Hubungan Weisbord Six Box Model dan employee engagement dengan kepuasan kerja karyawan

Kristiana Haryanti(1*),Kristiana Haryanti(2*),Lucia Trisni Widyaningtanti(3),Marieta Indriastuti(4)
(1) Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
(2) Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
(3) Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
(4) Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v7i1.8420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara aspek-aspek dalam weisboard six box model dan employee engagement dengan kepuasan kerja karyawan. Weisbord Six Box Model diukur melalui enam aspek, yaitu tujuan, struktur, reward, tata hubungan, kepemimpinan, dan mekanisme. Employee engagement diukur dengan menggunakan tiga aspek yaitu vigor, dedication dan absorption. Sedangkan kepuasan dibedakan menjadi dua aspek yaitu kepuasan kerja intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian ini dilakukan terhadap 304 karyawan yang bekerja di Semarang, Solo, Boyolali, Tegal, Cilacap dan Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survey online. Analisis regresi dan korelasi parsial digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan ada hubungan yang singnifikan antara aspek-aspek dalam weisboard six box model dan employee engagement dengan kepuasan kerja. Informasi terkait hasil analisis masing-masing variabel juga diberikan saran untuk melakukan perbaikan pada organisasi. 

Keywords


Kepuasan Kerja, Weisboard Six Box Model, Employee Engagement

References


Ali, R., dan Ahmed, M. S. (2009). The impact of reward and recognition programs on employee’s motivation and satisfaction: an empirical study. International Review of Business Research Papers, 5(4), 270-279.

Amabile, T. M., Hill, K. G., Hennessey, B. A., dan Tighe, E. M. (1994). The Work Preference Inventory: Assessing intrinsic and extrinsic motivational orientations. Journal of Personality and Social Psychology.66,950–967.

Baihaqi, M. F., dan Suharnomo, S. (2010). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap kepuasan Kerja dan Kinerja dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening (studi pada PT. Yudhistira Ghalia Indonesia Area Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Desiana, P.M.,dan Budi M. S. (2006). Pengaruh Role Stressor dan Persepsi Dukungan Organisasi (Perceived Organizational Support) terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen: Studi Kasus Asisten Dosen FEUI. Manajemen Usahawan Indonesia (5),22-35.

Donna, M.S. (1996), Increasing Employee Productivity,

Job Satisfaction and Organizational Commitment. Journal of Healthcare Services Administration. 41(2), 160-175.

Furham, A. E., dan Chamorro-Premusiz, T. (2009). Personality, Motivation and Job Satisfaction: Herzbergmeets the Big Five. Journal of Managerial Psychology.24(8),765-779.

Gallup. (2013). State of The Global Workplace: Employee Engagement Insights for Business

Leaders Worldwide. Gallup, Inc.

Hardiyansyah dan Firmansyah, A. (2017). AnalisisPengembangan Organisasimelalui Proses

Diagnosadengan Model Weisbord. Jurnal Daya Saing Ekonomi Manajemen Sumber Daya. 19(2).

Harter, J. K., Schmidt, F. L., & Hayes, T. L. (2002). Business-unit-level relationship between employee satisfaction, employee engagement, and business outcomes: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology. 87(2), 268.

Jones, M. D. (2006). Which is Better Predictor of Job Performance: Job Satisfaction or Life Satisfaction, Institute of Behavioral and Applied Management, Providence College.

Mccartney, W. W. (1978). The Effect of Organization Structure on Job Satisfaction Among Employees of Retail Firms in the Southeastern United States.

Muqoyyaroh, L. (2018). Pengaruh Reward terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PDAM Magetan. EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya,6(1), 95-101.

Saks, A.M. dan Gruman, J.A. (2014). What Do We Really Know About Employee Engagement? Human Resources Development Quarterly. 25(2).

Spector, P. E. (1997). Job satisfaction: Application, assessment, causes, and consequences. Thousand

Oaks, CA: SAGE.

Spector, P. E. (2008). Industrial and organizational psychology: Research and practice. Hoboken, NJ: John Wiley.

Sutrisno, E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Weisbord, M (1976). Organizational Diagnosis: Six Places to Look for Trouble with or without a Theory. Group & Organization Studies. 1(4 ), 430-440.

Wibowo, M. (2014). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Kandatel Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 16 (1).

Wilmar, B.S., dan Bakker, A.B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement: a multi-sample study. Journal of Organizational Behavior. 25, 293–315

Zaini et al. (2009). Relative influence of gender and working experience on job satisfaction of primary school teachers. The Primary School Educators. 1 (1), 86.


Article Statistic

Abstract view : 2381 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 1238 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 3 May 2020
Published : 3 May 2020

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Kristiana Haryanti, Kristiana Haryanti, Lucia Trisni Widyaningtanti, Marieta Indriastuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.