A New Approach to Community Empowerment-Based Tourism Village Development in Indonesia
Abstract
The development of tourism villages in Indonesia is a potential strategy to encourage local economic growth and cultural preservation. However, these efforts still face challenges in terms of community empowerment and optimal utilization of local potential. This study aims to identify effective strategies for developing tourism villages based on community empowerment by conducting a systematic review of 15 scientific articles published between 2019 and 2024. The method used is the systematic literature review (SLR) with a thematic qualitative analysis approach. The main findings show that the success of tourism village development is greatly influenced by three key factors: (1) active community participation in planning, management, and evaluation, which strengthens a sense of ownership and social legitimacy; (2) government support through policies, infrastructure, and funding that strengthen local institutional structures; and (3) the use of digital technology such as the smart village concept and online platforms that increase the efficiency and competitiveness of local MSMEs. This study offers a conceptual model of three-pillar synergy as a new approach that can be replicated with contextual adaptation in various regions. Strategic recommendations include community training, inclusive policies, strengthening cross-sector collaboration, and long-term evaluation to ensure social, economic, and ecological sustainability. This research provides theoretical and practical contributions for stakeholders in developing tourism villages in a sustainable and equitable manner.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adianto. (2021). Strategi Pengembangan Desa Melalui Pemanfaatan Dana Desa di Desa Sako Margasari. Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik, 60-76.
Ahmad, R. (2021). Pengembangan desa wisata melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15-30.
Arif, J. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata: Studi kasus desa Wonokarto, Kec. Sekampung. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 10(2), 45-60.
Budi, A. (2023). Implikasi pengembangan desa wisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal: Studi kasus di desa Ketenger. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 75-90.
Deni, S. (2021). Pengembangan desa wisata Pentingsari, Kabupaten Sleman dalam perspektif partisipasi masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 25-40.
Eko, H. (2021). Pemberdayaan masyarakat desa Hendrosari melalui pengembangan desa wisata Lontar Sewu. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 100-115.
Fatma, N. (2023). Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk pengembangan desa wisata di Pedukuhan Pucung, Desa Wukirsari. Jurnal Penelitian Sosial, 50-56.
Indra, K. (2021). Pemanfaatan dana desa dalam pengembangan desa wisata di Desa Kurau Barat. Jurnal Administrasi Publik, 30-45.
Junaidi, M. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Jurnal Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 20-35.
Kotler, & Keller. (2016). Marketing management (Vol. 15). London: Pearson.
Nila, T. (2020). Strategi pengembangan desa wisata berbasis wisata alam dan budaya sebagai media promosi desa Sangiang. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 20-25.
Normelani, E., Arisanty, D., Ahmad, A., Efendi, M., Hadi, I. K., Noortyani, R., ... & Salan, R. P. (2025). Enhancing Social Capital Development Through Environmental Management Model in the Periphery Area of Banjarmasin City. Nature Environment and Pollution Technology, 24(1), 1-11.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York: Simon & Schuster.
Lestari, P. I., Nasruddin, N., & Efendi, M. (2021). Tanggapan masyarakat terhadap daya dukung pemerintah dalam mengembangkan objek wisata pantai gedambaan. Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah), 2(1), 11-20.
Ritchie, C. (2003). The Competitive Destination: A Sustainable Tourism Perspective. New York: CABI Publishing.
Riza, A. (2023). Strategi pengembangan desa digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 80-95.
Rudi, T. (2024). Peran masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jurnal Sosiologi dan Pembangunan, 55-70.
Sari, L. (2022). Pengembangan desa wisata oleh pemerintah desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. Jurnal Kebijakan Publik, 40-55.
Sinta, R. (2022). Collaborative governance dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Manajemen dan Kebijakan, 90-105.
Subekti, D. (2019). Penerapan Model Smart Village dalam Pengembangan Desa Wisata: Studi pada Desa Boon Pring Sanankerto Turen Kabupaten Malang. Journal of Public Administration and Local Governance, 18-28.
DOI: https://doi.org/10.20527/jgp.v6i1.15436
Refbacks
- There are currently no refbacks.

JGP (Jurnal Geografika: Geografi Lingkungan Lahan Basah) di Indeks Oleh :
| ![]() | ![]() | ![]() |
![]() |













