Utilization of Tourism Bekantan Mascot as a Learning Resource On Social Studies

Ajidayanti Ajidayanti, Ersis Warmansyah Abbas

Abstract


Variasi dalam penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran dapat membuat pembelajaran lebih efisien dan efektif. Termasuk pemanfaatan lingkungan sekitar peserta didik sebagai sumber belajar, seperti halnya pemanfaatan objek wisata. Dalam pembelajaran IPS, pemanfaatan sumber belajar yang relevan dapat dikaji dari berbagai sudut pandang ilmu sosial dan ilmu humaniora. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan objek wisata maskot bekantan yang dapat berkontribusi sebagai sumber belajar IPS. Pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas yang ada di objek wisata maskot bekantan baik kondisi sosial maupun kondisi alamnya. Aktivitas dan kondisi tersebut menunjukkan di objek wisata maskot bekantan dapat dikaji dalam berbagai sudut pandang ilmu sosial dan humaniora. IPS sebagai mata pelajaran terpadu yaitu disiplin ilmu sosial dan humaniora, sehingga dalam hal ini objek wisata maskot bekantan dapat dijadikan sumber belajar IPS. Objek wisata maskot bekantan dapat berkontribusi sebagai sumber belajar IPS. Dengan menyesuaikan beberapa sub materi yang relevan dengan silabus mata pelajaran IPS SMP yang digunakan. Sehingga objek wisata maskot bekantan dapat berkontribusi untuk sumber belajar IPS.


Keywords


Attractions, Bekantan, Learning Resources on Social Studies

Full Text:

PDF

References


Abbas, EW (2013). Education mewacanakan IPS (Second Printing). Retrieved from http://eprints.ulm.ac.id/5481/

Ananda, R., & Prayogo, (2018) H. STUDY OF VEGETATION FEED proboscis monkey (Nasalis larvatus, Wurmb) IN THE NATIONAL PARK LAKE WEST KALIMANTAN KAPUAS Sentarum HULU. JOURNAL OF SUSTAINABLE FORESTRY, 7 (1).

Abdullah, R. (2012). UTILIZATION BASED LEARNING RESOURCES. SCIENTIFIC JOURNAL DIDAKTIKA: Media Scientific Education and Teaching, 12 (2). https://doi.org/10.22373/jid.v12i2.449

Hariyanto, H. (2011). Gedongsongo temple TOURISM DEVELOPMENT AS AN INTEGRATED IPS laboratory. Journal Geography: Media Information Professional Development And Kegeografian, 8 (2), 126-134. https://doi.org/10.15294/jg.v8i2.1663

Komalasari, K. (2017). Contextual Learning Concepts and Applications (Molds V). Retrieved from https://refika.co.id/pendidikan/167-pembelajaran-kontekstual.html

Lauwrentius, S., Fianto, AYA, and Joseph, SP (2015). CREATION THROUGH CITY BRANDING EFFORTS AS MASKOT PROMOTING DISTRICT LUMAJANG. Art Journals Nouveau, 4 (2), 162-171.

Meijaard, E., Nijman, V., & Supriatna, J. (nd). The IUCN Red List of Threatened Species. The IUCN Red List of Threatened Species 2008. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T14352A4434312.en

Mulyasa, E. (2004). Competency-Based Curriculum: Concept, Characteristics and Implementation. Retrieved from //library.fis.uny.ac.id/opac/index.php?p=show_detail&id=3996&keywords=

Valentina, A., & Tando, H. (2018). DESCRIPTION OF LOGO FOR USE AS A BRAND MASKOT (CASE STUDY: FANTASY WORLD). Muara Journal of Social Sciences, Humanities, and the Arts, 1 (2), 439-447. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i2.1465




DOI: https://doi.org/10.20527/iis.v1i1.1370

Refbacks

  • There are currently no refbacks.