FAKTOR RISIKO INFEKSI LUKA OPERASI BAGIAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSUD ULIN BANJARMASIN

Renny Aditya

Sari


Infeksi nosokomial adalah salah satu penyebab terjadinya infeksi luka operasi. Bulan Januari hingga Desember 2017 telah dilakukan operasi sebanyak masing-masing 1256 dan 378 kali. Penelitian bertujuan mengidentifikasi faktor risiko terjadinya infeksi luka operasi di Bagian Obstetri dan Ginekologi RSU Ulin Banjarmasin. Penelitian ini adalah studi kasus control dengan mengambil data rekam medis pasien obstetri dan ginekologi yang menjalani operasi sejak Januari-Desember 2017 di RSUD Ulin Banjarmasin. Jumlah sampel dengan teknik total sampling yaitu 68 pasien yang memenuhi syarat inklusi terdiri dari 34 subyek infeksi luka operasi dan 34 subyek tanpa infeksi luka operasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan infeksi luka operasi meningkat secara bermakna pada pasien dengan hemoglobin rendah pasca operasi (OR 9,257; CI 95% 3,046-28,130), yang mengalami infeksi (OR 5,018; CI 95% 1,792-14,053) yang menjalani operasi gawat darurat (OR 28,929; CI95% 7,621-1-9,815). Kesimpulan yaitu pasien yang menjalani operasi gawat darurat merupakan faktor risiko utama terjadinya infeksi luka operasi pada luka operasi obstetri dan ginekologi di RSUD Ulin Banjarmasin.

Kata Kunci


Infeksi luka operasi; hemoglobin

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Nandi PL, Soundara RS. Surgical wound infection. Dalam: Linda T. Panduan pencegahan infeksi untuk fasilitas pelayanan kesehatan dengan sumber daya terbatas. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirihardjo; 2004. Hal. 1-14.

Sorensen LT, Hemmingsen U, Kallehave F, Jorgensen PW , Kjaergaard J, Moller LN, dkk. Risk factors for tissue and wound complications in gastrointestinal surgery. Annals of Surgery. 2005; 241(4): 654-8.

Komite PPI. Laporan Kejadian HAIs Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2016. Surabaya: Rumah Sakit Haji Surabaya. 2017.

Rivai F, Koentjoro T, Utarini A. Determinan infeksi luka operasi pascabedah sesar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional [internet]. 2013. [Sitasi 25 Juli 2017]. Tersedia pada https://media.neliti.com/media/publications/39786-ID-determinan infeksi-luka-operasi-pascabedah-sesar.pdf.

Agustina E. Pengaruh faktor prosedur operasi terhadap risiko terjadinya infeksi daerah operasi pada Januari 2016-Maret 2017 (studi di RSU Haji Surabaya) [Skripsi]. Surabaya: Universitas Airlangga; 2017.

Cheng K, Li Jiawei, Kang Q, Wang C, Ye N. Risk factor for surgical site infection in a teaching hospital: A prospective study at 1.138 patient. Patient Preference & adherence [internet]. 2015; (9): 1171-7. [Sitasi 20 Juli 2017]. Tersedia pada https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4542557.

Depkes RI. Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Depertemen Republik Indonesia. 2009.

Marsaoly SFA. Infeksi luka post operasi pada pasien post operasi di Bangsal Bedah RS PKU Muhammadiyah Bantul [skripsi]. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah; 2016.

Muttaqien MI, Hamidy MY, Rustam RP. 2016. The overview of surgical site infection of pasca caesarean section at arifin achmad general hospital of Riau province 1 January-31 December. Jurnal online mahasiswa FK. 2014; 3(1):10. [Sitasi 11 Juli 2017]. Tersedia pada http://download.portalgaruda.org/ article.php.

Oktaviani F, Wahyono D, Yuniarti E. Evaluation of antibiotic prophylaxis use toward incidence surgical site infection infection in sectio caesarea. J Manag Pharm Pract. 2015; 5(4): 247–50. DOI: 10.22146/j mpf.156.

Syachroni. Antibiotic prophylaxis compliance for clean-contaminated wounds in a district hospital Jakarta. Health Science J Indonesia. 2016; 6(1): 57–62. DOI: 10.2243 5/hsji.v6i1.4493. 57-62.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v4i1.5654

Article Metrics

Sari view : 115 times
PDF - 79 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

joomla
visitors View My Stats