Relationship of Sweet Taste Threshold, Sugar Consumption, and Nutritional Status with Blood Glucose and Type 2 Diabetes in Adolescents

Ummu Salamah, Siti Uswatun Hasanah, Andi Rahmaniar MB, Djunaedi Djunaedi

Abstract


Diabetes mellitus is a non-communicable disease with a steadily increasing prevalence among adolescents. According to the International Diabetes Federation (2023), the prevalence of type 2 diabetes mellitus increases with age in children and adolescents. To analyze the relationship between sweetness threshold, sugar consumption patterns, and nutritional status with fasting blood glucose levels in high school adolescents in Turikale District, Maros Regency. This cross-sectional study involved 70 respondents selected using simple cluster random sampling. Sweetness threshold was measured using the three-alternative forced-choice (3-AFC) method, fasting blood glucose levels using a glucometer, and nutritional status based on IMT/U. There was no significant relationship between sweetness threshold (p=0.134), consumption of sweet foods and beverages (p=0.867), and nutritional status (p=0.750) with fasting blood glucose levels. Sweetness threshold, sugar consumption patterns, and nutritional status were not associated with fasting blood glucose levels in adolescents.


Keywords


Sweetness Threshold;Sugar Consumption Patterns;Nutritional status;Fasting Blood Sugar

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Penyakit Tidak Menular (PTM). Direktorat Jenderal Kesehatan.

World Health Organization. (2025). Noncommunicable diseases.

International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 11th ed. Brussels: International Diabetes Federation; 2025.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Penelitian Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Penelitian Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Penelitian Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Badan Riset dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hasnah H, Risnahyanti R, Saputri M, Undaryati YM. Update terkini: diabetes melitus pada remaja. Edukreatif: Jurnal Kreativitas dalam Pendidikan. 2025;6(1):652-662.

Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. 2025. Data Kasus Diabetes Melitus Menurut Kecamatan di Kabupaten Maros Tahun 2025 [data tidak dipublikasikan]. Maros: Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.

Anggraini, N. V., & Luhur, L. (2024). Hubungan Konsumsi Minuman Berpemanis dengan Risiko Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 53 Jakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik (JIKA), 7(2), 1-17.

Anwar K, Khalda NR. Hubungan konsumsi sugar sweetened beverages dengan rasio lingkar pinggang pinggul pada remaja di Jakarta Selatan. J Ilmu Gizi Dietetik. 2023;2(3):221-229. doi:10.25182/jigd.2023.2.3.221-229.

Pangestu LS, Siswanto, Naim TA. Nutritional status, physical activity, sugar consumption and the risk of diabetes mellitus in Samarinda. Miracle Journal of Public Health. 2024;7(1):30-37. doi:10.36566/mjph.v7i1.363

Cochran, W. G. (2007). Sampling techniques (3rd ed.). New York, NY: John Wiley & Sons.

Lemeshow, S. (1997). Besar sampel dalam penelitian kesehatan. Gadjah Mada University Press.

Kementerian Kesehatan RI, 2020. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Trolle, E., et al. (2023). Validation of the 2 × 24 h recall method and a 7-d web-based food diary against doubly labeled water. Nutrients/PMC, 15(12).

Nuranisa, N., dkk. (2025). Hubungan Asupan Karbohidrat dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2).

Rachmawati R, Sholihah M, Kusuma H. Development and validity of semi-quantitative food frequency questionnaire as a new research tool for sugar intake assessment among Indonesian adolescents. Heliyon. 2021 Jun 16;7(6):e07339.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2024). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2024. Jakarta: PERKENI.

Rosalinda, S., Farapti, F., Sari, A. N., & Shanthi, D. (2024). Sweet threshold and fasting blood glucose levels in adolescents at Surabaya Indonesia: Ambang rasa manis dan kadar glukosa darah puasa pada remaja di Surabaya Indonesia. Amerta Nutrition, 8(4), 625–631. Https://doi.org/10.20473/amnt.v8i4.2024.625-631

Hasanah, U., Adawiyah, D. R., & Nurtama, B. (2014). Preferensi dan ambang deteksi rasa manis dan pahit: Pendekatan multikultural dan gender. Jurnal Mutu Pangan, 1(1), 1–8.

Senjaya, S., Sriati, A., Maulana, I., & Kurniawan. (2022). Dukungan Keluarga pada ODHA yang Sudah Open Status di Kabupaten Garut. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 1003-1010.

Munarsih, E., Rikmasari, Y., & Aisyah, T. (2023). Penggunaan metode chi-square untuk mengetahui hubungan self-care terhadap pengendalian glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Penelitian Sains, 25(2), 120–124. Https://doi.org/10.56064/jps.v25i2.779

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Matsuura, Y., et al. (2021). Relationship between maternal employment status and children's dietary habits. Environmental Health and Preventive Medicine, 26(1), 64. doi.org (Jurnal ini membuktikan kesibukan kerja orang tua melonggarkan kontrol dan meningkatkan akses anak ke makanan manis cepat saji).

Farapti, F., Sari, A. N., Fadilla, C. & Issa, Z. M. Association between taste sensitivity, taste preference, and obesity: study of healthy snacks in children aged 9–14 years. Food Prod. Process. Nutr. 6, 1–10 (2024).

Sitorus, R. J., Sumampouw, O. J., & Malonda, N. S. H. (2020). Hubungan konsumsi fast food, makanan dan minuman manis serta aktivitas fisik dengan status gizi dan gula darah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(4), 10–17.

Tsujimoto, T., Imai, K., Kanda, S., Kakei, M., Kajio, H., & Sugiyama, T. (2016). Sweet taste disorder and vascular complications in patients with abnormal glucose tolerance. International Journal of Cardiology, 221, 637–641.

Asriani A, Masithah S, Hasanah SU, MB AR. Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Pasien Rawat Jalan Poli Interna di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(4):11197-11212.

Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, Dan Aktifitas Fisik Dalam Penanganan Diabetes Melitus Pada Masa Pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal Of Nutrition And Food Science (MJNF), 2(1), 1.

Astutisari, I. D. A. E. C., AAA Yuliati Darmini, A. Y. D., & Ida Ayu Putri Wulandari, I. A. P. W. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79–87.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbkes.v12i2.26589

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

        

       

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

joomla
visitors View My Stats