Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor Produksi terhadap Produksi Padi Unggul di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar

Ambiya Noor, Muhammad Husaini, Abdullah Djafar

Abstract


Usahatani padi sawah merupakan usahatani yang banyak dilakukan oleh masyarakat Kalimantan selatan. Padi sawah merupakan komoditi penting. Untuk meningkatkan produktivitas padi sawah, maka digunakan varietas padi unggul. Salah satu varietas unggul yang bisa ditanam di lahan rawa lebak dangkal dan beririgasi adalah varietas Ciherang. Dalam berusahatani padi sawah terdapat keterbatasan biaya dan jumlah input yang menjadi permasalahan yang dialami oleh petani. Untuk itu petani harus efisien dalam penggunaan input dan biaya. Tujuan dari penelitian ini pertama, untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor lahan, tenaga kerja, pupuk anorganik, benih dan insektisida terhadap produksi. Kedua, untuk mengetahui ifaktorl iinefisiensi rteknis, umurl, pengalamanl berusahatani padi unggul, jumlah tanggungan dan lama pendidikan yang berpengaruhi iterhadap inefisiensil teknis usahatanil padi sawah varietas Ciherang. Ketiga, tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi dari penggunaan faktor-faktor produksi. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder.  Jumlah sampel sebanyak 30 orang petani responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi padi Ciherang dengan metode OLS adalah faktor lahan dan benih dengan koefisien masing-masing sebesar 0,679 dan 0,343. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi batas (frontier) adalah lahan, tenaga kerja, benih dan insektisida dengan koefisien sebesar 0,644, 0,323, 0,348 dan 0,231. Faktor umur dan tingkat pendidikan berpengarruh negatif terghadap inefisiensi teknis dengan koefisien masing-masing sebesar 0,026 dan 0,106 sedangkan pengalaman berusahatani padi unggul berpengaruh positif, dengan koefisien sebesar 0,039. Petani yang mencapai tingkatk efisiensi teknis sebanyak 40%, efisiensi alokatifg sebanyak 3% dan efisiennsi ekonomii tidak ada yang mencapai tingkat efisiensi. Sehingga secara keseluruhan usahatani padi Ciherang di Desa Penggalaman belum efisien.

Kata kunci: efisiensi ekonomi, faktor produksi, inefisiensi teknis, MLE, OLS

Full Text:

PDF

References


Nahraeni, W. 2012. Disertasi efisiensi dan nilai keberlanjutan usahatani sayuran dataran tinggi di Provinsi Jawa Barat. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

O’brien, R.M. 2007. A caution regarding rules of thumb for variance inflation factors. Jurnal Quality and Quantity. Department of Sociology, University of Oregon, Eugene, 41: 673-690

Rifiana & S. Ikhsan. 2016. Pengukuran keefisienan teknis usaha tani padi sawah di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah 2016. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i2.782

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis