Karakteristik Sosial Ekonomi Rumah Tangga dan Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani di Kabupaten Barito Kuala

Muhammad Husaini

Abstract


The farmer social economic characteristics are important to see farmer capacities  to fulfill household food. The research show that farmer social economic characteristic included productive age of farmer, low level of farmer education, small amount of familiy members (3-4 person per household), farm land ownership amount  0.927 ha per household, total asset ownership relatively small amount 400,000 rupiah, per household, and farmer  activities relatively high in farmer group.  Food security indexes, amounted  94% of farmers household in betwen categorized food insecurity and less than foody insecurity, 6% of farmers household in to food security. The social economic farmer characteristics included farmers education, total family number, total asset are were not significan and its contribution relatively small (less than 20%) to farmers household food securities.   Meanwhile farm land ownership and farmer activities in farmers group  were significan and its contribution relatively high (over than 20%) to farmers household food securities.

Full Text:

PDF

References


Dewan Ketahanan Pangan, 2006. Kebijakan Umum Ketahanan Pangan 2006 – 2009. Dewan Ketahanan Pangan. Jakarta.

Badan Pusat Statistik, 2011. Berita Resmi Statistik (Profil Kemiskinan di Indonesia september 2011). Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Badan Ketahanan Pangan KalSel. 2008. Laporan Program Aksi Desa Mandiri Pangan Tahun 2008 Provinsi Kalimantan Selatan. Badan Ketahanan Pangan Propinsi Kal-Sel. Banjarbaru.

Badan Ketahanan Pangan KalSel, 2011. Laporan Akhir Pelaksanaan Program Aksi Desa Mandiri Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2011. Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan. Banjarbaru.

Departemen Pertanian RI dan World Food Programme (WFP), 2009. Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Indonesia. Dewan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian RI dan World Food Programme (WFP). PT Enka Deli. Jakarta.

FAO. 1996. World Food Summit, 13-17 November 1996. Rome, Italy: Food and Agriculture Organisation of the United Nations.

Nainggolan, Kaman, 2005. Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat dalam Rangka Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Artikel Pangan edisi No 45/XIV/Juli/2005. 8. Maxwell, S., dan Frankenberger, T. (1992) Household food security concepts, indicators, and measurements. New York, NY, USA: UNICEF and IFAD.

Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, 2004. Ketahanan Pangan, Kemiskinan dan Sosial Demografi Rumah Tangga. Jakarta

Rusastra I Wayan, Supriyati, Valerina Darwis. 2010. Perencanaan Evaluasi Kemandirian dan Tahapan Proksi Desa Mandiri Pangan. Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian. Jakarta.

Suryana, A., 2005. Kebijakan Ketahanan Pangan Nasional. Makalah Disampaikan pada Simposium Nasional Ketahanan dan Keamanan Pangan pada Era Otonomi dan Globalisasi, Faperta, IPB, Bogor. 22 Nopember 2005.

Saliem, H., Lokollo, E., Purwantini, TH., Ariani, M., dan Marisa, Y., 2002. Analisis Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga dan Regional. Buletin Agro Ekonomi. Volume 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/agrides.v2i4.21580

Article Metrics

Abstract view : 178 times
PDF - 255 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.