Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Penunjang Materi Ajar Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains
Abstract
Rendahnya keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa Indonesia salah satunya disebabkan karena LKS yang beredar kebanyakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal, sehingga belum efektif melatihkan keterampilan proses sains. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan menghasilkan LKS dan media penunjang untuk melatihkan keterampilan proses sains. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media penunjang, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Ujicoba dilakukan pada 21 siswa SMPN 1 Candi Laras Selatan. Desain penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, pengamatan, angket respon, dan dokumentasi serta teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) LKS yang dikembangkan sangat layak dalam format/isi LKS, kebahasaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,65; (2) Media penunjang yang dikembangkan sangat layak dalam fungsi/kegunaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,80; (3) Keterampilan proses sains siswa sebesar 14,29% sangat terampil dan 85,71% terampil. Siswa terampil dalam mengamati, merumuskan hipotesis, melakukan penyelidikan, membaca hasil pengukuran, menganalisis data, memprediksi, dan menarik kesimpulan, tetapi cukup terampil dalam mengidentifikasi variabel; dan (4) Respon positif siswa dalam hal minat dan sikap terhadap LKS dan media penunjang. Diperoleh simpulan bahwa LKS dan media penunjang materi ajar kemagnetan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Direktorat Pembinaan SMA. (2010). Juknis Penyusunan Perangkat Penilaian Afektif di SMA. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Gafur, A. (2012). Desain Pembelajaran: Konsep, Model, Aplikasinya dalam Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Ombak.
Hamalik, O. (2008). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bandung: Bumi Aksara.
Harjanto. (2010). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rieneka Cipta.
Ismail, A. (2013). Lembar Kerja Siswa (LKS).http://lifeisducation09.blogspot.com/2013/03/lembar-kerja-siswa-lks.html.Diakses, 19 April 2013.
Kadiman, K. (2008). Membangun Daya saing, Kemandirian Sains, dan Teknologi Bangsa. http://setneg.go.id/index.php.optioncomcontent&task=view&id=2261&Itemid=219. Diakses, 3 Maret 2013.
Majid, A. (2011). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakaya.
Mukhan, S. (2011). Pengertian Media pembelajaran. http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2157864-pengertian-media-pembelajaran.html. Diakses, 9 Maret 2013.
Nur, M. (2011). Modul keterampilan-keterampilan proses sains. Surabaya: UNESA Pusat Sains dan Matematika Sekolah.
Nurmaya, I. (2012). Penerapan Pembelajaran Berbasis Praktikum untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep Siswa kelas X pada Konsep Insekta. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Prasetyo, Z.K., Delthawati I.R. & I. Wilujeng. (2012). Pengembangan LKS Fisika Berbasis Pendekatan Inkuiri Terbimbing untuk Program RSBI dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains. Vol.1 No.1 Agustus. http://journal.student.uny.ac.id/jurnal/artikel/518/46/78.html. Diakses, 3 Maret 2013.
Ratumanan, T.G. & Theresia L. (2003). Evaluasi Hasil Belajar yang Relevan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Surabaya: Unipress Unesa.
Rustaman, N. (2005). Pengembangan Butir Soal Keterampilan Proses Sains.http://onengdalilah.blogspot.com/2009/02/pengemba-ngan-butir-soal-keterampilan.html#links. Diakses, 3 Maret 2013.
Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Sunyono. (2008). Development of Student Worksheet Base on Environment to Sains Material of Yunior High School in Class VII on Semester 1. Proceding of the 2nd International Seminar of Science Education: UPI. Hlm: 1-12.
Suyanto, S., Paidi, dan I. Wilujeng. (2011). Lembar Kerja Siswa (LKS). Disampaikan dalam acara pembekalan guru daerah terluar dan tertinggal di Akademi AU. Yogyakarta.
Tim Revisi. (2007). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Skripsi, Artikel dan Makalah Edisi Keempat. Banjarmasin: Jurusan PMIPA, FKIP UNLAM.
Trianto. (2008). Mendesain Pembelajaran Kontekstual di Kelas. Jakarta: Cerdas Pustaka Publisher.
Wahyuni, A.D. (2009). Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia. http://blog.umy.ac.id/anadwiwahyuni/pendidikan/penyebab-rendahnya-kualitas-pendidikan-di-indonesia/html. Diakses, 3 Maret 2013.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bipf.v2i1.832
Article Metrics
Abstract view : 1666 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 1666 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by:
The journal has been listed in:
Statistics Counter
1. From August 10, 2016 to present (broken code but the stats is still working)
2. From December 28, 2018 to present (updated stats)
Berkala Ilmiah Pendidikan fisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License














