IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI MARTAPURA KALIMANTAN SELATAN

Rusdiyana Rusdiyana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana  implementasi pendekatan saintifik dalam membentuk karakter  siswa sekolah Dasar di Martapura Kalimantan Selatan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Desain Penelitian adalah deskriptif yaitu deskripsi tentang implementasi pendekatan saintifik dalam membentuk karakter  siswa sekolah Dasar di Martapura Kalimantan Selatan. Populasi penelitian adalah semua guru Sekolah Dasar kota Martapura.Sampel penelitian 24 orang  guru negeri di 4 Sekolah Dasar yang sudah menerapkan kurikulum 2013 sebagai wakil seluruh guru SD  Kota Martapura.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi.Instrumen angket tentang implementasi pendekatan saintifik dalam membentuk karakter  siswa sekolah Dasar. Observasi dengan cara visiting Class dilakukan sampling pada beberapa guru SD untuk memvalidasi dan memverifikasi hasil  angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian implementasi pendekatan saintifik dalam membentuk karakter siswa Sekolah Dasar di Martapura diperoleh rata-rata 82,53 dengan kategori baik. Hasil observasi pada 4 orang guru diperoleh skor rata-rata pendekatan saintifik sebesar 87,50 dengan kategori baikdan hasil observasi pada 4 kelas diperoleh skor rata-rata karakter siswa  sebesar 82,64 dengan kategori baik.

Kata kunci :pendekatan saintifik, membentuk karakter, siswa Sekolah Dasar


References


Adisusilo, Sutarjo. (2014). Pembelajaran Nilai-Karakter. Yogyakarta : PT Rajagrafindo Persada.

Arikunto, Suharsini. (2010). Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktek. Ed.Revisi V. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Anderson, L. W. & Krathwhol, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. Addison Wesley Longman, Inc.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta:Depdiknas.

Badan Penelitian dan Pengembangan (2010). Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan nilai-nilai Budaya untuk membentuk daya saing dan karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Budiyanto, Waluyo & Mokhtar. (2016). Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran di Pendidikan Dasar di Malang. Prosiding Seminar Nasional Biologi, ISBN:2528-5742, Vol 13 (1):46-51.

Carin dan Bass. (2007). Teaching Science As Inquiry, New Jersey: Merril Prentice Hall

Depdiknas. (2003). Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : Dirjen Dikdasmen.

Dyer, J., Gregersen, H. & Christensen, C.M (2011). The Innovator’s DNA: Mastering The Skills of Disruptive Innovators. Boston, Havard Bussiness School Publising.

Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan kualitatif. PT. Raja grafindo Persada, Jakarta.

Hadi, Sutrisno. (2009). Metode Research. Jilid III. Yogyakarta : UGM Press

Kemendikbud.(2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses. Jakarta.

Machin, A. (2014). Implementasi pendekatan saintifik, penanaman karakter dan konservasi pada pembelajaran materi pertumbuhan. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, Vol. 3 (1) : 28-35.

Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003, tentang Tujuan Pendidikan Nasional.

Poerwadarminta, W.J.S. (2008).Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka, Jakarta

Rusdiyana. (2016). Efikasi Guru Menerapkan Pendekatan Saintifik.Jurnal Pahlawan,Vol.9(2):1-10.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan kuantitatif, kulitatif dan R & D. Alfabeta. Bandung

Suyanto, Bagong. (2011). Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan. Kencana.Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.