Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Pada Pokok Bahasan Cahaya Dengan Model Penemuan Terbimbing
Abstract
Perangkat pembelajaran IPA fisika yang digunakan di sekolah selama ini dianggap belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model penemuan terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar siswa, dan (4) Mendeskripsikan pencapaian keterampilan berpikir kreatif ditinjau dari tes berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Perangkat yang dikembangkan adalah RPP, LKS, Materi Ajar, THB dan Tes Keterampilan Berpikir Kreatif. Data dianalisis menggunakan teknik validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar, dan tes keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan kategori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran terlaksana sangat baik (3) Efektifitas perangkat pembelajaran termasuk pada kategori sedang dan (4) Pencapaian keterampilan berpikir kreatif termasuk dalam kategori kreatif. Disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir kreatif dengan model pembelajaran penemuan terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, keterampilan berpikir kreatif, pembelajaran penemuan terbimbing
ABSTRACT: Physics learning materials that used in school unable to practice students creative thinking skill. Therefore, the development of learning materials by using guided discovery learning’s model has specific purposes: (1) to describe the validity of learning materials, (2) to describe the practicality of learning materials in terms of adherence to the lesson plan, (3) to describe the effectiveness of the learning materials by student’s learning outcome, and (4) to describe the achievement of creative thinking skill by creative thinking skill test. This research is Dick and Carey development model. Learning materials that developed are lesson plans, worksheets, handout, achievement test and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. The results showed: (1) Learning materials developed declared valid with the excellent category, (2) The practicality of the learning materials assessed is very well, (3) The effectiveness of the learning materials with the effective/ medium category, and (4) The achievement of the creative thinking skills with creative category. The conclusion the research and development that oriented by creative thinking skills with guided discovery learning’s model is feasible to use in learning.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Al-Tabany, T.I.B. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual. Jakarta: Prenadamedia Group
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Daryanto dan Dwicahyono, A. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
Hake, R.R. (1999). Analizing Change/Gain Score. USA : Dept Of Physics Indiana University
Hayat, M.S, dkk. (2011). Pembelajaran Berbasis Praktikum pada Konsep Invertebrata untuk Pengembangan Sikap Ilmiah Siswa. Jurnal (02): 141-152
Majid, A. (2014). Penilaian Autentik Proses dan Hasil Belajar. Bandung: PT Remaja Rosda Karya
Nurani, Y dan Sujiono, B. (2010). Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT. Indeks
Piansa, D.J. (2015). Manajemen Peserta Didik dan Model Pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Saputra, O., Nurjannah, & Mansur, J. (2014). Pengaruh Problem-Based Learning Menggunakan Praktikum Alat Sederhana Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA Negeri 7 Palu. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako (JPFT), 02(02): 36-42
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suryanti, Z. (2015). LKS Berbasis Guided Discovery Learning Materi Alat-Alat Optik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Skripsi. http://lib.unnes.ac.id/. Diakses, 20 April 2016
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group
Widoyoko, E.P. (2014). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bipf.v5i1.2891
Article Metrics
Abstract view : 664 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 765 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by:
The journal has been listed in:
Statistics Counter
1. From August 10, 2016 to present (broken code but the stats is still working)
2. From December 28, 2018 to present (updated stats)
Berkala Ilmiah Pendidikan fisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License














