Struktur Pendapatan Rumah Tangga Petani Karet di Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar
Abstract
Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui struktur pendapatan rumah tangga petani karet yang ada di Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar baik yang bersumber dari kegiatan on-farm, off-farm maupun non-farm. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber pendapatan nyata petani hanya dari kegiatan on-farm yaitu bersumber dari usahatani karet dan usahatani padi. Pendapatan rata-rata usahatani karet sebesar Rp 22.394.429,- per tahun, dan pendapatan rata-rata usahatani padi sebesar Rp 2.864.700,- per tahun. kontribusi pendapatan dari usahatani karet masih penyumbang terbesar pendapatan rumah tangga petani yaitu sebesar 89%. Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya pendapatan rumah tangga petani karet adalah luas lahan, jumlah pohon yang telah menghasilkan, dan jumlah anggota rumah tangga petani.
Kata kunci : pendapatan on-farm, off-farm dan non-farm
Full Text:
PDFReferences
Arsyad. 1999. Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta
Badan Pusat Statistik. 2019. Kabupaten Banjar Dalam Angka 2019. Jakarta
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2007. Pedoman Umum Program Revitalisasi Perkebunan (Kelapa Sawit. Karet dan Kakao). Direktorat Jenderal Perkebunan: Departemen Pertanian. Jakarta, 19-20
Indyah. 2004. Tanaman Karet Bermanfaat untuk Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan. IPB, Bogor
Sajogyo. 1997. Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan. LPSB- IPB, Bogor
Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Walpole, Ronald E. 1995. Pengantar Statistika. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i3.1318
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



