low self efficacy. The purpose of this research was to determine the effectiveness of health education through a media booklet on parental knowledge and self efficacy in providing sex education to teenagers. This research uses the Quasy Experiment Design research and the One Group Pretest and Posttest design approach. The population in this research is the parents who have teenagers in subdistrict of Pal Lima. The total sample of 28 respondents selected through purposive sampling. The research was conducted from April to May 2019. Data collection techniques were carried out using a questionnaire. The results showed that there were significant differences in parental knowledge and self efficacy in providing sex education to adolescents between before and after being given health education with a media booklet (p value <0.05). An increase of 96.4% of respondents said they were confident they could provide sexuality education to their teenage children so as not to fall pre marital sexual behavior. Booklet media could be an alternative media used in health education to increase parental knowledge and self efficacy in providing sex education to adolescents.
Keywords: Booklet, health education, knowledge, self efficacy
Keywords
References
DAFTAR PUSTAKA
Abrori. Di simpang jalan aborsi: sebuah studi kasus terhadap remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Semarang: Gigih Pustaka Mandiri; 2014.
SDKI. Survei demografi dan kesehatan 2017 [Internet]. BPS, BKKBN dan Kemenkes. Jakarta; 2017. Available from: http://www.dhsprogram.com.
Suwarni L, Selviana S. Inisiasi seks pranikah remaja dan faktor yang mempengaruhi. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2015;10(2):169.
Mahmudah, Yaunin Y, Lestari Y. Faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja di kota padang. Jurnal Kesehatan Andalas. 2016;5(2):448 55.
CDC. Youth risk behavior surveillance. United Stated; 2016.
Balitbangkes. Perilaku berisiko kesehatan pada pelajar SMP dan SMA di Indonesia. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta; 2015.
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, Vol. 6 No. 3, Desember 2019 83
Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2013. Jakarta; 2013.
SDKI. Remaja telah melakukan seks pranikah. BKKBN. Jakarta; 2017.
Anugraheni E, Luthviatin N, Rokhmah D. Hubungan pengetahuan dan sikap orang tua tentang pendidikan seks dengan tindakan orang tua dalam pemberian pendidikan seks pada remaja. Universitas Jember. 2012;
Meilani N, Shaluhiyah Z, Suryoputro A. Perilaku ibu dalam memberikan pendidikan seksualitas pada remaja awal. Kesehatan Masyarakat Nasional. 2014;8(8):411.
Priyatna A. Intelligent never look so good. PT Gramedia. Jakarta; 2012.
Nurlina N, Latifa. Kontrol orang tua, pengaruh teman sebaya dan media massa berkaitan dengan perilaku seksual remaja. Jurnal Care. 2017;5(1).
Dewi DC. Hubungan antara monitoring parental dan keterbukaan anak pada orang tua dengan perilaku seksual remaja. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2017;
Keijsers L. Parental monitoring and adolescent problem behaviors. Internasional Journal of Behavioral Development. 2016;1––11.
Hartoyo MG, Rattu AJM, Pascasarjana P, Sam U, Kesehatan F, Universitas M, et al. Hubungan monitoring, komunikasi, gaya asuh orang tua di rumah dengan sikap siswa SMU Negeri I Manado terhadap seks pranikah relationship between monitoring, communication, and parenting style at home with student’s Attitudes Of Senior High School 1 Of Man. JIKMU. 2013;5(2).
Notoatmodjo S. Kesehatan masyarakat ilmu dan seni. Rineka Cipta. Jakarta; 2007.
Rachmalia N. Pengaruh booklet terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks anak usia dini di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Politeknik Kesehatan Yogyakarta. 2018;
Fitrian H, Suwarni L, Hernawan AD. Model IMB (information, motivation, behavioral skills) sebagai prevensi primer seks pranikah remaja. 2019;4(3):622––9.
Kurniawati, Nuryono W. Pengembangan booklet self efficacy karier untuk siswa kelas X Tata Busana Smk Negeri 1 Kasreman. Jurnal BK Unesa. 2020;11(1):1––8.
Pratiwi DA. Efektivitas pemberian booklet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pencegahan HIV dan AIDS pada remaja siswa kelas VIII di SMPN 1 Cangkringan Sleman. Universitas Aisyiyah Yogyakarta. 2017;
Agustin M. Efektifitas pendidikan kesehatan media boklet dibandingkan audiovisual terhadap engetahuan orang tua tentang karies gigi pada anak usia 5--9 tahun di Desa Makamhaji. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2014;
Salsabela N, Suhartono E, Arifin S. The effect of booklet media with interactive lecture method on mother ’ s knowledge and intention in giving exclusive breastfeeding in the Sungai Ulin Public Health Center Working Area. International Journal Research Publications. 2018;1––7.
Schiller Y, Schulte--korne G, Eberle--Sejari R, Maier B, Allgaier, A K. Increasing knowledge about depression in adolescents: Effects of an information booklet. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol. 2014;49(1):51––8.
Green, L W. Health promotion planning an educational and environmental approach. Mountain View. Mayfield Publishing Company. London; 2000.
Article Statistic
Abstract view : 5039 timesPDF views : 1246 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 18 March 2020Published : 18 March 2020
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.