EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATALOGIS

Roselina Panghiyangani, Syamsul Arifin, Rudi Fakhriadi, Syarifah Kholishotunnisa, Annisa Annisa, Siti Nurhayani, Noor Samirah Herviana

Sari


World Health Organization (WHO) menyatakan hampir seluruh wanita dan remaja putri pernah mengalami keputihan 60% pada remaja putri dan 40% pada wanita usia subur (WUS). Berdasarkan prevalensi kanker serviks di Indonesia sebesar 0,8%, prediksi tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan  yaitu Kabupaten Banjar sebanyak 286 orang, yang dihitung dari jumlah wanita subur usia 15-39 tahun sebanyak 115.297 orang, usia 15-49 tahun sebanyak 154,136. UPT. Martapura 1 didapatkan 123  wanita yang dilakukan deteksi dini kanker leher rahim. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan keputihan patologis pada santriwati Darul Hijrah Putri Banjarbaru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental, dengan jumlah sampel 65 responden. Instrumen penelitian dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil analisis data dengan regresi logistic. Responden kontrol menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan p-value (0,176). Berbeda dengan hasil analisis dari responden perlakukan yang menunjukkan terdapat hubungan antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan p value (0,000). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan pengetahuan pada responden control dan terdapat hubungan pada responden perlakukan dengan peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan tentang pencegahan keputihan patalogis.


Kata Kunci


pengetahuan; sikap; tindakan; pencegahan keputihan patalogis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sholikah R, Marsito, Nurlaila. Hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan diri di Desa Bandung, Kecamatan Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. 2010; 6(2): 63-70.

Septiana. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMP Islam Ruhama Ciputat [skripsi]. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hiddayatullah; 2014.

Suryandari DF, Rufaida Z. Hubungan pemakaian sabun pembersih kewanitaan dengan terjadinya keputihan pada wanita usia subur (WUS) di desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Hospital Majapahit. 2013; 5(1): 32-47.

Wulandari D, Setyowati H, Salafas E. Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam mengatasi keputihan di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Artikel Penelitian. Semarang: Akademi Kebidanan Ngudi Waluyo; 2015.

Issanue Y, Ani S, Vita M. Pengetahuan dan perilaku vaginal hygiene berkaitan dengan kejadian keputihan pada siswi di SMP Arjuno Kota Batu. Nursing News. 2016; 1(2): 223-33.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2012.

Sugiarto TH. Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatanreproduksi wanita dengan perilaku pencegahan keputihan pada siswi di SMA Negeri 1 Jatinom [skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2012.

Nurhayati A. Hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku vaginal hygiene terhadap kejadian keputihan patologis pada remaja putri usia 13-17 tahun di Daerah Pondok Cabe Ilir [skripsi]. Jakarta:Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah; 2013.

Mokodongan MH, Wantania J, Wagey F. Hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Jurnal e-clinic. 2015; 3(1): 272-6.

Juliana E, Kuswanti I, Melina F. Hubungan remaja putri tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan di SMK BOPKRI 2 Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu. 2015; 6(2): 12-128.

Widyasari DT. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan dan penanganan keputihan patologis pada mahasiswi kebidanan STIK Bina Husada Palembang Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Bina Husada. 2014; 10(3): 390-3.

Badaryati E. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan dan penanganan keputihan patologis pada siswi SLTA atau sederajat di Kota Banjarbaru Tahun 2012 [skripsi]. Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Suhartami MR. Personal hygiene dengan kejadian flour albus pada santriwati di Pondok Pesantren Darut Taqwa Desa Ngembeh Kecamata Dlanggu Mojokerto [KTI]. Mojokerto: Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto; 2014.

Rahmitasari N. Hubungan tingkat pengetahuan, sikap, persepsi, dan terpaan informasi tentang keputihan patologis dengan perilaku pencegahan keputihan patologis [KTI]. Banjarbaru: Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat; 2016.

Dewi NS. Efektifitas pemberian pendidikan kesehatan tentang leukorrhea terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMKN 6 Palembang tentang upaya pencegahan leukorrhea [skripsi]. Palembang: Prodi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya; 2012.

Roifah I. Efektifitas penyuluhan dengan multimedia sebagai media untuk pencegahan terjadinya fluor albus pada remaja putri [skripsi]. Mojokerto: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Sehat PPNI; 2014.

Khoiron N. Efektifitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan media leaflet dan media slide power point terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku deteksi dini kanker serviks pada ibu ibu pkk di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo [skripsi]. Surakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2014.

Ari CS, Hidayati EN. The Influence of the elucidation toward the attitude in maintaining genitalia organ: a case study of female students in Pondok Pesantren Islamic Center Binbaz Piyungan Bantul Yogyakarta. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta; 2013.

Notoatmojo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Dian E. Efektifitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan tentang pencegahan keputihan di SMK YMJ Ciputat [skripsi]. Jakarta: Univeristas Islam negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; 2013.

Efendi R, Makhfudli. Keperawatan kesehatan komunitas: Teori dan praktik dalam keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2009.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2012.

Kustriyani M. Perbedaan pengetahuan dan sikap siswi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang keputihan di SMU Negeri 4 Semarang [tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro; 2009.

Manurung S. Pendidikan kesehatan dalam keperawatan maternitas. Jakarta: TIM; 2006.

Morina. Pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan pada siswa di SMK Putra Samodera Yogyakarta 2013 [skripsi]. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta; 2013.

Retno KW. Efektifitas penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap seks bebas pada siswa kelas X di SMAN 2 Banguntapan tahun 2014 [skripsi]. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu

Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta; 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v4i1.5655

Article Metrics

Sari view : 84 times
PDF - 125 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

joomla
visitors View My Stats