Peran Climate Change Worry dalam Mendorong Perilaku Pro Lingkungan di Kalangan Generasi Muda

Gita Irianda Rizkyani Medellu(1*),Putri Devrina Syahrial(2),Rahmadianty Gazadinda(3),Sri Juwita Kusumawardhani(4)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Jakarta
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Jakarta
(3) Program Studi Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Jakarta
(4) Program Studi Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Jakarta
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.2025.10.003

Abstract

Manusia dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan melakukan tindakan yang ramah lingkungan, namun di sisi lain, manusia juga dapat berperan sebagai media yang turut merusak lingkungan dengan melakukan serangkaian perilaku – parilaku tidak ramah lingkungan. Indonesia termasuk negara yang rentan terhadap perubahan iklim, yang memicu kekhawatiran masyarakat terhadap dampak perubahan ini, khususnya pada generasi muda. Kekhawatiran ini bersifat adaptif karena mendorong individu untuk melakukan tindakan mitigasi lingkungan, yaitu berperilaku ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran climate change worry dalam mendorong munculnya perilaku pro – lingkungan. Terdapat 2 pola perilaku pada individu yaitu harmful behavior dan pro-environmental behavior bila dihadapkan dengan kekhawatiran mereka terhadap perubahan lingkungan. Data dikumpulkan dari 376 orang dewasa transisi yang tersebar di seluruh Indonesia menggunakan kuesioner Climate Change Worry Scale dan General Ecological Behavior-50. Regresi logistik  dilakukan untuk menilai dampak climate change worry terhadap kemungkinan responden dalam melakukan perilaku pro -lingkungan. Melalui analisis data, didapatkan bahwa Climate change worry menjadi prediktor dalam memprediksikan munculnya perilaku pro lingkungan secara signifikan. Lebih lanjut bahwa kemungkinan 1,064 kali lebih besar dewasa awal yang memiliki kecemasan terhadap lingkugan cenderung lebih mungkin menampilkan perilaku pro – lingkungan.

Keywords


climate change worry, emerging adulthood, perilaku pro-lingkungan

References


Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Pilar, 14(1), 15-31. https://doi.org/10.26618/whw41w62

Arini, D. P. (2021). Emerging adulthood: Pengembangan teori erikson mengenai teori psikososial pada abad 21. Jurnal Ilmiah PSYCHE, 15(1), 11–20. https://doi.org/10.33557/jpsyche.v15i01.1377

Arnett, J. J. (2006). Emerging adulthood in Europe: A response to Bynner. Journal of youth studies, 9(1), 111-123. https://doi.org/10.1080/13676260500523671

Creswell, J. W. (2014). Research design: qualitative, quantitative and mixed methods approaches (Vol. 54). United State of America: Sage Publications.

Hosmer, D. W., Lemeshow, S., & Sturdivant, R. X. (2013). Applied Logistic Regression. John Wiley & Sons.

Innocenti, M., Santarelli, G., Faggi, V., Ciabini, L., Castellini, G., Galassi, F., & Ricca, V. (2022). Psychometric properties of the Italian version of the climate change worry scale. The Journal of Climate Change and Health, 6. https://doi.org/10.1016/j.joclim.2022.100140

Kaiser, F. G. (1998). A general measure of ecological behavior. Journal of Applied Social Psychology, 28(5), 395–422. https://doi.org/10.1111/j.1559-1816.1998.tb01712.x

Kaiser, F. G. (2020). GEB-50: General Ecological Behavior Scale. Leibniz-Institut für Psychologie (ZPID). https://doi.org/10.23668/psycharchives.4489

Kaiser, F. G. (2021). Climate change mitigation within the Campbell Paradigm: Doing the right thing for a reason and against all odds. COBEHA, 42, 70–75. https://doi.org/10.1016/j.cobeha.2021.03.024

Kaiser, F. G., Henn, L., & Marschke, B. (2020). Financial rewards for long-term environmental protection. Journal of Environmental Psychology, 68(2019). https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2020.101411

Kaiser, F. G., Wolfing, S., & Fuhrer, U. (1996). Environmental attitude and ecological behavior.

Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas.

Mathers-Jones, J., & Todd, J. (2023). Ecological anxiety and pro-environmental behaviour: The role of attention. Journal of Anxiety Disorders, 98(102745). https://doi.org/10.1016/j.janxdis.2023.102745

Palupi, T., & Sawitri, D. R. (2017). Hubungan antara sikap dengan perilaku pro-lingkungan ditinjau dari perspektif theory of planned behavior. Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 214–217.

Schultz, P. W. (2000). New environmental theories: Empathizing with nature: The effects of Perspective taking on concern for environmental issues. Journal of social issues, 56(3), 391-406. https://doi.org/10.1111/0022-4537.00174

Schultz, P. W., & Kaiser, F. G. (2012). Promoting pro-environmental behavior. In S. D.Clayton (Ed.), The Oxford handbook of environmental and conservation psychology (hal. 556–580). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199733026.013.0029

SDGs Bappenas. (n.d.). Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. SDGs Bappenas.

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. literasi media publishing.

Stewart, A. E. (2021). Psychometric properties of the climate change worry scale. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(494).

Sugiyono, S. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D Cetakan 17. Bandung: CV Alfabeta.

United Nations. (2025). The 17 Sustainable Development Goals. United Nations. https://sdgs.un.org/goals

Walhi. (2021). Kondisi Lingkungan Hidup di Indonesia di Tengah Isu Pemanasan Global. Walhi.


Article Statistic

Abstract view : 240 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 355 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 2 October 2024
Published : 31 October 2025

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Gita Irianda Rizkyani Medellu, Putri Devrina Syahrial, Rahmadianty Gazadinda, Sri Juwita Kusumawardhani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.