MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GUIDED INQUIRY DISCOVERY LEARNING (GIDL) DI KELAS X PMIA-2 SMAN 3 BANJARMASIN

Mia Audina, M Arifuddin, Misbah Misbah

Abstract


Kurangnya peran aktif siswa selama proses pembelajaran mengakibatkan siswa menjadi bosan dikelas sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar khususnya dalam pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa, (3) pemahaman konsep siswa, (4) hasil belajar siswa. Model penelitian tindakan kelas Kemmis & Mc Taggart yang digunakan dalam metode penelitian. Subjek penelitian adalah 37 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran GIDL (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I, II, dan III berkategori sangat baik, (2) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap aspek dengan berkategori cukup, baik dan sangat baik, (3) ketuntasan pemahaman konsep siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada sikus I, II, dan III sebesar 29,73%, 64,90%, dan 94,60%, (4) hasil belajar siswa meningkat, secara berturut-turut ketuntasan individual pada siklus I, II, dan III sebesar 81,08%, 89,19%, dan 100%. Diperoleh simpulan bahwa untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran GIDL.


Keywords


Pemahaman konsep; Guided Inquiry Discovery Learning.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2009). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta. Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. (2015). Teori Belajar & Pembelajaran. Yogyakarta: ARRUZZ MEDIA.

Daryanto. (2007). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Gulo,W. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Grasindo.

Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Hidayah, N., Zainuddin, Z., & Mahardika, A. I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika SMA Untuk Topik Suhu Dan Kalor Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Dengan Metode Pictorial Riddle. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 3(3), 264-273.

Ibrahim, Muslim, dkk. (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Surabaya: Unesa University Press.

Ibrahim, R dan Nana Syaodih S. (2010). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Imelda, I., Jamal, M. A., & Suyidno, S. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Fisika Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Dengan Metode Pictorial Riddle. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 1(1), 44-56.

Ormrod, J.E. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Erlangga.

Palupi, L.L, Siti Kamsiyati, Tri Budiarto. (2014). Pengaruh Metode Inquiry Discovery Terhadap Hasil Belajar Matematika. http://eprints.uns.ac.id/eprint/14070. Diakses, 25 Juni 2016.

Sardiman A. M. (2012). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar.

Jakarta: Rajawali Pers.

Supardi. (2013). Sekolah Efektif: Konsep Dasar & Praktiknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Widoyoko, E.P. (2015). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zainuddin dan Suriasa, (2005). Strategi Belajar Mengajar Fisika. Materi Kuliah. Banjarmasin: Pendidikan Fisika Universitas Lambung Mangkurat. Tidak Dipublikasikan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1-11.

Permendiknas RI No 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan.




DOI: https://doi.org/10.20527/jipf.v1i1.927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

         

Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika is licensed under a creative commons attribution-share alike 4.0 international license

Statistics Counter 

View My Stats