BYSTANDER WARGA PINGGIRAN SUNGAI TERHADAP PERILAKU MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI DESA PEKAUMAN

Neka Erlyani(1*)
(1) Psychology Studies Program, Medical Faculty, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v5i3.5518

Abstract

Bystanderadalah fenomena sosial dimana semakin besar  jumlah  orang  yang  ada di  sebuah  tempat  kejadian, akan semakin kecil kemungkinan orang-orang tersebut membantu seseorang yang  sedang  berada dalam situasi darurat di tempat  kejadian  itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  gambaran bystander warga pinggiran sungai yang menghadapi situasi perilaku membuang sampah sembarangan di sungai dan sekitarnya. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam serta teknik observasi  non  partisipan yang dilakukan pada 2 orang subjek. Hasil penelitian adalah subjek satu  memiliki perilaku  bystander  karena merasa perilaku menjaga lingkungan adalah tanggungjawab pemerintah dan semua warga, sedangkan subjek dua tidak memiliki bystander karena kepedulian murni muncul dari dalam kemudian wujud peduli yaitu dengan menegur orang yang membuang sampah sembarangan di sungai.

Keywords


bystander, perilaku membuang sampah sembarangan

References


Robert A. B., Donn B, (2005)Psikologi Sosial Edisi Kesepuluh Jilid 2

Nurhidayat, Setyo Purwendro (2010) Mengolah Sampah Untuk Pupuk dan Pestisida Organik, Penebar Swadaya, jakarta.

Penny Liana,. Kajian Perilaku Masyarakat Membuang Sampah Di Bantaran Sungai Martapura Terhadap Lingkungan Perairan. Vol. 8 hlm. 117-126.

Sarlito w.S, (2009) Psikologi Sosial

Buhrani Y. (2016). “Sungai Martapura Tertutup Sampah”. Banjarmasin Post. 24 Januari 2016.


Article Statistic

Abstract view : 626 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 1735 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 1 November 2018
Published : 30 December 2018

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Neka Erlyani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.