Pemanfaatan media teknologi melalui pendekatan kooperatif dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan hasil dan proses belajar siswa sekolah menengah atas
Abstract
Improving the quality of biology education in secondary schools has become an urgent need. The integration of technological media and collaborative approaches can create a more interactive, effective, and enjoyable learning experience. In the digital era, this strategy is essential to equip students with critical thinking and collaborative skills required in the global workforce. This research aims to analyze technology-based cooperative learning approaches, particularly animation media, in biology learning at the high school level to improve student learning outcomes and processes. The rapid development of technology opens up new opportunities for improving the quality of education, especially in the development of effective learning media. This study uses the STAD (Student Teams Achievement Division) type cooperative learning model that encourages collaborative skills and active participation of students. Through classroom action research, this study compares pretest and posttest results, as well as evaluates student activities and classroom management by teachers. The results showed significant improvement in student learning outcomes, increased student activity, as well as positive responses to the use of animated media. These results support the effectiveness of animation as a learning tool and show that technology-based cooperative methods can improve learning quality and student interest in complex biological concepts.
Meningkatkan mutu pendidikan biologi di sekolah menengah menjadi kebutuhan mendesak. Integrasi media teknologi dan pendekatan kolaboratif mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan menyenangkan. Di era digital, strategi ini penting untuk membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif yang dibutuhkan di dunia global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran kooperatif berbasis teknologi, khususnya media animasi, dalam pembelajaran biologi di tingkat SMA untuk meningkatkan hasil dan proses belajar siswa. Perkembangan teknologi yang pesat membuka peluang baru untuk peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam pengembangan media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) yang mendorong keterampilan kolaboratif dan partisipasi aktif siswa. Melalui penelitian tindakan kelas, studi ini membandingkan hasil pretest dan posttest, serta mengevaluasi aktivitas siswa dan manajemen kelas oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, peningkatan aktivitas siswa, serta respons positif terhadap penggunaan media animasi. Hasil ini mendukung efektivitas animasi sebagai alat pembelajaran dan menunjukkan bahwa metode kooperatif berbasis teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa terhadap konsep-konsep biologi yang kompleks.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustiningsih, A. (2015). Video sebagai alternatif media pembelajaran dalam rangka mendukung keberhasilan penerapan Kurikulum 2013 di sekolah dasar. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 4(1), 50–58.
Aini, N., Zuliani, R., & Rini, C. P. (2021). Pengaruh media video animasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 20 Pagi Jakarta Timur. Nusantara, 3(3), 417–426.
Andriani, A. (2020). Upaya meningkatkan hasil belajar biologi pada materi fungi (jamur) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) siswa kelas X-MIPA 2 SMA Negeri 4 Banda Aceh. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Vokasi (JP2V), 1(3), 325–332.
Hasanah, U., & Nulhakim, L. (2015). Pengembangan media pembelajaran film animasi sebagai media pembelajaran konsep fotosintesis. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 1(1), 91–96.
Munti, N. Y. S., & Syaifuddin, D. A. (2020). Analisa dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1975–1805.
Pangestuti, N. H., Prastowo, S. H. B., & Supriadi, B. (2022). Pengaruh media video animasi dalam pembelajaran fisika pokok bahasan pengukuran terhadap hasil belajar siswa SMA. Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya, 5(2), 10–15.
Pondoki, P. H., Warouw, Z. W. M., & Rungkat, J. A. (2023). Pengaruh penggunaan media animasi berbasis STEAM terhadap hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tondano. Soscied, 6(1), 154–171.
Pribadi, B. A. (2017). Media dan teknologi dalam pembelajaran. Kencana.
Rahmawati, F., Utami, B., & Mufitdah, N. (2020). Aplikasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT (teams-games-tournament) dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi materi animalia siswa kelas X IPA SMA Bina Insan Mandiri Nganjuk tahun ajaran 2018/2019. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P), 7(1), 11–14.
Suwaningsih, N., Pasaribu, M., & Darsikin, D. (2017). Pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis mind mapping terhadap hasil belajar fisika pada pokok bahasan cahaya di SMP Negeri 18 Palu. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 5(2), 19–24.
Suyasa, I. M., & Sedana, I. N. (2020). Mempertahankan eksistensi media cetak di tengah gempuran media online. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 1, 56–64.
Zakiah, I., & Kusmanto, H. (2017). Pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match terhadap kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika. Eduma: Mathematics Education Learning and Teaching, 6(1), 32–39.
DOI: https://doi.org/10.20527/bioco.v2i1.14129
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Journal of Bio-Creaducation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Managed by: Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat |
Journal License: This work is licensed under CC BY 4.0 |






