Bonding Social Capital in Social Activities of Urang Banjar in the Martapura Riverbank

Bambang Subiyakto, Nina Permata Sari, Mutiani Mutiani, M Faisal, Rusli Rusli

Abstract


Kekuatan modal sosial dijelaskan secara teoritis melalui tiga tipologi, yaitu; bonding social capital, bridging social capital, dan linking social capital. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan satu tipologi modal sosial yakni sistem perekat (bonding social capital). Perihal ini dimaksudkan agar memberikan analisis nilai apa yang menjadi pengikat-perekat pada Urang Banjar. Penelitian dilakukan di tiga kelurahan yang berbeda, antara lain: sungai jingah, sungai bilu, dan kuin. Pemilihan lokasi untuk memberikan representasi aktivitas sosial Urang Banjar di bantaran sungai. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan pada penelitian. Observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data penelitian. Analisis data model Miles dan Huberman yakni: reduksi data, penyajian data secara naratif, dan penarikan kesimpulan menghasilkan data yang redundan. Adapun uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian mendeskripsikan bonding social capital diwujudkan dalam aktivitas sosial gotong royong. Adapun aktivitas gotong royong tersebut antara lain; mengawah, babarasih, batimbuk/manimbuk, dan bahandil. Bonding social capital dipengaruhi oleh rasa kepercayaan satu sama lain. Kepercayaan kemudian dijadikan sebagai pegangan dalam berinteraksi sosial untuk mewadahi asosiasi sosial internal keluarga.


Keywords


Bonding Social Capital, Urang Banjar, dan Gotong Royong.

Full Text:

PDF

References


Abbas, E. W. (2018). Penguatan Pendidikan IPS Di Tengah Isu-Isu Global.

Abbas, E. W., Mutiani, M., & Nugraha, D. S. (2018). SOCIAL VALUES IN ZAINAL ILMI BIOGRAPHY AS LEARNING SOURCE OF SOCIAL STUDIES. The 3rd ISSSHE International Seminar Social Studies & History Education "Promoting The 21st Century Skills in Social Studies". Bandung: UPI Press.

Abbas, E. W., Winarso, H. P., & Meilina, N. (2019). Religious Activities at Sultan Suriansyah Mosque, Banjarmasin. The Innovation of Social Studies Journal, 1 (1), 55-64.

Coleman, J. S. (1988). Foundation of Social Theory. Harvard University Press.

Coleman, J. S. (1999). Social Capital in The Creation of Human Capital. Cambridge Mass: Harvard University Press.

Cresswell, J. W. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan. Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Daud, A. (1997). Islam dan Masyarakat Banjar: Deskripsi dan Analisis Kebudayaan. Jakarta: Rajagrafindo.

Dayakisni, T., & Yuniardi, S. (2012). Psikologi Lintas Budaya. Malang: UMM Press.

Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtue and The Creation of Prosperity. New York: New York Press.

Gunawan, I. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan. Kualitatif). Jakarta: GP Press.

Istiqomah, E., & Setyobudihono, S. (2017). Nilai Budaya Masyarakat Banjar Kalimantan Selatan: Studi Indigenous. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 5 (1), 1-6.

Kasiram. (2010). Metode Penelitian Kualitatif-Kuantitatif . Malang: Uin Maliki Press.

Moeis, S. (2009). Pembentukan Kebudayaan Nasional Indonesia (Makalah) . Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Mutiani, M. (2019). SOCIAL CAPITAL DAN TANTANGAN ABAD 21: Kontribusi Pendidikan IPS dan Eksplorasi Nilai Sosial melalui Biografi KH Zainal Ilmi. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal Vol. 6 No. 1 2019.

Mutiani, M., & Faisal, M. (2019). Urgency of The 21st Century Skills and Social Capital in Social Studies. The Innovation of Social Studies Journal, 1 (1), 1-11.

Neuman, W. L. (2015). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif. Jakarta: PT Indeks.

Putnam, R. (1993). The Prosperous Community: Social Capital and Public Life. The American Prospect (13), 65-78.

Saleh, M. I. (1986). Sekilas Mengenal Daerah Banjar dan Kebudayaan Sungainya Sampai Dengan Akhir Abad 19. Banjarbaru: Museum Negeri Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Winter, I. (2000). Towards A Theorised Understanding of Family Life and Social Capital. Australian Institute of Family Studies.

Yusuf, A. M. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media Group.




DOI: https://doi.org/10.20527/iis.v2i1.2307

Refbacks

  • There are currently no refbacks.