Development of introductory teaching materials for the collaborative science laboratory of culture, Islam and technology
Abstract
The development of introductory teaching materials for the collaborative science of culture, Islam, and technology is research that produces innovative teaching materials as references for introductory laboratory courses and similar subjects. This study aims to develop teaching materials and validate products by material experts and media experts. The development of teaching materials is carried out in stages: (1) enrichment of teaching materials by laboratory introductory materials in the curriculum of biology, physics, and chemistry study programs, (2) collecting local potential data that can be included and explained in teaching materials according to laboratory introductory materials, (3) explore information related to Islam-science according to the phenomena presented, (4) innovate material content by presenting 3D augmented reality technology which has explained the use and installation of supporting applications, (5) validate teaching materials on material and media aspects, (6) implement teaching materials in the introductory laboratory learning process and or laboratory management in physics, chemistry and biology study programs. This development research stage is in line with the ADDIE model development research. The validation results obtained a percentage of 79% for material experts and 88% for media experts who both belong to the "strongly agree" category to be suitable for use by revising.
Abstrak
Pengembangan bahan ajar pengantar laboratorium sains kolaborasi budaya, islam dan teknologi merupakan penelitian yang menghasilkan produk bahan ajar inovatif sebagai referensi mata kuliah pengantar laboratorium dan mata kuliah sejenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar dan menvalidaasi produk oleh ahli materi dan ahli media. Pengembangan bahan ajar dilakukan dengan tahapan: (1) pengayaan materi ajar sesuai dengan materi pengantar laboratorium pada kurikulum program studi tadris biologi, fisika dan kimia, (2) mengumpulkan data potensi local yang dapat dicantumkan dan dijelaskan pada bahan ajar menyesuaikan materi pengantar laboratorium, (3) menggali infomasi berkenaan dengan islam-sains sesuai pada fenomena yang disajikan, (4) melakukan inovasi konten materi dengan menyajikan tenologi augmentedr reality 3D yang telah dijelaskan penggunaan dan pemasangan aplikasi pendukung, (5) melakukan validasi bahan ajar pada aspek materi dan media, (6) mengimplementasikan bahan ajar dalam proses pembelajaran pengantar laboratorium dan atau manajemen laboratorium pada program studi tadris fisika, kimia dan biologi. Tahapan penelitian pengembangan ini selaras dengan penelitian pengembangan model ADDIE. Hasil validasi diperoleh persentase 79% pada ahli materi dan 88% pada ahli media yang sama-sama termasuk pada ketegori “sangat setuju” untuk layak digunakan dengan melakukan revisi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anon. n.d.-a. “Sarana sekolah masih belum memadai.” Retrieved June 1, 2022 (https://edukasi.kompas.com/read/2009/10/21/20121752/~Edukasi~News).
Anon. n.d.-b. “UU No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi [JDIH BPK RI].” Retrieved March 9, 2022 (https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39063/uu-no-12-tahun-2012).
Arimadona, S. (2017). Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis integrasi Islam sains. Jurnal Pendidikan Rokania, 1(2), 89–98.
Aslan, A. (2020). Pengembangan bahan ajar berbasis imtaq dan iptek di era revolusi industri 4.0 pada mata pelajaran sains Madrasah Ibtidaiyah. Ta`Limuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1–15. doi: 10.32478/talimuna.v9i1.345.
Asysyifa, D. S., Sopyan, A., & Masturi, M. (2017). Pengembangan bahan ajar IPA berbasis komplementasi ayat-ayat sains Quran pada pokok bahasan sistem tata surya. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 6(1), 44–54. doi: 10.15294/upej.v6i1.13932.
Chen, P., Liu, X., Cheng, W., & Huang, R. (2017). A review of using augmented reality in education from 2011 to 2016. Pp. 13–18 in Innovations in Smart Learning, Lecture Notes in Educational Technology, edited by E. Popescu, Kinshuk, M. K. Khribi, R. Huang, M. Jemni, N.-S. Chen, and D. G. Sampson. Singapore: Springer.
Destiara, M., Himmah, N., & Indriyani, S. (2021). Pengembangan LKPD materi arthropoda berbasis STEM berteknologi augmented reality. Bioeduca : Journal of Biology Education, 3(1), 37-45. doi: 10.21580/bioeduca.v3i1.6629.
Dewi, T.M. (2017). Pengembangan modul pencemaran lingkungan berbasis Islam-Sains untuk siswa Madrasah Aliyah/MA. Jurnal Pendidikan Biologi, 6(2), 274–278. doi: 10.24114/jpb.v6i2.6545.
Ristekdikti. (2014). Panduan penyusuan capaian pembelajaran KKNI.
Ferdianto, F., & Setiyani, S. (2018). Pengembangan bahan ajar media pembelajaran berbasis kearifan lokal mahasiswa pendidikan matematika. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(1), 37–47. doi: 10.33603/jnpm.v2i1.781.
Hung, Y. H., Chen, C. H., & Huang, S. W. (2017). Applying augmented reality to enhance learning: a study of different teaching materials. Journal of Computer Assisted Learning, 33(3), 252-266. doi: 10.1111/jcal.12173.
Intan, S. (2021). Modul pengelolaan laboratorium. Undergraduate, UIN Raden Intan Lampung.
Irmania, N., Rahardjo, R., & Suyono, S. (2016). Pengembangan bahan ajar biologi terintegrasi imtaq pada materi vertebrata sesuai Kurikulum 2013 kelas X SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 5(2), 983–990. doi: 10.26740/jpps.v5n2.p983-990.
Jonuarti, R., Yurnetti, Y., Hidayati, H., & Mufit, F. (2014). Efektivitas pengetahuan pengelolaan laboratorium dan substansi bahan ajar terhadap pengetahuan guru membuat modul praktikum IPA SMP dalam menyambut Kuri-kulum 2013. Penelitian Pendidikan, 5(1), 1-8.
Katili, N. S., Sadia, W., & Suma, K. (2013). Analisis sarana dan intensitas penggunaan laboratorium fisika serta kontribusinya terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri di Kabupaten Jembrana. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 3(2).
Kertiasih, N.L.P. (2016). Peranan laboratorium pendidikan untuk menunjang proses perkuliahan Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Denpasar. Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal), 4(2), 59–66.
Kesim, M., & Ozarslan, Y. (2012). Augmented reality in education: Current technologies and the potential for education. Procedia-Social and Behavioral Sciences (Vol. 47, 297–302). doi: 10.1016/j.sbspro.2012.06.654.
Lee, K. (2012). Augmented reality in education and training. TechTrends, 56(2), 13–21. doi: 10.1007/s11528-012-0559-3.
Muliawati, L., & Pathoni, H. (2020). E-modules development with Al-Qur’an integration scientific approach based on 3D pageflip professional in biochemistry course. Pp. 176–179 in. Atlantis Press.
Nurhadi, A. (2018). Manajemen laboratorium dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(1), 1–12. doi: 10.32678/ tarbawi.v4i01.1225.
Nurjanah, F., Triwoelandari, R., & Nawawi, M. K. (2019). Pengembangan bahan ajar tematik terintegrasi nilai-nilai Islam dan sains untuk meningktakan karakter religius siswa. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(2), 178–181. doi: 10.23969/jp.v3i2.1393.
Purwandari, P., Yusro, A. C., & Purwito, A. (2021). Modul fisika berbasis augmented reality sebagai alternatif sumber belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika 5(1), 38–46. doi: 10.20527/jipf.v5i1.2874.
Ratriana, D., Purwoko, R. Y., & Yuzianah, D. (2021). Pengembangan E-modul berbasis etnomatematika yang mengeksplorasi nilai dan budaya islam untuk siswa SMP. AlphaMath : Journal of Mathematics Education, 7(1), 11-19. doi: 10.30595/alphamath.v7i1. 8498.
Rayanto, Y.H., & Sugianti. (2020). Penelitian pe-ngembangan model ADDIE dan R2D2: Teori & praktek. Lembaga Academic & Research Institute.
Riduwan. (2012). Metode & teknik menyusun proposal penelitian. Bandung: Alfabeta.
Riduwan, and Akdon. (2010). Rumus dan data dalam analisis statistika. Bandung: CV. Alfabeta.
Saidin, N. F., Halim, N. D. A., & Yahaya, N. (2015). A review of research on augmented reality in education: Advantages and applications. International education studies, 8(13), 1-8. doi: 10.5539/ies.v8n13p1.
Saifuddin, M. F., & Puspitasari, E. D. (2021). The characteristics teaching materials of biology laboratory management. Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan, 6(2), 108–115. doi: 10.33503/ebio.v6i02.1298.
Satriawan, M., & Rosmiati, R. (2016). Pengembangan bahan ajar fisika berbasis kontekstual dengan mengintegrasikan kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika pada mahasiswa. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 6(1), 1212–1217. doi: 10.26740/jpps.v6n1.p1212-1217.
Situmorang, M., Sitorus, M., & Situmorang, Z. (2016). Pengembangan bahan ajar kimia SMA/MA inovatif dan interaktif berbasis multimedia. SEMIRATA 2015.
Sudarmin, S., Mastur, Z., & Parmin, P. (2017). Pengetahuan ilmiah berbasis budaya dan kearifan lokal di Karimunjawa untuk menumbuhkan soft skills konservasi.” Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 6(2), 1363–1369. doi: 10.26740/jpps.v6n2.p1363-1369.
Susanto, I. (2018). Korelasi kemampuan pengelolaan laboratorium dan hasil belajar pada mata kuliah pengelolaan laboratorium. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 23(2), 80–85. doi: 10.24114/jpp.v23i2.10004.
Suseno, N., & Riswanto, R. (2017). Program optimalisasi peran laboratorium fisika SMA di Kota Metro, Lampung. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(2), 149–158. doi: 10.30653/002.201722.28.
Syawaludin, A., & Rintayati, P. (2019). Development of augmented reality-based interactive multimedia to improve critical thinking skills in science learning. International Journal of Instruction, 12(4), 331–344.
Utami, S. D., & Dewi, I. N. (2021). Efektivitas model pembelajaran jigsaw berorientasi kearifan lokal terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 10(2), 1996–2004. doi: 10.26740/jpps.v10n2.p1996-2004.
Wardani, P. T., Alwi, M., & Hakim, A. R. (2020). Pengembangan bahan ajar IPA kelas V Sekolah Dasar menggunakan multimedia interaktif berbantuan animasi. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(2), 191–198. doi: 10.37478/jpm.v1i2.658.
Zain, Z., & Vebrianto, R. (2017). Integrasi keilmuan sains dan Islam dalam proses pembelajaran rumpun IPA. In Seminar Nasional Teknologi In-formasi Komunikasi dan Industri (pp. 703-708).
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v4i2.12972
Article Metrics
Abstract view : 745 timesPDF - 434 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Managed by: |
Journal License: |
.png)








.png)
















