Penerapan Metode Pembelajaran Drill untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP
Abstract
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diberikan pada siswa di setiap jenjang pendidikan mulai SD, SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi. Salah satu aspek yang perlu mendapat sorotan dari pelajaran matematika di sekolah adalah pemecahan masalah (problem solving). Hal tersebut dikarenakan pemecahan masalah merupakan bagian yang sudah terintegrasi dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang tepat untuk melatih siswa agar terbiasa memecahkan soal-soal pemecahan masalah. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan guru matematika dan siswa diketahui bahwa rendahnya kemampuan siswa dalam pemecahan masalah disebabkan karena kurangnya intensitas siswa melakukan latihan mengerjakan soal-soal matematika sehingga berdampak kepada hasil belajar siswa. Metode drill adalah salah satu metode pembelajaran yang menekankan pada banyaknya latihan. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penerapan metode pembelajaran drill. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII H SMPN 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran matematika dengan menerapkan metode drill untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang terdiri dari mean dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kualifikasi persentase rata-rata nilai akhir kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kualifikasi kurang pada siklus I menjadi kualifikasi baik sekali pada siklus II. Selain itu, juga terjadi peningkatan rata-rata nilai akhir untuk semua indikator kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Full Text:
PDFReferences
Abdurrahman, M. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2003. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas. 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas. 2006. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Djamarah, S. B., & Zain, A. 2013. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Hamzah, M. A., & Muhlisrarini. 2014. Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. akarta: Rajawali Pers.
NCTM. 2000. Principles andStandards for School Mathematics. United States of America.
Nugroho, D. H. 2013. Strategi Pembelajaran Geografi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Pribadi, B. A. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat.
Shadiq, F. 2014. Belajar Memecahkan Masalah Matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudijono, A. 2003. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sudijono, A. 2012. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.
Tim MKPBM. 2001. Strategi Belajar Mengajar Kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/edumat.v4i1.2289
Article Metrics
Abstract view : 6991 timesPDF - 5951 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
Indexed by:

EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika is licenced under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 Internasional.













.jpg)






