Factors of stunting in toddlers (Analytical Study in the Work Area of the Tena Teke Health Center, Southwest Sumba, NTT)

Florensia Anjela Ina(1),Nabila Nur Azisah(2*),Andi Alim(3),Erni Kadir(4)
(1) Universitas Pejuang Republik Indonesia
(2) Universitas Pejuang Republik Indonesia
(3) Universitas Pejuang Republik Indonesia
(4) Universitas Pejuang Republik Indonesia
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/jpkmi.v10i1.15346

Abstract

Stunting is a nutritional problem that hurts the quality of life of children in achieving optimal growth and development according to their genetic or hereditary potential. This study aims to determine the relationship between mother's knowledge, food intake, and history of LBW with stunting in toddlers at the Tena Teke Health Center, Southwest Sumba Regency, NTT in 2022. This study used a survey method with a cross-sectional study design. A sample of 233 people was taken using a non-probability sampling technique (accidental sampling). Data were analyzed through editing, coding, tabulation, and data entry processes. Knowledge instruments were tested for validity and reliability, while instruments for food intake, history of LBW, and stunting were considered valid and reliable because they were standardized by the Indonesian Ministry of Health. The results showed that there was no relationship between maternal knowledge (p=0.504) and food intake (p=0.137) with the incidence of stunting in toddlers and there was a relationship between history of LBW and stunting in toddlers (p=0.000). This study concludes that there is no relationship between maternal knowledge and food intake with the incidence of stunting in toddlers and there is a relationship between a history of LBW and the incidence of stunting in toddlers. It is necessary to increase the mother's knowledge about nutrition during pregnancy to prevent LBW. Future studies should consider external factors that could influence the results of the study.

Keywords


Mother's knowledge; food intake; history of LBW; stunting

References


United Nations Children’s Fund. Key Facts and Figures on Nutrition [Internet]. 2013 [cited 2022 Dec 16]. Available from: https://www.who.int/pmnch/media/news/2013/20130416_unicef_factsheet.pdf

Depkes RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia Tahun 2010. Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI. Jakarta; 2010.

Depkes RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia Tahun 2013. Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI. Jakarta; 2013.

Depkes RI. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia Tahun 2018. Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI. Jakarta; 2018.

Kemenkes R I. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2017. Jakarta; 2018.

Kemenkes R I. Situasi Balita Pendek, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta; 2016.

World Health Organisation. Stunting Infographic - 1,000 Days [Internet]. World Health Organisation. 2015 [cited 2023 Aug 26]. Available from: https://thousanddays.org/resource/stunting-infographic/

Astuti I. Riset Kesehatan Nasional 2018: Angka Stunting Turun [Internet]. Media Indonesia. 2018 [cited 2022 Dec 16]. Available from: https://mediaindonesia.com/humaniora/195157/riset-kesehatan-nasional-2018-angka-stunting-turun

Permatasari A. Angka Stunting di NTT Tertinggi di Indonesia. Yahoo News Indones [Internet]. 2021 [cited 2022 Dec 16]; Available from: https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1408949-miris-angka-stunting-di-ntt-tertinggi-di-indonesia

Admin. Rembuk Stunting On Line (RSO) di Era New Normal Kabupaten Sumba Timur [Internet]. Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementrian Dalam Negeri. 2020 [cited 2022 Dec 16]. Available from: https://aksi.bangda.kemendagri.go.id/web/in/main/news_detail/227/124/1772

Admin. Tekan Stunting, Pemda Sumba Tengah Tunjuk Bapak Asuh Stunting [Internet]. Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementrian Dalam Negeri. 2021 [cited 2022 Dec 16]. Available from: https://aksi.bangda.kemendagri.go.id/web/in/main/news_detail/227/124/1851

Pregiwati LA. Empat Desa Stunting Di Sumba Barat Jadi Sasaran Kampanye Gemarikan [Internet]. Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. 2019 [cited 2022 Dec 16]. Available from: https://kkp.go.id/artikel/14073-empat-desa-stunting-di-sumba-barat-jadi-sasaran-kampanye-gemarikan

Picauly I, Lendes TMSS, Paah IP, Kartini R. Pendampingan 25 Indikator Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur. J Pengabdi pada Masy Kepul Lahan Kering. 2021;2(1):1–14.

Yoga IT, Rokhaidah. Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Stunting pada Balita di Posyandu Desa Segarajaya Kabupaten Bekasi. Indones J Heal Dev. 2020;2(3):183–92.

Puskesmas Tena Teke. Profil Puskesmas Tena Teke, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Wewewa Selatan; 2022.

Nurlan F. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: CV. Pilar Nusantara; 2019.

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Bertalina, P.R A. Hubungan Asupan Gizi, Pemberian Asi Eksklusif, dan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi (TB/U) Balita 6-59 Bulan. J Kesehat. 2018;9(1):117–25.

Gibney MJ, Margetts BM, Kearney JM. Public Health Nutrition [Internet]. Australia: Blackwell Publishers; 2013. Available from: https://books.google.co.id/books?id=1ki_J-WJb9wC

Ramdhani A, Handayani H, Setiawan A. Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting. In: Prosiding Seminar Nasional LPPM UMP. 2021. p. 28–35.

AL JP, Hasanuddin I, Sulaeman S. Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan. J Kesehat Panrita Husada. 2021;6(1):75–85.

Fauzia N, Fitriyani R. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kute Panang Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah. In: Prosiding Seminar Nasional Universitas Jabal Ghafur. 2021. p. 459–66.

Wardita Y, Suprayitno E, Kurniyati EM. Determinan Kejadian Stunting pada Balita. J Heal Sci (Jurnal Ilmu Kesehatan). 2021;6(1):7–12.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Ramdaniati SN, Nastiti D. Hubungan Karakteristik Balita, Pengetahuan Ibu Dan Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. Hearty. 2019;7(2):47–54.

Ni’mah K, Nadhiroh SR. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Media Gizi Indones. 2015;10(1):13–9.

Yulestari. Analisis Faktor-Faktor Sosio-Ekonomi dan Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita 10-59 Bulan di Pulau Jawa Tahun 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010). Universitas Indonesia; 2013.

Ni’mah K, Nadhiroh SR. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Media Gizi Indoneesia. 2015;10(1):13–9.

Rosidah LK, Harsiwi S. Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Balita Usia 1-3 Tahun (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk). J Kebidanan. 2017;6(1):24–37.

Uce L. Pengaruh Asupan Makanan Terhadap Kualitas Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini. Bunayya J Pendidik Anak. 2018;4(2):79–92.

Laloan MM, Ismanto AY, Bataha Y. Perbedaan Perkembangan Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) Antara Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja di Wilayah Kerja Posyandu Puskesmas Kawangkoan. J Keperawatan. 2018;6(1):1–7.

Pritasari, Didit D, Lestari NT. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2017.

Anugraheni HS, Kartasurya MI. Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. J Nutr Coll. 2012;1(1):30–7.

Saadah N. Modul Deteksi Dini Pencegahan dan Penanganan Stunting. Surabaya: Scopindo Media Pustaka; 2020.

Patimah S. Stunting Mengancam Human Capital. Yogyakarta: Deepublish; 2021.

Dasman H. Empat Dampak Stunting bagi Anak dan Negara Indonesia [Internet]. The Conversation (Disipln Ilmiah, gaya Jurnalistik). 2019. p. 2–4. Available from: https://theconversation.com/empat-dampak-stunting-bagi-anak-dan-negara-indonesia-110104

Sumartini E. Studi literatur: Dampak Stunting terhadap Kemampuan Kognitif Anak. In: Jurnal Seminar Nasional. 2020. p. 127–34.

Daracantika A, Ainin A, Besral B. Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. J Biostat Kependudukan, Dan Inform Kesehat. 2021;1(2):124–34.

Loya RRP, Nuryanto. Pola Asuh Pemberian Makan pada Bayi Stunting Usia 6-12 Bulan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. J Nutr Coll. 2017;6(1):84–95.

Nadimin. Pola Makan, Keadaan Kesehatan Dan Suapan Zat Gizi Anak Balita Stunting Di Moncong Loe Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Media Kesehat Politek Kesehat Makassar. 2018;13(1):48–53.

Fauziah R. Hubungan Pola Pemberian Makan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Politek Kesehat Kementeri Kesehat Kendari. 2020;1–12.

Simamora RS, Kresnawati P. Pemenuhan Pola Makan Gizi Seimbang Dalam Penanganan Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Rawalumbu Bekasi. J Bid Ilmu Kesehat. 2021;11(1):34–45.

Sulistianingsih A, Yanti DAM. Kurangnya Asupan Makan Sebagai Penyebab Kejadian Balita Pendek (Stunting). J Dunia Kesehat. 2016;5(1):71–5.

Murti FC, Suryati, Oktavianto E. Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr)Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Desa Umbulrejo Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul. J Ilm Kesehat Keperawatan. 2020;16(2):52–60.

Murti FC. Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 2-5 Tahun di desa Umbulrejo kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul. J Keperawatan dan Kesehat. 2020;11(2):6–14.

Rahmadi A. Hubungan Berat Badan dan Panjang Badan Lahir dengan Kejadian Stunting Anak 12-59 Bulan Di Provinsi Lampung. J Ilm Keperawatan Sai Betik. 2017;12(2):209–18.

Fitri L. Hubungan BBLR Dan Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. J Endur Kaji Ilm Probl Kesehat. 2018;3(1):131–7.

Putra O. Pengaruh BBLR Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak usia 12-60 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh. Universitas Andalas; 2015.

Zahriany AI. Pengaruh BBLR Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-60 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Langkat Tahun 2017. J Ris Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan. 2017;2(2):129–41.

Meilyasari F, Isnawati M. Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 12 bulan di Desa Purwokerto Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Vol. 3, Journal of Nutrition College. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro; 2014.

Kemenkes R I. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 482/MENKES/SK/IV Tahun 2010: Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional Universal Child. 2010.

Oktarina Z, Sudiarti T. Faktor Risiko Stunting pada Balita (24-59 bulan) di Sumatera. J Gizi dan Pangan. 2013;8(3):175–80.

Rahayu A, Yulidasari F, Putri AO, Rahman F. Riwayat Berat Badan Lahir dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Bawah Dua Tahun. J Kesehat Masy Nas. 2015;10(2):67–73.


Article Statistic

Abstract view : 348 times
PDF views : 268 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 7 January 2023
Published : 29 April 2023

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.