The development of the popular scientific books on butterflies in the mangrove Sungai Bakau on student’s critical thinking skills
Abstract
Innovative and easy-to-understand learning resources for students that contain materials based on local potentials that can improve students' critical thinking skills are still limited. This study aims to describe the validity, practicality, and effectiveness of popular scientific books on butterflies in the mangrove forest area of Sungai Bakau Village on students' critical thinking skills. Step by step of development includes self evaluation, expert trials, individual trials, small group tests, and field tests. Research subjects are 3 bioscientists, 3 students for individual trials and for small group tests, and 15 students for field Innovative learning resources that contain materials tests. The study shows that the popular scientific books that had been developed are highly valid for 96.3%, while individual testing discovered an excellent value to 88.1%. Popular scientific books are practical because students’ responses to 94.7% with highly practicable criteria, the results of the publication of popular scientific books averaged 88.89% by excellent criteria. Popular scientific books that had been developed can be regarded as effective due to increment in students' learning outcomes with an average value to 88.30%. This is categorized as a very good criterion, especially supported by the increment in critical thinking skills up to 0.71 with high criteria.
Abstrak
Sumber belajar yang inovatif dan mudah dipahami mahasiswa yang memuat materi berbasis potensi lokal dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan keefektifan buku ilmiah populer kupu-kupu di kawasan hutan mangrove Desa Sungai Bakau terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Tahap-tahap pengembangan menggunakan evaluasi formatif Tessmer yang meliputi evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Subjek penelitian adalah 3 pakar pembelajaran biologi, 3 mahasiswa untuk uji perorangan dan uji kelompok kecil dan 15 mahasiswa untuk uji lapangan. Hasil penelitian menunjukan BIP yang telah dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan nilai 96,3%, sedangkan berdasarkan uji perorangan BIP ini dinyatakan sangat baik dengan nilai 88,1%. BIP dinyatakan praktis karena hasil respon mahasiswa sebesar 94,7% dengan kriteria sangat praktis, hasil keterlaksanaan BIP rata-rata 88,89% denga kriteria sangat baik. BIP yang dikembangkan dinyatakan efektif karena peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan rata-rata nilai 88,30% dengan kriteria sangat baik dan peningkatan keterampilan berpikir kritis sebesar 0,71 dengan kriteria tinggi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustina. (2015). Pengaruh desain sampul buku terhadap minat baca siswa di perpustakaan MAN Yogyakarta III. Jurnal Online Mahasiswa, 4(1). 96-122.
Ardiansyah, R., Corebima, A. D., & Rohman, F. (2017). Pengembangan bahan ajar mutasi genetik pada mata kuliah genetika. Jurnal Pendidikan, 2(7), 927-923.
Behnke, Y. (2018). Textbook effects and efficacy. Germany: Berlin University.
Fajeriadi, H. (2018). Pengembangan BIP tentang diversitas gastropoda untuk siswa SMA di kawasan pesisir. (Thesis Program Studi Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin).
Fajrin, A., Dharmono, D., & Zaini, M. (2021). The practicality of popular ethnobotany scientific books on mangrove plants genus Avicennia, Sungai Bakau Village. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 3(1), 53-58.
Fithriyatur, A. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis potensi lokal hutan mangrove Taman Nasional Baluran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa mata kuliah pengelolaan sumber daya alam. (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
Fitriansyah, M., Arifin, Y. F., & Biyatmoko, D. (2018). Validitas BIP tentang Echinodermata di Pulau Sembilan Kotabaru untuk siswa SMA di kawasan pesisir. Jurnal Bioedukatika, 6(1), 31 – 39.
Hernawati, D. (2018). Pengaruh project based learning berbantuan bahan ajar berbasis potensi lokal terhadap scientific literacy, keterampilan proses sains dan self efficacy mahasiswa calon guru pada mata kuliah zoologi vertebrata. (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
Irwandi, Winarti, A., & Zaini, M. (2019). Kepraktisan BIP tentang penyu untuk siswa SMA kawasan pesisir. In Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, (Vol 4 No 3, pp. 548-554). LPPM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Isjoni. (2012). Pembelajaran kooperatif: meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Latifah, N., Dharmono, & Zaini, M. (2018). Pengembangan BIP keanekaragaman famili Anacardiaceae dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. (Thesis Program Studi Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin).
Lestari, E. (2016). Kajian etnobotani tumbuhan mahar (Kleinhovia hospital L.) di desa Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur. Jurnal Wahana-Bio, 2(16) 67-70.
Nurhidayati, S., and Khaeruman. (2017). Pengembangan bahan ajar bioteknologi berbasis potensi lokal. JUPE. 2(2), 88-91
Plomp, T. & N. Nieveen. (2007). An introduction to educational design research. SLO, Netherlands Institute for Curriculum Development. In Proceedings of the Seminar Conducted at the East China Normal University, Shanghai.
Rahmawati, I., Hidayat, A., & Rahayu, S. (2016). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada materi gaya dan penerapannya. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Negeri Malang, (Vol. 1, pp. 1112-1119).
Setiawan, M.E. (2017). Pengembangan BIP untuk masyarakat pencinta alam melalui eksplorasi tumbuhan survival di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Thesis Magister, Universitas Negeri Malang).
Suherli. (2008). Pedoman penulisan buku nonteks (buku pengayaan, referensi, dan panduan pendidik). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Suwarni, E. (2015). Pengembangan buku ajar berbasis lokal materi keanekaragaman laba-laba di Kota Metro sebagai sumber belajar alternatif biologi untuk siswa SMA Kelas X. Bioedukasi, 6(2), 86-92.
Tessmer, M. (1998). Planning and conduction formative evaluations, improving the quality of education and training. London: Kogan Page.
Ummy utami, P. I. P. I. T. (2017). Pengembangan BIP keanekaragaman mangrove berbasis pembelajaran kontekstual pada materi keanekaragaman hayati di SMA. (Skripsi, Universitas Jambi).
Watson, G. (1980). Watson-Glaser critical thinking appraisal. San Antonio: TX: Psychological Corporation.
Winarti, A., Rahmini, A., & Almubarak, A. (2019). The effectiveness of multiple intelligences based collaborative problem solving to improve critical thinking. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 3(2), 172-186.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v4i1.12205
Article Metrics
Abstract view : 534 timesPDF - 280 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Managed by: |
Journal License: |
.png)








.png)
















