EVALUASI KELENGKAPAN REKAM MEDIS BERDASARKAN STANDAR KARS 2012 DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Undang Undang Republik Indonesia. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta, 2009.
Kementerian Kesehatan RI. Standar Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI & KARS, 2011.
Menteri Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 012 Tahun 2012 Tentang Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta, 2012.
KARS. Pedoman Tatalaksana Survey Akreditasi Rumah Sakit. Edisi II, Jakarta: KARS, 2013.
Peraturan Menteri Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269 / MENKES / PER / III. 2008 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2008.
Departemen Kesehatan RI. Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta: Dirjen Bina Pelayanan Medik, 2006.
Karp D, Huerta JM, Dobbs CA,.et al. Medical Record Documentation for Patient Safety and Physician Defensibility. Oakland: Medical Insurance Exchange of California, 2008.
RSUM Ponorogo. Profil RSUM Ponorogo Tahun 2016.
Wuryandari G. Peningkatan Kelengkapan Rekam Medis. Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan 2013; 11(2): 60-5.
Kristianto A, Ernawati D. Tinjauan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Berdasarkan Elemen Penilaian Standar JCI di Bangsal Rajawali 4B RSUP DR. Kariadi Semarang Tahun 2015. Jurnal.Semarang: Universitas Dian Nuswantoro, 2015.
Lubis AN. Analisis Pengetahuan Tenaga Kesehatan dengan Ketidaklengkapan Isian Resume Medis di RS. Hospital Cinere Tahun 2009. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia, 2009.
Renta PP, Rosa EM. Evaluasi Pelaksanaan Patient Centered Care di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit 1. Jurnal Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2016.
Menteri Kesehatan RI. Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 290/Menkes/Per/ III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Jakarta, 2008.
Al-Qahtani S. Using Completion of Documentation in Medical Record as a Patient Safety Strategy. 2015. [diakses di http://pcsinternational.org/conference/web /data/2343666.html]
Widyaningrum L. Pengaruh Pre Akreditasi JCI (Joint Commission International) Terhadap Kelengkapan Data Rekam Medis Resume Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. INFORKES 2013; (3): 1-13.
Pamungkas F, Hariyanto T, Woro E. Identifikasi Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jurnal Kedokteran Brawijaya 2015; 28(2).
Pamungkas TW, Marwati T, Solikhah. Analisis Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Kesmas 2010; 4(1): 17-28.
Aisyah S. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Ketidaklengkapan Pengisian Lembar Informed Consent Tindakan Bedah Mata di RS. Mata DR. YAP Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada, 2013.
Mawarni D, Wulandari RD. Identifikasi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Jurnal Adminstrasi Kesehatan Indonesia 2013; 1(2): 192-99.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v3i1.4849
Article Metrics
Abstract view : 1971 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 3315 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















_(985_x_300_piksel)_(200_x_40_piksel)_(120_x_40_piksel)_(110_x_40_piksel)_(1).png)