Dampak Ketiadaan Kelompok Tani terhadap Keberlanjutan Usahatani Tanaman Pangan Multimomoditas di Desa Padaasih

Eza Restu Maha Suci, Najwa Alya Syakira, Sevia Maharani

Abstract


Kelompok tani berperan strategis sebagai kelembagaan petani dalam mendukung akses terhadap sarana produksi, permodalan, penyuluhan, dan jaringan pemasaran. Namun demikian, sebagian petani masih menjalankan usahatani tanaman pangan secara mandiri tanpa keterlibatan dalam kelompok tani. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ketiadaan kelompok tani terhadap keberlanjutan usahatani tanaman pangan multikomoditas di Desa Padaasih, ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tiga petani yang mengelola usahatani multikomoditas secara mandiri dan tidak terafiliasi dengan kelompok tani, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan kelompok tani berdampak negatif pada ketiga aspek keberlanjutan usahatani. Dari aspek ekonomi, petani menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana produksi, permodalan formal, dan jaringan pemasaran, yang mengakibatkan rendahnya efisiensi usaha dan ketidakstabilan pendapatan. Dari aspek sosial, kondisi tersebut memperlemah kerja sama antar petani, membatasi pertukaran informasi dan pembelajaran kolektif, serta menurunkan modal sosial komunitas tani. Dari aspek lingkungan, pengelolaan lahan dan penggunaan input pertanian yang dilakukan secara individual dan tidak terkoordinasi berpotensi menurunkan kualitas sumber daya lahan dalam jangka panjang. Kelompok tani berperan penting dalam mendukung keberlanjutan usahatani tanaman pangan multikomoditas. Penguatan kelembagaan kelompok tani perlu diprioritaskan sebagai strategi untuk meningkatkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan usahatani di Desa Padaasih.

Keywords


Farmer groups; sustainability; multicommodity farming; food crops

Full Text:

PDF

References


Ahmed, M. H., & Mesfin, H. M. (2017). The impact of agricultural cooperatives membership on the wellbeing of smallholder farmers: empirical evidence from eastern Ethiopia. Agricultural and Food Economics, 5(6), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s40100-017-0075-z

Badan Pusat Statistik. (2023). Hasil Sensus Pertanian 2023. https://sensus.bps.go.id/main/index/st2023

Bizikova, L., Nkonya, E., Minah, M., Hanisch, M., Turaga, R. M. R., Speranza, C. I., ... & Timmers, B. (2020). A scoping review of the contributions of farmers’ organizations to smallholder agriculture. Nature Food, 1(10), 620-630. https://doi.org/10.1038/s43016-020-00164-x

Damayanti, N., Humaidi, E., Irawati, L., & Anggraini, N. (2024). Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Anggota Dan Non Anggota Kelompok Tani Di Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur. Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan, 2(2), 79-85. https://doi.org/https://doi.org/10.25181/jumaat.v2i2.3824

Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2017). Sustainable agriculture for biodiversity. FAO. https://www.fao.org/3/i6602e/i6602e.pdf

Gabriella, E., Satmoko, S. R., & Mardiningsih, D. (2020). Pengaruh peran kelompok tani terhadap kohesivitas di kelompok tani tranggulasi desa batur, kecamatan getasan, kabupaten semarang. SOCA (Journal on Social Economics of Agriculture), Universitas Udayana, 14(1), 1-12. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/SOCA.2020.v14.i01.p03

Hapsari, H., Rasmikayati, E., Karuniawan, A., & Saefuding, R. B. (2019) Karakteristik Petani dan Profil Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Sosiohumaniora – Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora, 21(3), 247-255.

He, Y., & Chen, Y. (2024). The Impact of agricultural cooperatives on farmers’ agricultural revenue: evidence from rural China. Sustainability, 16(24), 10979. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/su162410979

Jaya, M. N., Sarwoprasodjo, S., Hubeis, M., & Sugihen, B. G. (2017). Tingkat keberdayaan kelompok tani pada pengelolaan usahatani padi. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 1–12. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jupe/article/view/15903

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/PERMENTAN/SM.050/12/2016 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Newsletter satu data pertanian edisi Januari 2023. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/NL_JANUARI_2023.pdf

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications.

Nikoyan, A., Abdullah, S., & Rahmayanti, M. (2021). Kemitraan Kelompok Tani dan Pedagang dalam Pemasaran Sagu di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Indonesia. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis), 6(6), 197-200. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37149/jia.v6i6.19549

Silviana, F., Nurmayasari, I., Yanfika, H., & Rangga, K. K. (2023). Partisipasi Anggota Kelompok Tani terhadap Keberlanjutan Usahatani Padi Sehat di Desa Rejo Asri Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 5(2), 149-158. https://doi.org/10.23960/jsp.vol5.no2.2023.148

Suwali, S. (2025). Peran Kelembagaan Petani dalam Meningkatkan Daya Saing Rantai Pasok Beras di Era Digitalisasi Pertanian. Kubis, 5(02), 122-138.

Tafarini, M. F., Purba, K. F., Yuliani, M. T., Wardani, A., Kaila, A. F., Marpaung, K. Z., & Nabila, V. (2025). Persepsi Peran Kelompok Tani Dalam Sektor Agribisnis Terhadap Pendapatan Petani Di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Agri Sosial Dan Ekonomi, 5, 1079-1088.

Untari, F. D., Sadono, D., & Effendy, L. (2022). Partisipasi anggota kelompok tani dalam pengembangan usahatani hortikultura di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 87-104. https://doi.org/10.25015/18202236031

Widyastuti, A. K., Imelda, M., Dinar., & Umyati, S. (2023). Analisis Efisiensi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Usahatani Ubi Jalar ( Ipomoea batatas L.) Di Kelompok Tani Tunas rahayu Desa Sukaperna Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka. Journal of Sustainable Agribusiness, 2(1).

Wossen, T., Abdoulaye, T., Alene, A., Haile, M. G., Feleke, S., Olanrewaju, A., & Manyong, V. (2017). Impacts of extension access and cooperative membership on technology adoption and household welfare. Journal of rural studies, 54, 223-233.

Yuliani, E., & Darusman, D. (2022). Peran kelompok tani dalam pengembangan usahatani hortikultura. Jurnal Agribisnis Terpadu, 15(2), 101–112. https://jurnal.unigal.ac.id/agroinfogaluh/article/download/7280/pdf




DOI: https://doi.org/10.20527/fag.v10i1.18134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Frontier Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis