Perbedaan regulasi diri dalam belajar pada siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler di Banjarmasin

Kharisma Adipura(1*),Emma Yuniarrahmah(2),Sukma Noor Akbar(3)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(3) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v1i3.497

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian komparasi yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan regulasi diri dalam belajar berdasarkan perbedaan kelas dan jenis kelamin. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banjarmasin dan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Banjarmasin yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa skala regulasi diri dalam belajar. Hasil analisis data menggunakan Anava dua jalur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan regulasi diri dalam belajar pada siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler dan juga tidak ada perbedaan regulasi diri dalam belajar siswa berdasarkan jenis kelamin.

 

Keywords


Self Regulated Learning, Acceleration, Regular, Gender

References


Alsa, A. (2007). Keunggulan dan kelemahan program akselerasi di SMA.Tinjauan Psikologi Pendidikan. Diakses tangal 20 Februari 2013, dari URL http://mgb.ugm.ac.id

Azwar, S. (2010). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Hawadi, R. A. (2004). Akselerasi, a-z informasi program percepatan belajar dan anak berbakat intelektual. Jakarta: PT Grasindo.

Kompas . (2009). Peringkat Indonesia di HDI. Diakses pada tanggal 4 Juni 2013, dari http://nasional.kompas.com

Nurdiyanti, RP & Christiana, E. (2013). Pengaruh tingkat keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar siswa ditinjau dari perbedaan jenis kelamin siswa di sma. Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling 1(1). Surabaya: BK FKIP Universitas Negeri Surabaya. Diakses tanggal 30 Agustus 2013 dari http://ejournal.unesa.ac.id

Nurlisawati, D. (2008). Perbedaan self regulated learning antara siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler di bidang matematika. Skripsi, tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Diakses tanggal 13 Januari 2014, dari http://eprints.unika.ac.id

Septiani, D.D. (2013). Perbedaan tingkat motivasi berprestasi antara siswa kelas akselerasi dan siswa kelas reguler di sma negeri bertaraf internasional se-kota Malang. Skripsi, tidak diterbitkan. Malang:BK FKIP Universitas Negeri Malang. diakses tanggal 28 Agustus 2013, dari http//skripsi.fip.um.ac.id

Winarsunu, T. (2004). Statistika dalam penelitian psikologi dan pendidikan. Malang : UMM Press.

Wolters, C.A., Pintrich, P.R., dan Karabenick, S.A. (2003). Assesing academic self- regulated learning. Paper conference on indicators of positive development: child trends. Diakses tanggal 5 Mei 2013 dari http://childtrends.org

Yukselturk, E., Bulut, S.(2009). Gender differences in self regulated online learning environment. Educatioanal technology and society. Diakses tanggal 13 Januari 2014 dari http://www.ifets.info


Article Statistic

Abstract view : 1620 times
PDF views : 1133 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 16 May 2016
Published : 12 October 2016

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Kharisma Adipura, Emma Yuniarrahmah, Sukma Noor Akbar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.