Social Interaction Sasirangan Traders Village in The City of Banjarmasin as a Learning Resources on Social Studies

Jumriani Jumriani, Bambang Subiyakto, Syaharuddin Syaharuddin

Abstract


“Kampung Sasirangan” predikat yang dilekatkan kepada Kelurahan Seberang Mesjid kota Banjarmasin karena dikembangkannya Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang industri kain sasirangan. Kain ini merupakan jenis batik khas Banjar. Interaksi sosial yang berlangsung selama proses produksi, distribusi dan konsumsi kain sasirangan di kampung ini menjadi perhatian untuk diteliti karena berfungsi strategis bagi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan interaksi sosial yang berlangsung di Kampung Sasirangan terkait dengan aktivitasnya di sektor industri kain sasirangan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dari wawancara, observasi dan studi dokumen. Subyek penelitian adalah para pengrajin, pedagang, distributor, pembeli dan guru IPS. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, members check, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dari para pelaku usaha di Kampung Sasirangan terjadi antara pengrajin, pekerja, pedagang, pembeli dan pemerintah. Beberapa aspek interaksi sosial para pelaku yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi IPS di antaranya materi tentang “kegiatan ekonomi”, “sifat dan bentuk interaksi sosial di masyarakat”, dan “fungsi dan peran lembaga ekonomi di dalam mengelola keragaman sosial budaya”, hingga tentang “kerjasama di bidang ekonomi”. Pemanfaatan Kampung Sasirangan sebagai sumber pembelajaran IPS sangat bermakna bagi peserta didik karena berpotensi penguatan jati diri bangsa.


Keywords


social interaction, production and distribution, Kampung Sasirangan, social studies learning resources.

Full Text:

PDF

References


Abdulsyani. (2012). Sosiologi Skematika Teori dan Terapan (4th ed.). Jakarta: Bumi Aksara.

Adawiyah, W. R. (2013). Faktor Penghambat Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM): Studi di Kabupaten Banyumas. Sustainable Competitive Advantage (SCA), 1(1). Retrieved from http://jp.feb.unsoed.ac.id/index.php/sca-1/article/view/134

Al Muchtar, S. (2000). Epistimologi Pendidikan Ilmu Sosial. Gelar Pustaka Mandiri.

Artiningsih, D. W. (2011). Hubungan Nilai-Nilai Pribadi Pengusaha, Strategi Bisnis terhadap Kinerja Pengrajin Sasirangan di Banjarmasin. Jurnal Aplikasi Manajemen, 9(3), 1083–1089.

Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin. (n.d.). Kota Banjarmasin dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin.

Gaffar, A. (1991). Hubungan Patron Client dan Konsekuensinya terhadap Lahirnya Pengusaha Indonesia. Jurnal UNISIA, 10(4), 83–90.

Hutama, F. S. (2016). Pengembangan Bahan Ajar IPS Berbasis Nilai Budaya Using Untuk Siswa Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 5(2), 113–124. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8359

Juliprijanto, W., Sarfiah, S. N., & Priyono, N. (2017). DISKRIPSI DAN PERMASALAHAN PELAKU USAHA KECIL MENENGAH (UKM) (Studi Kasus UKM di Desa Balesari, Kecamatan Windusari). Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 2(1), 77–90. https://doi.org/10.31002/rep.v2i2.224

Kristiningtyas, W. (2012). EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL DITINJAU DARI KONSEP GEOGRAFI, INTERAKSI SOSIAL DAN PERILAKU PRODUSEN-KONSUMEN. Journal of Educational Social Studies, 1(2). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess/article/view/745

National Council For Sosial Studies (NCSS). (1994). Curriculum Standars For Social Studies: Expectations Of Excellence. Washington: National Council For Sosial Studies (NCSS).

Putra, M. R. A. (2011). Analisis peranan industri kain sasirangan terhadap perekonomian kota Banjarmasin dan strategi pengembangannya (periode 2005-2009). Retrieved from http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51286

Soekanto, S. (2014). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif (Cetakan Ke 8). Bandung: Alfabeta.

Sumaatmadja, N. (2007). Konsep Dasar IPS. Jakarta: Universitas Terbuka.

Syaefuddin, F. (2013). Implementasi program one village one product (ovop) dalam rangka pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (umkm) (Studi Kasus di Kampung Wisata Batik Kauman Kota Surakarta). Retrieved from https://digilib.uns.ac.id/dokumen/35147/Implementasi-program-one-village-one-product-ovop-dalam-rangka-pemberdayaan-usaha-mikro-kecil-menengah-umkm-Studi-Kasus-di-Kampung-Wisata-Batik-Kauman-Kota-Surakarta

Travel and Tourism Competitiveness Report 2017—Reports—World Economic Forum. (n.d.). Retrieved December 31, 2019, from http://reports.weforum.org/travel-and-tourism-competitiveness-report-2017/industry-trends/

Abbas, Ersis Warmansyah. 2014. Kurikulum Pendidikan IPS Berbasis Pendidikan Karakter. Banjarmasin: FKIP Unlam dalam Ersis Warmansyah Abbas (Ed). 2014. Pendidikan Karakter. Bandung: Niaga Sarana Mandiri.

Abidah, H. Nur, & Refti H.L. 2014. “Pola Interaksi Sosial Pelaku Usaha Home Industry Batik Erna di Kel. Surodinawan Kec.Prajurit Kulon Kota Mojokerto”. Jurnal Paradigma, Vol. 02, No. 03, Tahun 2014.

Agustina. Yenni. 2014. “Pelaksanaan Pembelajaran IPS Terpadu Di SMP/MTs dan Permasalahannya”. Jurnal Serambi Edukasi, Vol.2, No.2, Tahun 2014.

Ahimsa, dkk. 2003. Ekonomi Moral, Rasional dan Politik dalam Industri Kecil Di Jawa. Yogyakarta; Kepel Press.

Ahmal. 2017. “Kearifan Lokal Dan Pendidikan Ips: Studi Peduli Lingkungan Dalam Hutan Larangan Masyarakat Adat Kampar”. Jurnal Sosio Didaktika, Vol. 4, No. 1, Tahun 2017.

Al Muchtar, S. (1991). ”Pengembangan Kemampuan Berfikir dan Nilai dalam Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial: Suatu Studi Sosial Budaya Pendidikan”. Disertasi, Jurusan Pendidikan IPS SPs UPI Bandung, tidak diterbitkan.

Gaffar, Afan. 1991. “Hubungan Patron Client dan Konsekuensinya terhadap Lahirnya Pengusaha Indonesia”. Jurnal UNISIA, Vol.10, No,4, 1991, Hal:83-90.

Hafsah, M. Jafar. 2014. “Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah”. Jurnal Infokop. Vol.10, No.25, Tahun 2014.

Kesuma, Ida Fitriah. 1986. Proses Sasirangan Gaya Tradisional Dengan Corak Baru. Banjarmasin: Tidak Diterbitkan.

Kausar. 2011. “Analisis Hubungan Patron-Klien (Studi Kasus Hubungan Toke dan Petani Sawit Pola Swadaya Di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu”. Indonesian Journal Of Agricultural Economic (IJAE), Vol.2, No.2, Desember 2011, Hal: 183-200).

Kim, J. 2015. Research on the Impact of the Expanding Communities Approach in South Korea: Focused on Elementary Social Studies Curriculum. Diakses dari: http://jsse.issajournal.org/index.php/jsse/article/view/3/3 The Journal of Social Studies Education Vol 4 (2015)(25 Oktober 2015).

Legg, Keith R. 1993. Patrons, Cliens and Politicians, terjemahan Affan Gaffar. Jakarta: Sinar Harapan.

Maya, D. Latifah. 2015. “Strategi Kota Pekalongan dalam Pengembangan Wisata Kreatif Berbasis Industri Batik”. Jurnal Pengembangan Kota, Vol.3, No.2, Hal 101-111, Tanggal 5 Agustus 2015.

Prasetyo, Dimas, Deasy Arisanty dan Arif Raman Nugroho. 2014. ”Upaya Pengrajin Sasirangan di Kampung Sasirangan Banjarmasin dalam Menjaga Keberlangsungan Industri”. Jurnal Pendidikan Geografi, Volume1, No 2: Banjarmasin.

Qodariah Lelly dan Laely Armiyati. 2013. “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Naga sebagai Alternatif Sumber Belajar”. Jurnal SOCIA, Vol.10, No.1, Mei 2013.

Redho, Muhammad. 2016. Mengenal Kain Tradisional Kalimantan Selatan dan Cara Mudah Membuat Kain Sasirangan Warna Alam. Yogyakarta: Sibuku Media.

Saripudin, Didin dan Kokom Komalasari. 2016. “Cultural-Based Contextual Social Studies Learning For Development Of Social and Cultural Values Of Junior High School Students”. Medwell Journals, Vol. 11, No.23, 2016.

Sarwono, Sarlito W. 2012. Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Setiansyah, Irwan. 2011. “Karya Ilmiah E-Bussiness Berbisnis dengan Kain Khas Daerah”. Makalah mahasiswa program studi STIMIK UNIKOM, Yogyakarta.

Setiadi, Elly M, dkk. 2007. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Setiadi, Elly M dan Kolip Usman. 2011. Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial: Teori, Aplikasi, dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Soekanto, Soerjono. 1992. Memperkenalkan Sosiologi. Jakarta: Rajawali Pers.

Sriatha, Putu, dkk. 2017. “Local Wisdom Of Subak As A Model Of Character Building For Social Studies Learning In Schools”. International Conference on Innovative Research Across Disciplines (ICIRAD), Vol.134, 2017.

Suprihatin, Sri Emy. 2002. “Hubungan Patron Klien Pedagang ”Nasi Kucing” di Kota Yogyakarta”. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol.7, No.1, April 2002, Hal 147-164.

Syaharuddin. 2015. “Transformasi Nilai-Nilai Kejuangan Masyarakat Banjar pada Periode Revolusi Fisik (1945-1950) di Kalimantan Selatan (Studi Ekopedagogi dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan IPS)”. Disertasi pada Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Thoha, Chabib. 1990. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Usman, Sunyoto. 2004. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wasino. 2010. “Konsep dan Integrasi Ilmu-Ilmu Sosial Dalam IPS”. Jurnal Sejarah dan Budaya, Vo.3, No.1, Juni 2010.

Widyanti, Triani. 2015. “Penerapan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Budaya Masyarakat Kampung Adat Cireundeu sebagai Sumber Pembelajaran IPS”. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial (JPIS), Vol. 24, No.2, Desember 2015.




DOI: https://doi.org/10.20527/iis.v1i1.1369

Refbacks

  • There are currently no refbacks.