Implementasi Model Pembelajaran Visual-Auditori-Kinestetik (VAK) pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas VII E MTsN Mulawarman Banjarmasin
Abstract
Setiap siswa adalah unik atau berbeda satu sama lain. Salah satu keunikan tersebut yaitu gaya belajar masing-masing siswa. Gaya belajar merupakan kecenderungan seseorang dalam memperoleh dan menciptakan pengalaman dan terkait dengan indera yang dimiliki. Gaya belajar dibagi menjadi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik atau dikenal dengan VAK. Oleh karena itu, di antara tugas guru adalah merancang pembelajaraan yang dapat mengakomodasi ketiga gaya belajar VAK. Atas dasar tersebut, maka dilaksanakan penelitian mengenai implementasi (penerapan) model pembelajaran VAK dengan tujuan mengetahui respon dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran dengan model VAK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang terdiri dari 6 kali pertemuan pembelajaran dan 1 kali pertemuan untuk evaluasi hasil belajar yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajarannya, hasil belajar siswa, serta respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E MTsN Mulawarman Banjarmasin sejumlah 34 orang. Objek dalam penelitian adalah hasil belajar serta respon siswa terhadap model pembelajaran VAK pada pokok bahasan perbandingan dan aritmatika sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur hasil belajar siswa dan angket untuk mengukur respon siswa. Teknik analisis data menggunakan perhitungan nilai rata-rata hasil belajar siswa dan persentase. Data yang diperoleh selama penelitian menunjukkan bahwa melalui implementasi model pembelajaran VAK hasil belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas VII E MTsN Mulawarman Banjarmasin berada pada kualifikasi amat baik. Subjek penelitian yang dalam penelitian ini siswa kelas VII memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model VAK.
Kata kunci: gaya belajar VAK, model pembelajaran VAK, hasil belajar, respon siswa
Full Text:
PDFReferences
DePorter, B. (2000). Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Diterjemahkan oleh Alwiyah Abdurrahman. Kaifa, Bandung.
DePorter, B. Mark Reardon, & Sarah Singer-Nourie. (2010). Quantum Teaching: Mempraktikkan Quantum Learning di Ruang-Ruang Kelas. Diterjemahkan oleh Ary Nilandari. Kaifa, Bandung.
Munthe, B. (2010). Desain Pembelajaran. Pustaka Insan Madani, Yogyakarta.
Rahmawati, S. (2011). Penerapan Model Pembelajaran VAK (Visual, Auditori, dan Kinestetik) Berbasis Open-Ended Problem untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa. Skripsi S-1 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia. Tidak dipublikasikan.
Reid, G. (2009). Memotivasi Siswa di Kelas. Diterjemahkan oleh: Hartati Widiastuti. Jakarta: Indeks.
Rizqi, V. (2010). Penggunaan Pendekatan Kontekstual dengan Gaya Belajar-VAK (Visual-Auditory-Kinestetik) dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa. Skripsi S-1 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia. Tidak dipublikasikan.
Ryan, K. James M. Cooper, & Susan Tauer. (2011). Teaching for Student Learning: Becoming a Master Teacher. Wadsworth, USA.
Samples, B. (2002). Solusi Belajar untuk Anak. Diterjemahkan oleh Rahmani Astuti. Kaifa, Bandung.
Sanjaya, W. (2010). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Kencana, Jakarta.
Slameto. (2010). Belajar & Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta, Jakarta.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/edumat.v6i1.5130
Article Metrics
Abstract view : 4496 timesPDF - 6634 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
Indexed by:

EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika is licenced under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 Internasional.













.jpg)






