KETERAMPILAN MEMBUAT KAIN SASIRANGAN DI SMP TERBUKA 02 KUIN UTARA BANJARMASIN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS
Abstract
Abstract
SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin has superior skills to make Sasirangan Cloth which is a local culture of South Kalimantan. This study aims to describe the skills of making Sasirangan fabric in SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin. The research method used is qualitative research method with data collection technique through interview, observation, and document study. Sources of data obtained from interviews with sources namely Principal, Vice Principal, Teachers Council, Skill Development Teachers, and students of SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin. The data were also obtained from observation of Sasirangan fabrication process and document study. The results showed that the skill of making Sasirangan cloth at SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin is a skill education in the framework of self-development of students as the provision of independent living. Skills of making Sasirangan Cloth in SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin is relevant a learning social studies material.
Keywords: Sasirangan, learning resources, social studies.
Abstrak
SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin memiliki keterampilan unggulan membuat Kain Sasirangan yang merupakan budaya lokal Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan membuat kain Sasirangan di SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Sumber data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan informan yaitu kepala sekolah, wakasek, dewan guru, guru bina keterampilan, dan siswa SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membuat kain Sasirangan di SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin merupakan pendidikan keterampilan dalam rangka perkembangan diri siswa sebagai bekal hidup mandiri. Keterampilan membuat kain Sasirangan di SMP Terbuka 02 Kuin Utara Banjarmasin relevan sebagai sumber pembelajaran IPS.
Kata Kunci: Sasirangan, sumber belajar, IPSFull Text:
PDFReferences
Kantor Berita Politik RMOL. 2016. Diakses pada 26 Januari 2018 di http://www.rmol.co/read/2016/08/01/255370/Mendikbud-Buka-Kegiatan-Lomojari-2016- (Online)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Kegiatan Belajar Mengajar pada LKP. Diunduh pada 1 Desember 2017 di http://hipki.disdikbudcms.net/downloadph/al89.pdf (Online)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMP Terbuka. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.
Mardiani, Fitri. 2016. “Pengembangan Video Pembelajaran Sejarah Berbasis Corak Kain Sasirangan untuk Meningkatkan Kesadaran Budaya Siswa SMAN 5 Banjarmasin”. Tesis pada Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tidak Diterbitkan.
Moleong, Lexy J.. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pendidikan.
Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 19 Tahun 2014 tentang Pelestarian Seni dan Budaya Daerah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013.
Porda, Herry. 2014. Pengembangan Pendidikan IPS dalam Kurikulum 2013. Banjarmasin: FKIP Unlam dalam Ersis Warmansyah Abbas (Ed). 2014. Mewacanakan Pendidikan IPS. Bandung: Wahana Jaya Abadi.
Putra, Mohammad Rinaldy Aulia. 2011. “Analisis Peranan Industri Kain Sasirangan Terhadap Perekonomian Kota Banjarmasin dan Strategi Pengembangannya”. Skripsi pada Fakultas Ekonomi Dan Manajemen Institut Pertanian Bogor. Diunduh pada 5 Mei 2017 di http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/51286/H11mra.pdf?sequence=1&isAllowed=y (Online).
Redho, Muhammad. 2016. Mengenal Kain Tradisional Kalimantan Selatan dan Cara Mudah Membuat Kain Sasirangan Warna Alam. Yogyakarta: Sibuku Media.
Sapriya. 2011. Pendidikan IPS: Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Satori, Djam’an & Aan Komariah. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Yolanda, Ismi. 2014. “Interpretasi Warga Banjar Terhadap Kain Sasirangan Sebagai Identitas Kultural: Studi pada Anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Banjarmasin di Malang”. Skripsi pada Universitas Muhammadiyah Malang. Diunduh pada 23 Februari 2017 di https://core.ac.uk/download/pdf/33338608.pdf (Online)
Wahyu. 2009. Filsafat Ilmu. Banjarmasin. Universitas Lambung Mangkurat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Banjarmasin.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jurnalsocius.v7i1.5276
Article Metrics
Abstract view : 1695 timesPDF - 484 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Has been indexed and abstracted by:





















