FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU KONSUMSI MAKANAN JAJANAN DI SDN NATAM KECAMATAN BADAR TAHUN 2017

Nelly Afni

Sari


Makanan jajanan merupakan makanan yang sudah siap dikonsumsi dan tidak memerlukan pengolahan lagi, dan biasanya diperoleh kaki lima, pinggir jalan, stasiun, pasar dan tempat umum lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan di SDN Natam Kecamatan Badar Tahun 2017. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas V di SDN Natam Kecamatan Badar Tahun 2017 sebanyak 73 orang dan sampel sebagai total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan (p=<0,001), sikap (p=<0,001), kebiasaan membawa bekal (p=<0,001), pengaruh teman sebaya (p=<0,001), peran orangtua/keluarga (p=<0,001), terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan. Kesimpulan penelitian adalah terdapat pengaruh pengetahuan, sikap, kebiasaan membawa bekal, teman sebaya dan peran orangtua.


Kata Kunci


Konsumsi makanan jajanan; teman Sebaya

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 28 Tahun 2004 Tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan,.Jakarta: Kemenkes RI, 2012.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Perbaikan Gizi Anak Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: 2012.

Badan POM RI. Peraturan Kepala Badan POM RI No. 36 Tahun 2013 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengawet. Jakarta: Badan POM RI, 2013.

Indrati R dan Gardjito M. Pendidikan Konsumsi Pangan. Jakarta: Kencana, 2014.

Badan Intelegen Negara. Penyuluhan Keamanan Pangan [serial online].

Tersedia dari: URL: http://www.bin.go.id. 2012.

Fitri CN. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kebiasaan Konsumsi Makanan Jajanan pada Siswa Sekolah Dasar di SDN Rawamangun 01 Pagi Jakarta Timur. Skripsi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Yuliastuti. Analisis Karakterisitik Siswa dan Karakeristik Orangtua dan Perilaku Konsumsi Jajanan pada Siswa Siswi SDN Rambutan 04 Pagi Jakarta Timur Tahun 2011. Skripsi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012.

Gregori D, Foltran F, Marco G, Zobec F, Ballali S, Franchin L.. The Snacking Child and It’s Social Network: Some Insights From an Italian Survey. Nutrition Journal 2011; 10:132.

Suci EST. Gambaran Perilaku Jajan Murid Sekolah Dasar di Jakarta. Jurnal Psikobuana 2009: 1(1): 29-38.

Cahyaningsih DS. Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja.

Jakarta: Trans Info Media, 2011.

Safriana. Perilaku Pemilihan Jajanan Pada Siswa Sekolah Dasar Di SDN Garot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2012. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. 2012.

Fitriani L dan Andriyani S. Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Anak Usia Sekolah Akhir (10-12 Tahun) tentang Makanan Jajanan di SD Negeri II Tagog Apu Padalarang Kabupaten Bandung Barat Tahun 2015. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia, 2015.

Novitasari. Gambaran Frekuensi Konsumsi Makanan Jajanan Tradisional Serta Faktor-Faktor yang Berhubungan pada Anak Sekolah di SDN Anyelir Depok. Skripsi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat, 2005.

Siagian A. Epidemiologi Gizi. Jakarta: Erlangga Medical Series, 2010.

Pratiknya AW. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian dan Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Dahlan SM. Analisis Multivariat Regresi Logistik. Jakarta: PT.

Epidemiologi Indonesia, 2012.

Bower JA dan Sandall L. Children as Consumer-Snacking Behavior in Primary School Children. International Journal of Consumer Studies 2002; 26(1): 15-26.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v3i2.5070

Article Metrics

Sari view : 212 times
PDF - 159 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

joomla
visitors View My Stats