Analisis Usahatani dan Viabilitas Finansial Petani Padi di Desa Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar

Muhammad Maulana, Hairin Fajeri, Muhammad Fauzi

Abstract


Pendapatan berkaitan dengan penilaian sejauh mana kondisi usaha yang dijalankan berdasarkan kelayakan, hal ini juga terkait dengan teori viabilitas. Viabilitas finansial ialah proses terintegrasi, meliputi laporan keuangan, rancangan bisnis, dan semua informasi yang mendukung penghitungan viabilitas finansial, terlepas dari apakah perusahaan dapat bertahan kedepannya. Penelitian bertujuan menganalisis pendapatan bersih usahatani, menganalisis kelayakan dan menganalisis viabilitas finansial petani padi di Desa Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Pemilihan daerah penelitian dilakukan survei dengan mempertimbangkan permasalahan yang ada. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil yaitu 10 persen dimana populasi sampel 323 maka yang diambil 10 persen berjumlah 32 responden dengan acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan bersih dari usahatani padi sebanyak Rp 23.342.511,19/tahun dan untuk analisis kelayakan R/C ratio dengan nilai rata-rata sebesar 2,20 serta dikatakan layak untuk dilanjutkan usahatani padi sedangkan perhitungan analisis kelayakan menggunakan B/C ratio dengan nilai rata-rata sebesar 1,20 dan dapat dikatakan layak dari manfaat yang diterima. Untuk hasil tujuan ketiga viabilitas finansial petani padi dalam satu tahun, tergolong viabel. Dengan jumlah rata-rata penerimaan Rp 53.284.687,50/tahun dan mampu menutupi biaya produksi Rp 18.110.926,25/tahun serta biaya konsumsi Rp 24.358.875,00/tahun. Sedangkan untuk rata-rata viabilitas finansial sebesar Rp 10.814.886,19/tahun


Full Text:

PDF

References


Ainsworth dan Danies. 2010. Analisis Viabilitas Finansial Pertanian. Jakarta: Penebar Swadaya.

Arikunton, S. 2010. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. 2019. Kabupaten Banjar Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. UI Press. Jakarta.

Saragih, B. 2001. Keynote Address Ministers of Agriculture Government of Indonesia. 2nd National Workshop On Strengthening The Development And Use Of Hibrid Rice In Indonesia. e-J. Agrotekbis 5(2) : 212-221.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i2.6001

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis