Tingkat Adopsi Inovasi Petani terhadap Teknologi Budidaya Kacang Tanah di Desa Belangian, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar

Irpansyah Irpansyah, Suprijanto Suprijanto, Yudi Ferrianta

Abstract


Masalah utama dalam pengembangan komoditas pertanian termasuk kacang tanah adalah sistem penerapan inovasi teknologi, Selain itu produktivitas kacang tanah saat ini sangat rendah karena penggunaan benih dan teknologi prapanen dan pasca panen yang sederhana. Kendala lainnya, petani masih menggunakan teknologi tradisional yang tidak memperhatikan teknologi spesifik yang dikehendaki oleh tanaman kacang tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi petani terhadap teknologi budidaya kacang tanah di Desa Belangian, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar dengan menggunakan metode survei. Pengambilan contoh dilakukan dengan cara bertahap (multiple stage sampling): (1) menentukan desa tempat penelitian, ditentukan dengan cara metode sengaja (purposive method sampling), (2) menentukan jumlah sampel petani kacang tanah, ditentukan dengan cara acak sederhana (simple random sampling) sedangkan analisis yang digunakan adalah data kualitatif. Data tersebut menggunakan skoring dan persentase untuk mendapatkan tingkat adopsi inovasi petani yang mana tiap variabel data diolah menggunakan kelas bertingkat sebanyak 3 kelas, yaitu rendah, sedang dan tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil perhitungan tingkat adopsi inovasi petani terhadap teknologi budidaya kacang tanah secara umum berada pada kategori sedang (belum mamadai/optimal) dengan kriteria 55,56% ≤ TAI < 77,78% dan persentase sebesar 66,13%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa yang selama ini dilakukan oleh petani di Desa Belangian mengenai teknologi budidaya kacang tanah belum sepenuhnya diterapkan.

Kata kunci: inovasi, adopsi inovasi, teknologi, kacang tanah.


Full Text:

PDF

References


Eliza, 2002. Penerapan Beberapa Cara Penyiapan Lahan Pada Budidya Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Dengan Beberapa Dosis Pemupukan Nitrogen [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Fatah, L. 2006. Dinamika Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Pustaka Banua. Banjarmasin.

Mosher, A. T. 1981. Menggerakkan dan Membangun Pertanian: Syarat-Syarat Pokok Pembangunan dan Moderisasi. Yasaguna. Jakarta.

Samsudin, U. S. 1982. Dasar-Dasar Penyuluhan dan Modernisasi Pertanian. Binacipta. Bandung.

Soekartawi, 2005. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Universitas Indonesia. Jakarta.

Sulistianti, T. 2006. Peranan Informasi Pertanian Media Cetak Dalam Penerapan Usahatani Sayur-sayuran Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Fakultas Pertanian. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru

Suprijanto, 2015. Metode Penelitian Sosial. Teori dan Aplikasinya Edisi 2. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin: Citra Indah




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v1i1.765

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis