Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Kelapa Sawit Swadaya di Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru

Aminullah Aminullah, Hartoni Hartoni

Abstract


Perkebunan kelapa sawit berperan penting dalam perekonomian Indonesia sebagai penyedia lapangan kerja dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Kotabaru, khususnya Kecamatan Pamukan Utara, merupakan sentra produksi kelapa sawit terbesar dengan kontribusi mencapai 25,5% dari total produksi kabupaten. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, petani kelapa sawit swadaya menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan harga, keterbatasan akses modal, serta tantangan alokasi tenaga kerja dan pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis curahan tenaga kerja, sumber pendapatan, dan pengeluaran konsumsi rumah tangga petani sawit swadaya di Kecamatan Pamukan Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Mulyoharjo, Desa Harapan Baru, dan Desa Kalian, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Random Sampling , yang melibatkan 70 rumah tangga petani sawit swadaya dari populasi 233 rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curahan tenaga kerja rumah tangga petani sawit swadaya terdiri dari 60,86 HKO/bulan untuk on-farm , 11,36 HKO/bulan untuk off-farm , dan 11,71 HKO/bulan untuk non-farm , dengan total 84,67 HKO/bulan. Pendapatan rumah tangga petani sawit swadaya diperoleh dari usahatani sebesar Rp4.160.928/bulan, off-farm sebesar Rp1.167.857/bulan, serta pendapatan non-farm sebesar Rp1.032.142/bulan, sehingga total pendapatan mencapai Rp6.360.928/bulan. Pengeluaran rumah tangga petani sawit swadaya terdiri dari pengeluaran pangan sebesar Rp2.233.731/bulan dan pengeluaran non-pangan sebesar Rp1.200.424/bulan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara curahan tenaga kerja, pendapatan, dan pengeluaran sangat berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi petani sawit swadaya.

Full Text:

PDF

References


Azis, Y., Hartoni, H., Shafriani, K. A., & Gogoi, J. (2024). Analysing of financial literacy among self-owned oil palm farmers in the tidal land environment of Barito Kuala Regency , South Kalimantan. Journal of Agricultural Socio-Economics, 5(2), 118–126.

Badan Pusat Statistik. (2024). Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2024. BPS Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Selatan

Hartoni, Zakiah, A., Shafriani, K. A., & Nisa, A. F. (2024). Dampak perubahan iklim terhadap pendapatan petani padi di lahan pasang surut dalam penyediaan pangan rumah tangga. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 9(3), 693–701.

Mudatsir, R. (2021). Analisis pendapatan rumah tangga dan tingkat kesejahteraan petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah. Jurnal Tabaro, 5(1), 508–516.

Rahayu, S. I., Salawati, U., & Husaini, M. (2019). Analisis pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Batu Ampar , Kabupaten Tanah Laut. Frontier Agribisnis, 3(3), 131–138.

Sefrian, A., Safrika, A., & Atikah, Q. (2024). Analisis pendapatan dan tingkat kesejateraan rumah tangga petani kelapa sawit di Desa Sumber Bakti Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 8(1), 1–12.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Administrasi dilengkapi Metode R&D. Alfabeta, Bandung

Sujarweni, V. W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Pustaka Baru Press, Yogyakarta

Sukirno, S. (2015). Ekonomi Makro: Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers, Jakarta




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v9i2.15796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Frontier Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis