Penyerahan

Penyerahan Online

Sudahkah memiliki nama pengguna dan kata sandi untuk Jurnal Berkala Kesehatan?
Ke Login

Butuh nama pengguna dan kata sandi?
Ke registrasi

Registrasi dan login dibutuhkan untuk memasukkan naskah dan kelengkapannya secara online dan untuk mengecek status naskah saat ini.

 

Petunjuk Penulis

Dalam mengirimkan manuskrip ke Kesmas: National Public Health Journal, penulis harus mengambil catatan khusus bahwa naskah harus sesuai dengan semua Kesmas: National Public Health Journal persyaratan gaya. Penulis harus mengikuti persyaratan untuk kutipan dan referensi, angka, dan tabel. Naskah yang tidak mengikuti persyaratan Kesmas: gaya jurnal kesehatan masyarakat Nasional dapat dikembalikan kepada penulis untuk dimodifikasi.

 

Tata Cara Pengetikan Artikel

  1. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Inggris.
  2. Naskah ditulis dengan ejaan yang benar, tata kalimat dan tata paragraf yang sesuai dengan tata bahasa yang digunakan.
  3. Naskah harus ditulis dengan ukuran bidang tulisan A4 (210 mm x 297 mm) dan dengan format semua margin adalah 25 mm.
  4. Naskah harus ditulis dengan jenis huruf Arial dengan ukuran font 10 pt (kecuali judul artikel), berjarak satu spasi dan dalam format dua kolom (kecuali bagian judul artikel, nama penulis, abstrak dan kata kunci). Jarak antar kolom adalah sejauh 10 mm.
  5. Judul artikel ditulis dengan jenis huruf Arial dengan ukuran font 14 pt, dicetak tebal dan rata tengah serta menggunakan huruf Kapital.
  6. Jika naskah ditulis dalam bahasa Indonesia, gunakan padanan kata berbahasa Indonesia untuk kata-kata atau istilah asing. Jika tidak ditemukan, istilah asing ditulis dengan huruf miring (italic).
  7. Paragraf baru dimulai 10 mm dari batas kiri (indent), sedangkan antar paragraf tidak diberi spasi antara.
  8. Penulisan bab di bagian isi naskah (PENDAHULUAN, METODE, HASIL DAN PEMBAHASAN, KESIMPULAN, DAFTAR PUSTAKA) ditulis dengan huruf kapital dan tebal, disusun rata kiri.
  9. Subbab ditulis dengan huruf tebal dengan format sentence case dan disusun rata kiri dan menggunakan format penomoran level satu menggunakan format huruf kapital mulai dari A. Penggunaan subbab sebaiknya diminimalkan.
  10. Setiap gambar harus diberi judul gambar (figure caption) di bawah gambar tersebut dan bernomor urut angka Arab diikuti dengan judul gambar.
  11. Setiap tabel harus diberi judul tabel (table caption) dan bernomor urut angka Arab di sebelah atas tabel tersebut diikuti dengan judul tabel.
  12. Tabel harus tidak mengandung garis-garis vertikal, sedangkan garis-garis horizontal hanya diberikan di heading tabel dan bawah tabel.
  13. Gambar dan tabel dan diagram/skema sebaiknya diletakkan sesuai kolom di antara kelompok teks atau jika terlalu besar diletakkan di bagian tengah halaman (satu kolom).
  14. Setiap persamaan ditulis rata tengah kolom dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung dan ditempatkan di bagian akhir margin kanan. Persamaan harus dituliskan menggunakan Equation Editor dalam MS Word atau Open Office. Persamaan tidak diperkenankan ditempel di naskah sebagai gambar.
  15. Rujukan atau sitasi ditulis di dalam uraian/teks adalah sesuai dengan format IEEE (numbering). Angka untuk tiap item rujukan ditulis menggunakan superscript.
  16. Penyebutan nama penulis rujukan dilakukan dengan menuliskan nama akhir penulis dan menyebutkan nomor rujukan, misalnya seperti dinyatakan dalam Widianto2, Widianto dan Rochim3 serta oleh Widianto dkk.4
  17. Aplikasi manajemen referensi seperti MendeleyZotero atau Endnote, sebaiknya digunakan oleh penulis saat menyisipkan referensi atau membuat daftar pustaka dalam naskah.

Format Penulisan Naskah

Naskah yang ditulis harus tersusun atas komponen-komponen artikel ilmiah berikut :

  1. Judul Artikel: Judul harus dituliskan secara singkat dan jelas, dan harus menunjukkan dengan tepat hasil riset yang telah dilakukan, tidak memberi peluang dan penafsiran yang beragam. Judul artikel tidak boleh mengandung singkatan kata yang tidak umum digunakan. Judul dibuat maksimal 16 kata. Judul yang panjang menjadi judul utama dan anak judul. Nama ilmiah dan istilah asing dicetak dengan huruf miring.
  2. Nama Penulis dan Afiliasinya: Semua nama lengkap penulis dicantumkan dalam naskah tanpa gelar akademik. Penulis koresponensi harus ditandai dengan tanda asterisk *). Jika penulis lebih dari satu, nama penulis dipisahkan dengan koma (,). Afiliasi penulis dituliskan lengkap di bawah baris penulis. Afiliasi harus tidak menyebutkan kedudukan penulis, misalnya dosen atau mahasiswa. Tandai nama-nama penulis dengan superscript nomor afiliasi di belakang nama.
  3. Abstrak dan Kata Kunci: Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia jika artikel berbahasa Indonesia. Jika artikel berbahasa Inggris, cukup tuliskan dalam Bahasa Inggris. Jumlah kata dibatasi maksimal 200 kata. Abstrak harus dibuat seringkas mungkin, akurat dan jelas serta menggambarkan apa yang Anda lakukan dan menegaskan hasil penelitian. Abstrak berisi: latar belakang (1-2 kalimat), tujuan (1 kalimat) , metode (3-5 kalimat), hasil (3-5 kalimat), dan kesimpulan (1 kalimat) dibuat dalam 1 paragraf. Kata kunci pada abstrak berjumlah 3-5 kata.
  4. Pendahuluan: Pengantar berisi urgensi dan latar belakang penelitian menggambarkan masalah dengan metode piramida terbalik mulai dari global, nasional dan lokal. Di dalam format artikel ilmiah tidak diperkenankan adanya tinjauan pustaka sebagaimana di laporan penelitian, tetapi diwujudkan dalam bentuk kajian literatur terdahulu (state of the art) untuk menunjukkan kebaruan ilmiah artikel tersebut. Daftar referensi (literatur atau hasil penelitian yang relevan) dengan menggunakan sejumlah sumber di setiap kalimat. Jumlah halaman dalam pendahuluan sebanyak 1-1,5 halaman. Di bagian akhir pendahuluan harus dinyatakan secara eksplisit tujuan kajian artikel tersebut.
  5. Metode: Metode menggambarkan jenis penelitian, lokasi dan waktu penelitian, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, teknik pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Penelitian menggunakan alat dan bahan, perlu menuliskan spesifikasi alat dan bahan yang digunakan. Penelitian kualitatif seperti studi kasus, fenomenologi, etnografi, dll, perlu menambahkan deskripsi memeriksa validitas hasil penelitian. Paragraf dimulai dengan kata yang menjorok ke dalam 10 mm dan tidak boleh menggunakan organisasi penulisan ke dalam "anak-anak sub-heading" di bagian ini. Ditunjukkan dalam 1-2 paragraf.
  6. Hasil dan Pembahasan: Hasil dan pembahasan berisi hasil-hasil temuan penelitian/pengembangandan pembahasannya secara ilmiah. Tuliskan temuan-temuan ilmiah (scientific finding) yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan tetapi harus ditunjang oleh data-data yang memadai. Temuan ilmiah yang dimaksud di sini adalah bukan data-data hasil penelitian yang diperoleh. Temuan-temuan ilmiah tersebut harus dijelaskan secara saintifik meliputi: Apakah temuan ilmiah yang diperoleh? Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengapa trend variabel seperti itu? Semua pertanyaan tersebut harus dijelaskan secara saintifik, tidak hanya deskriptif, bila perlu ditunjang oleh fenomena-fenomena dasar ilmiah yang memadai. Selain itu , harus dijelaskan juga perbandingannya dengan konsep-konsep yang telah ada serta perbandingannya dengan penelitian-penelitan sebelumnya, apakah hasilnya penelitian sesuai atau tidak, menjadi lebih baik atau tidak dan aspek lainnya. Di bab ini juga disarankan untuk menuliskan implikasi hasil penelitian baik teoritis maupun penerapan.
  7. Kesimpulan : Kesimpulan bukan berisi perulangan dari hasil dan pembahasan, tetapi lebih kepada ringkasan hasil temuan seperti yang diharapkan di tujuan atau hipotesis. Bila perlu, di bagian akhir kesimpulan dapat juga dituliskan hal-hal yang akan dilakukan terkait dengan gagasan selanjutnya dari penelitian tersebut. Kesimpulan dinyatakan sebagai paragraf. Numbering atau itemize tidak diperkenankan di bab ini. Subbab (misalnya A. Kesimpulan, B. Saran) juga tidak diperkenankan dalam bab ini.
  8. Ucapan Terima Kasih (Opsional): Ucapan terima kasih hanya ditujukan kepada pemberi dana penelitian atau donatur. Ucapan terima kasih dapat juga disampaikan kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan penelitian.
  9. Daftar Pustaka: Semua rujukan-rujukan yang diacu di dalam teks artikel harus didaftarkan di bagian Daftar Pustaka. Daftar pustaka harus berisi minimal 10 (sepuluh) pustaka-pustaka acuan yang berasal dari 80% sumber primer (jurnal ilmiah, prosiding konferensi, buku referensi hasil penelitian) yang diterbitkan 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penulisan rujukan memakai sistem nomor (style Vancouver). Nomor disusun sesuai dengan urutan tampilan dalam naskah, misalnya: 

………………………..sudah pernah dilaporkan1

………………………..menurut Hafez2

………………………..Turner dan Bagnara3

Berikut adalah contoh penulisan rujukan dari berbagai sumber:

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

Artikel dalam jurnal:

1.   Artikel standar

Vega, KJ, Pina I, Krevsky B. Heart Transplantation is Associated With an Increased Risk for Pancreatobiliary Disease. Ann Intern Med 1996; 124(11): 980-3.

2.   Suatu organisasi sebagai penulis

The Cardiac Society of Australia and New Zealand. Clinical Exercise Stress Testing. Safety and Performance Guidelines. Med J Aust 1996; 164: 282-4.

3.   Edisi dengan bagian

Poole GH, Mills SM. One Hundred Consecutive Cases of Flap Lacerations of The Leg in Ageing Patiens. N Z Med J 1990; 107(986 pt 1): 377-8.

Buku dan monograf lain:

1.   Penulis perseorangan

Ringsven MK, Bond D. Gerontology and Leadership Skills for Nurses. 2nd ed. Albany (NY): Delmar Publishers; 1996.

2.   Editor sebagai penulis

Norman IJ, Redfern SJ, editors. Mental Health Care for Elderly People. New York: Churchill Livingstone; 1996.

3.   Rujukan dari internet

Corales RM, Schmitt SK. Typhoid Fever [internet]. Medscape. 2004; Available from: URL: http://www.emedicine.com.

4. Skripsi, Tesis dan Disertasi

Rohmah N. Hubungan antara PHBS, Penggunaan Air Bersih, dan Jamban Sehat di Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sekardangan Kabupaten Sidoarjo. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga, 2016.

 

 

 

Petunjuk Untuk Penulis

Penulis yang ingin memasukkan naskah harus memperhatikan poin-poin di bawah ini. Jika naskah tidak sesuai dengan persyaratan yang telah dicantumkan, ada kemungkinan naskah tersebut akan dikembalikan.

  1. Naskah ilmiah tidak mengandung unsur plagiarisme. Naskah juga harus memenuhi pedoman penulisan naskah. Naskah Jurnal yang diserahkan/ dikirim belum pernah dipublikasikan sebelumnya, juga belum akan dipublikasikan pada jurnal lain, atau belum diserahkan kepada editor jurnal lain untuk direview.
  2. Format artikel yang dikirim bisa dalam format Microsoft Word 2007.
  3. Jika tersedia, URL untuk referensi/ daftar pustaka telah disediakan
  4. Teks mematuhi persyaratan gaya penulisan yang diuraikan dalam pedoman penulis (Author Guidlines).
  5. Template Artikel

     

 

Pemberitahuan Hak Cipta

Hak cipta dari semua materi yang dipublikasikan di JBK dipegang secara eksklusif oleh Jurnal dan penulisnya masing-masing. Setiap reproduksi materi dari Jurnal tanpa pengakuan yang tepat atau izin sebelumnya akan mengakibatkan pelanggaran hukum kekayaan intelektual. Persetujuan tertulis dari perjanjian penerbitan jurnal diperlukan sebelum artikel diterbitkan.

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Pernyataan Privasi

Nama dan alamat email yang dimasukkan di situs jurnal hanya akan digunakan untuk tujuan yang sudah disebutkan, tidak akan disalahgunakan untuk tujuan atau pihak lain.

 

Biaya Penulis

Jurnal ini menarik biaya dari biaya penulis berikut ini.

Biaya Penyerahan Naskah: 0,00 (IDR)
Biaya submit Artikel Gratis.

Biaya Penerbitan Artikel: 500000,00 (IDR)
Setelah naskah diterima, penulis yang bersangkutan akan dihubungi untuk melakukan pembayaran atas biaya penangaan naskah. Mohon dicatat bahwa pada sistem manajemen manuskrip, opsi pembayaran hanya diaktifkan untuk manuskrip yang telah diterima untuk publikasi.