Design of information system of traditional ethnomedicine Dayak Tribe in West Borneo
Abstract
West Borneo is a province that has abundant biodiversity, based on data from the Central Statistics Agency. So far, education about medicinal plants is presented in the form of physical books. Unfortunately, the data and information about the types of medicinal plants have not been stored and documented properly. The absence of information technology in the form of a database that stores data about medicinal plants and their use causes information about these medicinal plants to be less known to the public. If allowed to continue, the government does not have a regional medicinal plant data center and the public is less familiar with and utilizes regional medicinal plant species, as a result, efforts to preserve medicinal plants as an ancestral medicinal culture will eventually become extinct. This research is the result of a literature study. Then a literature study or literature review is carried out with the data used sourced from scientific journal research and data related to existing research. Where the results of the literature study are the design of an ethnomedical information system in West Kalimantan. The results of a literature search found 85 species representing medicinal plants are still often used today by the Dayak community in West Borneo. The information system is expected to assist the community in knowing local medicinal plants and introducing ethnomedicine as well as a medium for learning local plants.
Abstrak
Kalimantan Barat merupakan provinsi yang memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Selama ini pendidikan tentang tanaman obat disajikan dalam bentuk buku fisik. Sayangnya, data dan informasi tentang jenis-jenis tanaman obat belum tersimpan dan terdokumentasi dengan baik. Belum adanya teknologi informasi berupa database yang menyimpan data tentang tanaman obat dan pemanfaatannya menyebabkan informasi tentang tanaman obat tersebut kurang diketahui masyarakat. Jika dibiarkan terus, pemerintah tidak memiliki pusat data tumbuhan obat daerah dan masyarakat kurang mengenal dan memanfaatkan jenis tumbuhan obat daerah, akibatnya upaya pelestarian tumbuhan obat sebagai budaya obat nenek moyang pada akhirnya akan punah. Penelitian ini merupakan hasil studi Metode penelitian ini adalah kualitatif untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan di Kalimantan Barat sebagai obat bagi masyarakat Dayak. Kemudian dilakukan studi kepustakaan atau literature review dengan data yang digunakan bersumber dari penelitian jurnal ilmiah dan data yang berkaitan dengan penelitian yang ada. Dimana hasil dari studi literatur adalah perancangan sistem informasi etnomedis di Kalimantan Barat. Hasil penelusuran literatur ditemukan 85 jenis tumbuhan obat yang masih sering dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Barat hingga saat ini. Sistem informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengenal tanaman obat lokal dan mengenalkan etnomedika serta sebagai media pembelajaran tanaman lokal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andari, D., Linda, R., & Rafdinal, R. (2020). Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat suku dayak kendawangan di Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang. Jurnal Protobiont, 9(1), 78-86.
Aulia, D., Kaspul, K., & Riefani, M. K. (2021). Google site as a learning media in the 21st century on the protists consept. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 3(3), 173-178.
Badan Pusat Statistik. (2020). Produksi tanaman biofarmaka (Obat) 2018-2020. https://www.bps.go.id/indicator/55/63/1/produksi-tanaman-biofarmaka-obat-.html. Accessed on 7th December 2021.
Elmayati, & Rayhan, A.A.I. (2017). Sistem informasi tanaman obat berbasis web mobile di Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau. Jurnal Sistem Informasi dan Komputerisasi Akuntansi, 1(2), 12-18.
Hermanto, A., Supangat, S., & Mandita, F. (2017). Evaluasi usabilitas layanan sistem informasi akademik berdasarkan kombinasi ServQual dan Webqual studi kasus: SIAKAD Politeknik XYZ. Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, 3(1), 33-39.
Karinda, N., Agustina, D. K., & Malahayati, E. N. (2021). Development of ANIKOR Learning Media (Animated Coordination System) Biology for Grade XI SMA/MA. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 3(3), 204-209.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2019). Tingkat literasi Indonesia masih rendah. https://databoks.katadata.co.id/ datapublish/2020/02/27/tingkat-literasi-indonesia-masih-rendah. Accessed on 3rd August 2021.
Latief, M., Kandowangko, N., & Yusuf, R. (2017). Metode rational unified process untuk pengembangan aplikasi web dan mobile (Studi kasus sistem informasi tanaman obat daerah Gorontalo). Jurnal Rekayasa Elektrika, 13(3), 152-160.
Lovadi, I., Budihandoko, Y., Handayani, N. W., Setyaningsih, D., & Setiawan, I. (2021). Survey etnobotani tumbuhan obat pada masyarakat Dayak Salako di sekitar cagar alam Raya Pasi Provinsi Kalimantan Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(1), 29-44.
Megawati, M., Wardoyo, E. R. P., & Rafdinal, R. (2020). Etnobotani tumbuhan pangan masyarakat Dayak Kanayatn di Desa Babane Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Jurnal Protobiont, 9(2), 142-151.
Mingga, M., Oramahi, H. A., & Tavita, G. E. (2019). Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat di desa raba kecamatan menjalin kabupaten landak. Jurnal Hutan Lestari, 7(1), 97-105.
Nurrani, L. (2013). Pemanfaatan tradisional tumbuhan alam berkhasiat obat oleh masyarakat di sekitar Cagar Alam Tangale. Info BPK Manado, 3(1), 1-22.
Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat. (2020). Sosial kemasyarakatan. https://kalbar.bpk.go.id/pemerintah-daerah-provinsi-Kalimantan-barat-1/. Accesed on 29th December 2021.
Pradita, S., Mariani, Y., Wardenaar, E., & Yusro, F. (2021). Pemanfaatan tumbuhan obat oleh Suku Dayak Paus dan Melayu untuk perawatan ibu dan anak pasca persalinan di Desa Pengadang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Biodidaktika: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 16(1), 93-110.
Prasetya, A. D. (2012). Sistem informasi tanaman obat tradisional berbasis web menggunakan PHP dan MySQL (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Riadi, R., Oramahi, H. A., & Yusro, F. (2019). Pemanfaatan tumbuhan obat oleh Suku Dayak Kanayatn di Desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Jurnal Hutan Lestari, 7(2), 905-915
Junaidi, J. (2016). Praktik etnomedisin dalam manuskrip obat-obatan tradisional melayu. Manuskripta, 6(2), 59-77.
Yamin, M. R., & Sahrul, M. (2021). Learning media needs analysis of science learning and environment through android for primary school pupils. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 3(3), 155-165.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v4i2.12366
Article Metrics
Abstract view : 898 timesPDF - 519 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Managed by: |
Journal License: |
.png)








.png)
















