PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI SERBUK GERGAJI KAYU ULIN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINYAK GORENG BEKAS

Hesti Wijayanti, Harmin Nora, Rajihah Amelia

Abstract


Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan arang aktif dari serbuk gergaji kayu ulin dalam proses adsorpsi minyak goreng bekas. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui waktu adsorpsi yang paling baik diantara range waktu yang digunakan untuk proses adsorpsi minyak goreng bekas dengan menggunakan arang aktif dari serbuk gergaji kayu ulin. Arang aktif dibuat dengan membakar serbuk gergaji kayu dan diaktivasi menggunakan ZnCl2 0,1 N. Arang aktif yang diperoleh digunakan untuk mengadsorpsi minyak goreng bekas dengan variasi jumlah arang sebanyak 5, 10 dan 15 gram. Selanjutnya minyak goreng bekas dan arang aktif yang sudah dicampurkan dalam Erlenmeyer tersebut diadsorpsi dengan variasi waktu 40, 60 dan 80 menit menggunakan shaker. Setelah disaring, minyak goreng bekas tersebut dianalisa angka asam, bilangan peroksida dan bilangan penyabunannya.Hasil penelitian yang didapatkan yang mememenuhi standar SNI 01- 3741-2002 dan hasil yang paling bagus adalah dengan berat arang aktif 15 gram dan dengan lama waktu pengadukan selama 80 menit. Dengan nilai angka asam sebesar 0,224 mgKOH/gram, bilangan peroksida sebesar 10 mg eq/gram, sedangkan untuk bilangan penyabunan yang memenuhi standar adalah dengan arang aktif 10 gram dan lama waktu pengadukan 40 menit yaitu sebesar 200,09 mg KOH/gram.

 

Keywords : adsorpsi, minyak goreng bekas, arang aktif

 

Abstract - This research conducted to investigate the ability of activated carbon from sawdust ulin wood for waste cooking oil adsorption and to get the best adsorption time from the used time range in this research. Activated carbon was gotten by carbonizing sawdust before activated it with 0.1 N ZnCl2. This activated carbon was used in adsorption waste cooking oil with weight variation of 5,10 and 15 gram that put into shaker for  40, 60 and 80 minute adsorption. After being filtered, this proceeded waste cooking oil would be analyzed in order to measure acid number, peroxide number and saponification number.

As the result, the best dose for adsorption regarding SNI 01- 3741-2002 standard was 15 gram activated carbon in 80 minute adsorption which gave acid number was 0,224 mgKOH/gram, peroxide number was 10 mg eq/gram while the best dose to get saponification number that meet SNI 01- 3741-2002 standard was 10 gram in 40 minute adsorption which gave 200,09 mg KOH/gram.

 

Keywords: adsorption, waste cooking oil, activated carbon

Full Text:

PDF

References


Danarto dan Saman. 2005, “Pengaruh Aktivasi Dari Sekam Padi Proses Adsorbsi Logam Cr(VI)”, http://suaramerdeka.com/v1/Index.php/read/news/2010/01/06/43780

diakses tanggal 10 September 2011

Faradina, E. dan Setiawati, N., 2010, “ Regenerasi Minyak Jelantah Dengan Proses Bleaching Menggunakan Adsorben Arang Aktif’, Laporan Penelitian Teknik Kimia Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

Herlina,N.,“LemakdanMinyak”, http://library.usu.ac.id/download/ft/tkimi netti.pdf./ diakses 10 Nopember 2011

Ketaren, 1986, “Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan”, Edisi 1, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Pari, G.,Nuhyati, T dan Hartoyo, 2000, “Kemungkinan pemanfaatan arang aktif kulit kayu untuk pemurnian minyak kelapa sawit”, Buletin Penelitian Hasil Hutan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan.Bogor.

Pari, G., 2006, “Arang aktif Serbuk Gergaji Kayu Sebagai Bahan Adsorben Pada Pemurnian Minyak Goreng bekas”, Jurnal Penelitian Hasil Hutan, Vol. 24(4).

Perkins, 1967, “Pelatihan Pemurnian Minyak Goreng Bekas”, http://www.pelatihan-pemunian-minyak_goreng_bekas.html

diakses tanggal 10 September 2011

SNI 01-3741-2002 Dewan Mutu Minyak Goreng. Jakarta.

Sudarmadji, S., 1989, “Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian’, Liberty Yogyakarta.

Suseno, 2007, “Optimalisasi proses Adsorpsi Minyak Goreng Bekas dengan Adsorben Zeolit Alam”, Jurnal Kimia dan Teknologi, Program Sudi Analis Kimia, Fakultas Teknik , Universitas Setia Budi.

Wenti, Arum.W dan Alinda F.R., 2009, ”Peningkatan Kualitas Minyak Goreng Bekas Dari Kfc Dengan Menggunakan Adsorben Karbon Aktif”, Jurusan teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro : Semarang

Wijaya, S., dkk., 2005, “Pengolahan Minyak Goreng bekas”, Trubus Agrisarana, Surabaya.

Wijayanti, R., 2009, “Arang Aktif dari Ampas Tebu Sebagai Adsorben pada Pemurnian Minyak Goreng Bekas”, Skripsi, Bogor, Institur Pertanian Bogor.

Winarno, F.G., 1986, “Kimia Pangan dan Gizi”, PT.Gramedia, Jakarta

Yuliana, dkk., 2008, “Penggunaan Adsorben untuk mengurangi Kadar Free Fatty Acid, Peroxide Value dan Warna Minyak Goreng bekas”, Jurnal Teknik Kimia Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/k.v1i1.106

Article Metrics

Abstract view : 282 times
PDF - 207 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:
                  
 
       

  OAI 2.0 Request Results

 
 
 
 
Konversi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

free
web stats View My Stats