Pengembangan Tes Formatif Aritmatika Sosial Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan Konteks Lingkungan Lahan Basah
Abstract
Salah satu materi SMP kelas VII adalah aritmatika sosial. Materi ini sangat penting dijadikan sebagai bekal menjalani kehidupan di masyarakat dan melatih siswa untuk berpikir kreatif serta kritis dalam melaksanakan kegiatan jual-beli. Sejalan dengan kurikulum 2013, dimana kurikulum ini mendorong adanya keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pada pelaksanaannya tidak semua kemampuan HOTS dapat tersaji, dikarenakan kendala waktu pengerjaan dan kemampuan siswa. Selain itu, soal masih berkonteks lingkungan sekolah sehingga belum memuat konteks lahan basah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan tes formatif yang dapat mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dan kontekstual. Menghasilkan perangkat tes formatif berbasis HOTS materi aritmatika sosial dengan konteks lingkungan lahan basah yang valid menjadi tujuan dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model formative research yang diadaptasi dari Tessmer. Tahapan penelitian hanya dilakukan sampai tahap expert reviews dikarenakan kondisi pandemi Covid-19. Validasi dilakukan oleh tiga orang ahli. Hasil penelitian berupa 30 butir soal tes formatif pilihan ganda berbasis HOTS. Berdasarkan kevalidan tes formatif diperoleh skor rata -rata sebesar 3,49 dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Dengan demikian kriteria kevalidan tes formatif matematika pada materi aritmatika sosial berbasis HOTS untuk siswa SMP kelas VII dengan konteks lingkungan lahan basah dikatakan sangat valid.
Kata kunci: tes formatif, aritmatika sosial, HOTS, konteks lingkungan lahan basah
Abstract: One of the material for SMP class VII is social arithmetic. This material is very important as a provision to live life in society and train students to think creatively and critically in carrying out buying and selling activities. In line with the 2013 curriculum, this curriculum encourages Higher Order Thinking Skills (HOTS). In practice, not all HOTS abilities can be presented, due to time constraints and student abilities. In addition, the question is still in the context of the school environment so that it does not include the context of wetlands. To overcome these problems, formative tests are needed that can hone students' higher-order and contextual thinking skills. Generating a formative test kit based on HOTS social arithmetic material with a valid wetland environmental context is the goal of this research. The research method used is development research with a formative research model adapted from Tessmer. The research stage was only carried out until the expert reviews stage due to the Covid-19 pandemic. Validation was carried out by three experts. The results of the study were 30 items of the HOTS-based multiple choice formative test. Based on the validity of the formative test, an average score of 3.49 was obtained in terms of material, construction, and language. Thus, the criteria for the validity of the mathematical formative test on HOTS-based social arithmetic material for seventh grade junior high school students with the context of a wetland environment are said to be very valid.
Keyword: formative tests, social arithmetic, HOTS, wetland environmental context
Full Text:
PDFReferences
Adinawan, M. C. (2016). Matematika SMP/ MTs Jilid 1B Kelas VII Semester 2. Jakarta: Erlangga.
Alfiatin, A. L., & Oktiningrum, W. (2019). Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills Berbasis Budaya Jawa Timur Untuk Mengukur Penalaran Siswa SD. Indiktika: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 2(1), 1-30.
Aningsih, A. (2018). Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto Ditinjau Dari Prestasi Belajar. Bachelor Thesis. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto. Dipublikasikan.
Danaryanti, A., Hadi, S., & Karim. (2014). Pengembangan Materi Pembelajaran Matematika Berbasis Konteks Lahan Basah Untuk Mendukung Penerapan Kurikulum 2013. Banjarmasin: FKIP Pendidikan Matematika ULM.
Dewi, N. R., Adnyawati, N. S., & Masdarini, L. (2017). Penerapan pembelajaran berbasis lingkungan pada pembelajaran sinitasi higiene dan keselamatan kerja di SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi (SEMNASVOKTEK), 8(2), 284-294.
Fanani, M. Z. (2018). Strategi Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) Pada Kurikulum 2013. Journal of Islamic Religious Education (Edudeena), 2(1), 57-76.
Hasyim, A. (2016). Metode Penelitian dan Pengembangan di Sekolah. Bandar Lampung: Media Akademi.
Janah, S. N., & Purnami, S. (2015). Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Matematika Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Disertai Bola Pantai Bagi Siswa Kelas IV SDN Klagaran. Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 1(2), 98-103.
Kemendikbud. (2017). Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Maulina, N. D. (2020). Pengembangan Soal Pilihan Ganda Berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) Pada Materi Perbandingan dan Aritmatika Sosial Untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Banjarbaru. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Tidak dipublikasikan.
Nugroho, R. (2018). HOTS (Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi: Konsep, Pembelajaran, Penilaian, Dan Soal-Soal). Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Pasani, C. F., Danaryanti, A., & Amelia, R. (2020). Penilaian Pembelajaran Matematika Pengelolaan Penilaian yang Holistik. (M. Yamin, Ed.) Malang: Inteligensia Media.
Riyani, R., Maizora, S., & Hanifah. (2017). Uji Validitas Pengembangan Tes Untuk Mengukur Kemampuan Pema¬haman Relasional Pada Materi Persamaan Kuadrat Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah, 1(1), 60-65.
Saptaningrum, Y. (2015). Upaya Mening-katkan Motivasi Siswa Melalui Pembelajaran Problem Possing Pada Materi Aritmatika Sosial Di Kelas VII Di SLTP Islam Hasanuddin Kesamben Blitar Tahun Pelajaran 2007/ 2008. Skripsi. IAIN Tulungagung, Tulungagung. Dipu¬bli¬kasikan.
Sari, A. M., Susanti, N., & Rahayu, C. (2018). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Aritmatika Sosial Kelas VII. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 4(2), 61-68.
Tohir, M. (2019). Hasil PISA Indonesia tahun 2018 turun dibanding tahun 2015. OSF Preprints, 2(1), 1-2.
Wulandari, S., Hajidin, & Duskri, M. (2020). Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Materi Aljabar di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Didaktik Matematika, 7(2), 200-220.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/edumat.v10i1.12927
Article Metrics
Abstract view : 666 timesPDF - 761 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
Indexed by:

EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika is licenced under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 Internasional.













.jpg)






