Hubungan resiliensi dengan stres kerja pada karyawan Perusahaan Telekomunikasi di Kota Makassar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan stres kerja karyawan Divisi Access PT. Telkom Divisi Regional VII Makassar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 67 orang dengan menggunakan penelitian populasi. Instrumen yang digunakan adalah skala resiliensi dan skala stres kerja. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan korelasi Product Moment melalui program SPSS 16.00 for windows. Reliabilitas yang diperoleh untuk skala resiliensi sebesar 0,914, sedangkan untuk skala stres kerja sebesar 0,897. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan negatif antara resiliensi dengan stres kerja karyawan Divisi Access PT. Telkom Divre VII Makassar; 2) Tingkat resiliensi pada karyawan Divisi Access PT. Telkom Divre VII Makassar termasuk dalam kategori tinggi; 3) Stres kerja pada karyawan Divisi Access PT. Telkom Divre VII Makassar termasuk dalam kategori rendah.
Keywords
References
Anoraga, P. (2001). Psikologi Kerja. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya.
Ardiah, Ainul. (2003). Hubungan antara resiliensi ego dengan asertivitas untuk menolak rokok pada remaja. Skripsi (Tidak diterbitkan). Jogjakarta: Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia.
Brecht, G. (1996). Mengenal dan Menanggulangi Stres. Jakarta: PT. Prenhallindo.
Connor, K.M & Davidson, J.R.T. (2003). Development of a new resilience scale: the connor-davidson resilience scale (CD-RISC). Research Article of Depression and Anxiety. Vol. (18): 76-82. Wiley-Liss, Inc.
Diahsari, E.Y. (2001). Kontribusi stres pada produktivitas kerja. Indonesian Psychological Journal. Vol 16, No 4, 360-371.
Google. (2010). What Is Resilience ?. (Online). (http://www.resilience.org/ev.en.php). diakses 1 Oktober 2010.
Grotberg. (1995). A Guide To Promoting Resilience In Children: Strengthening the Human Spirit. Berlicum. Bernard Van Leer Foundation.
Grotberg. (1999). Tapping Your Inner Strength. Oakland: New Harbinger Publications.Inc.
Indrawati, R. (2005). Pengaruh beban kerja terhadap stress kerja karyawan bank rakyat indonesia cabang makassar. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Makassar: Jurusan Psikologi Universitas Negeri Makassar.
Kreitner, Robert, & Angelo, K. (2001). Organizational behaviour. Fifth Edition. New York: Mc. Graw Hill Book Company.Inc.
Mangkunegara, A, P. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Melianawati, Prihanto, F. X. S, & Tjahjoanggoro, A.J. (2001). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan kinerja karyawan. Indonesian psychological journal. Vol 17, No. 1, 57-62.
Muchlas, M. (1991). Stres dalam Lingkungan Kerja dan Cara-cara Penanggulangannya. Jogjakarta: Dian Nusantara.
Munandar. A.S. (2001). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: UI Press.
Nimran, U. (1997). Perilaku Organisasi. Surabaya: CV. Citra Media.
Reivich and Shatte. (2002). The Resilience Factor. New York: Broadway Books.
Sugiyono, (2007). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Widhiastuti, H. (2002). Studi meta-analisis tentang hubungan antara stres kerja dengan prestasi kerja: Jurnal Psikologi. No. 1, Vol 28-42.
Article Statistic
Abstract view : 3215 timesPDF views : 0 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 17 May 2016Published : 12 October 2016
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Rusdi Rusli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

