PERAN PERCEIVED RESTORATIVENESS TERHADAP ENVIRONMENTAL ATTITUDE PADA ANAK SEKOLAH DASAR

Johan Satria Putra(1*),Dania Dania(2),Fitri Arlinkasari(3)
(1) Fakultas Psikologi Universitas YARSI
(2) Fakultas Psikologi Universitas YARSI
(3) Fakultas Psikologi Universitas YARSI
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v5i3.5517

Abstract

Jumlah ruang terbuka hijau yang terus mengalami penurunan setiap tahunnya, dapat berdampak pada diri anak karena mereka akan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk mendapatkan paparan lingkungan alami. Salah satu manfaat yang dapat diperoleh anak ketika menghabiskan waktunya di lingkungan yang alami, adalah anak dapat mengalami perceived restorativeness. Perceived restorativeness dapat membantu anak untuk lepas dari kelelahan psikologis yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, serta mendorong sikap peduli anak terhadap lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived restorativeness terhadap environmental attitude pada anak sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa kelas 5 dari SD Negeri dan Sekolah Alam di Jakarta yang diambil menggunakan quota sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Perceived restorativeness Components Scale For Children (PRCS-C II) dan Children’s Environmental Perceptions Scale (CEPS). Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh hasil bahwa terdapat peran yang signifikan dari perceived restorativeness terhadap environmental attitude pada anak sekolah dasar, dengan kontribusi sebesar 7,5%.

Keywords


Perceived restorativeness, Environmental Attitude, Children

Article Statistic

Abstract view : 608 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 768 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 1 November 2018
Published : 30 December 2018

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Johan Satria Putra, Dania Dania, Fitri Arlinkasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.