KAJIAN EFEKTIVITAS PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT BERDASARKAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DAN EVALUASI PROGRAM DI KABUPATEN BANJAR

Syarifuddin Syarifuddin, Ahmad Alim Bachri, Syamsul Arifin

Sari


Salah satu program Pemerintah yang memiliki daya ungkit yang signifikan adalah Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). STBM terbukti efektif dalam upaya mempercepat akses terhadap sanitasi yang layak. Suksesnya STBM hanya akan terjadi apabila masyarakat terpicu untuk mau, berdaya dan melakukan praktik-praktik hidup bersih dan sehat. Hambatan hambatan dalam pelaksanaan program diantaranya penilaian efektivitas berdasarkan kriteria tingkat ketercapaian misi akhir organisasi dengan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan mengoptimasikan faktorfaktor pendukung, penilaian efektivitas berdasarkan kriteria berfungsinya semua unsur dalam organisasi yang menjadi syarat bagi pencapai tujuan, penilaian efektivitas berdasarkan kriteria perilaku manusia secara individual maupun kelompok. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis keterkaitan efektivitas program STBM berdasarkan karakteristik lingkungan dan evaluasi program di Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan efektivitas program STBM berdasarkan akses sanitasi (jamban keluarga) disebabkan oleh ketersediaan air bersih dan kebiasaan atau tradisi, efektivitas program STBM berdasarkan akses air bersih disebabkan oleh ketersediaan air bersih dan kemampuan secara ekonomi, sedangkan efektivitas Program STBM disebabkan oleh keadaan musim. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa evaluasi Program STBM dikatakan baik atau tidak baik dipengaruhi oleh kunjungan petugas baik dari pusat, Provinsi maupun Kabupaten ke Kecamatan atau ke desa yang mendapatkan Program STBM.

Kata Kunci


STBM; efektivitas; karakteristik; evaluasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Satterthwaite D. Missing the Millenium Development Goal Target for Water and Sanitation in Uban Areas. Environment &

Urbanization 2016; 28(1): 99-118.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitattif R dan D. Bandung: Alfabeta, 2012.

Fitriyani N, Rahdriawan M. Evaluasi Pemanfaatn Air Bersih Proram Pamsimas di Kecamatan Tembalang. Jurnal Pengembangan Kota 2015;3(2): 80-9.

Qudsiyah WA, Pujiati RS, Ningrum PT. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingginya Angka Open Defecation (OD) di Kabupaten Jembe. Jurnal Pustaka Kesehatan 2015; 3(2): 362-69.

Sholikhah S. Hubungan Pelaksanaan Program ODF (Open Defecation Free) dengan Perubahan Perilaku Masyarakat dalam Buang Air Besar di luar Jamban di Desa Kemiri Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro Tahun 2012. Surya 2014; 2(18): 84-9.

Sari MIP. Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Sungai Kasai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman. Jurnal Program Studi Pendidikan Geografi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) PGRS Sumatra Barat Padang 2014.

Cheng JJ, Wallace CJ, Watt S., dkk. An Ecological Quantification of The Relationships Between Water Sanitation and Infant Child and Maternal Mortality. Environmental Health 2012; 11(4): 1-8.

Chika C. Partisipasi Masyarakat dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Brebes. Politika 2014; 5(2): 99-113.

Nugrahini D, Subanu LP, Dewanti. Adoption Innovation Factors Programe Drinking Water Supply And Sanitation Community Base (PAMSIMAS) at Halubau and Jimanun Village Balangan Regency. 2015.

Karla AA. Faktor Yang Memperngaruhi Rendahnya Parsipasi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Program Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi (STOPS). Skripsi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v3i1.4846

Article Metrics

Sari view : 451 times
PDF - 563 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

joomla
visitors View My Stats